Template ArumbaiKole 67

 

The Cross
Under the Cross

English
Indonesian
Search
Archives
Photos
Pattimura
Maps
Ambon Info
Help Ambon
Statistics
Links
References
Referral

HTML pages
designed &
maintained by
Alifuru67

Copyright ©
1999/2000 -
1364283024
& 1367286044


Ambon Island 

 

AMBON Berdarah On-Line
About Us

 

 

  Ambon Island

  Ambon City

 

 

   Latupatti

  Want to Help?

From: "Joshua Latupatti" <joshualatu@hotmail.com>
Date: Mon, 02 Apr 2001 09:20:57

RMS: PRO DAN KONTRA (1)
download artikel     Tanggapan-tanggapan Joshua Lainnya 

Salam Sejahtera!

Saudara-saudara sebangsa,

Untuk menutupi "kejahatan dan kebusukan akhlak sendiri", berbagai upaya telah dilakukan pihak-pihak tertentu, untuk "mengkambing-hitamkan" warga Kristen Ambon/Maluku melalui isu-isu RMS. Setelah AL FATAH dan MUI-Maluku "gagal total" di dalam mengeksekusi "program Suaidi Marasabessy", berupa "pembuatan bendera RMS dan rencana penyusupannya ke berbagai wilayah Kristen", maka kegiatan "dusta dan fitnah" ini diambil alih oleh "laskar gabungan alloh-iblis" (lasgab alib)!!

Sudah saya peringatkan berulang-ulang untuk TIDAK menyinggung-nyinggung soal RMS, karena masalah itu JAUH LEBIH BESAR dari apa yang bisa dicernakan oleh "otak kambing" si "lasgab alib" ini. Tetapi, mana ada orang yang dikatakan "bebal" (bodoh dan kepala batu), jika mau mempertimbangkan pendapat orang lain?! Selama "hampir 2 tahun", dan hingga saat ini "lasgab alib" meniup dan terus meniup isu-isu RMS, lewat berbagai "pemutarbalikkan fakta", "cerita dusta", dan malah "sejarah palsu" lewat seorang "idiot" yang diklaim sebagai ahli sejarah!!! Berdirinya FKM bukannya "menyadarkan" kumpulan kambing dungu ini, tetapi malah membesarkan nafsu mereka untuk semakin giat mendusta dan menghasut! Peringatan melalui "HASIL PENELITIAN Susan Parker untuk PBB tentang RMS", sudah saya berikan, tetapi "kambing bodoh ini malah mengembik lebih keras" lagi!!! Saya tidak mengatakan bahwa mereka ini adalah satu-satunya penyebab, tetapi mereka inilah yang walau dengan cara yang tidak terpuji, "mengungkit, mengingatkan dan mempopulerkan RMS" ke segala penjuru!!! Mereka berpikir bahwa "dusta dan hasutan" mereka akan "mematikan RMS", padahal Dunia justeru akan melihat adanya kemungkinan "ketidakberesan didalam "produk moral jahanam" mereka! KEBODOHAN YANG MENYUSAHKAN DIRI SENDIRI!!!

Sekarang ini, RMS bukan lagi isu-isu dari mulut ke mulut, tetapi MASALAH BESAR yang harus dihadapi oleh Indonesia!!!! Yang dihadapi sekarang BUKAN sekedar persoal "makar" atau "separatisme", tetapi LEGALITAS dan KEADILAN!!! Yang suka menggembar-gemborkan "makar dan separatisme", hanya lah orang-orang munafik yang tidak memiliki kapasitas intelek tual yang memadai, atau mentalitas yang bisa dipuji! Argumentasi "makar dan separatis" SUDAH USANG dan TIDAK RELEVAN lagi sekarang ini, karena "masalah RMS sudah DIGALI dan DIANGKAT ke PERMUKAAN! Jika kita tidak berkeras hati untuk tetap "berkubang di dalam kegelapan sejarah, kekerasan dan penindasan" berdalih "makar", maka kita HARUS BICARA!! Zaman keterbukaan sekarang ini tidak memungkinkan kita untuk tetap berlindung di BALIK SEJARAH TULISAN SENDIRI, tetapi mempu MELIHAT dan MEMPERTIMBANGKAN CATATAN ORANG LAIN JUGA!!!

Saya akan mengempos seluruh kekuatan saya untuk JUJUR didalam berkomentar, sebagai seorang "anak Ambon/Maluku" yang sampai saat ini masih sah sebagai "pemegang kewarganegaraan Indonesia"! Saya berharap agar komentar saya layak untuk "mengingatkan" kita semua, bahwa Persoalan RMS yang muncul lagi sekarang ini, membutuhkan PEMIKIRAN dan PENANGANAN serius, dimana MAKAR atau BUKAN MAKAR, harus ditentukan di dalam kerangka KEBENARAN SEJARAH, KEADILAN dan KEMANUSIAAN!!

Sebelumnya, saya akan mencoba "membersihkan sampah-sampah pengganggu" di awal tulisan ini, supaya kita bisa sedikit lebih terarah di dalam pembicaraan lanjut.

LASGAB ALIB:
FKM Desak Pemerintah RI Kembalikan Kemerdekaan RMS

Ambon, Laskarjihad.or.id (29/03/2001)
Mendapat angin dari presiden Abdurrahman Wahid atas usahanya makarnya, Front Kedaulatan Maluku (FKM) semakin menunjukkan gerakannya dengan terang-terangan. Bahkan pimpinan eksekutif FKM, Dr. Alex Manuputty pada hari selasa (27/3) di Ambon, menegaskan ingin mengembalikan kedaulatan Republik Maluku Selatan (RMS). Manuputty menegaskan untuk mewujudkan keinginannya itu, maka pihaknya telah meminta presiden Abdurrahman Wahid, untuk mengembalikan kedaulatan RMS. Permintaan RMS tersebut dituangkan dalam surat yang dikirimkan kepada Gus Dur, tanggal 18 Januari 2000 lalu.

JOSHUA:
Saudara-saudara hendaknya TIDAK terpancing oleh kelicikan "lasgab alib" melalui ungkapan "Mendapat Angin"!! Laskar Iblis berjubah Alloh ini hendak "menepuk dua lalat dengan satu dusta", supaya baik FKM maupun GUS DUR bisa difitnah dengan tuduhan "berkomplot"!!! Ungkapan "semakin menunjukkan gerakannya dengan terang-terangan", hanyalah produk inteligensia kambing yang tidak perlu diperhatikan, sebab (1) yang disorot "sekarang" adalah surat FKM tgl. 18 Januari 2000, yang tidak mendukung istilah "semakin", sedangkan (2) "alamat-alamat tujuan" surat tersebut "tidak memerlukan" istilah "terang-terangan" lagi!!! Ini hanya "narasi khas penyedap hasutan"!!! Contoh lain tentang kebodohan dan rendahnya kemapuan jurnalistik "lasgab alib" terlihat pada, "FKM yang menyurat, RMS yang meminta"!!! FKM terpisah dari RMS, sedangkan RMS tidak pernah mengirim surat kepada Presiden Gus Dur, tentang masalah ini!!!

SOURCE MANDIRI ONLINE
Date 2001-03-27
Inilah Surat FKM Kepada Gus Dur Tentang Kedaulatan RMS
March. 27, 2001 16:18:21 WIB ; Reporter/Penulis: Izaac Tulallesy

AMBON, Mandiri - Terkuak sudah target politik yang ingin dicapai Front Kedaulatan Maluku (FKM). Ini jelas terlihat dari surat mereka yang ditujukan kepada Presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. FKM meminta agar Presiden mengakui Republik Maluku Selatan (RMS) sebagai negara berdaulat, dan memohon agar kedaulatan itu dikembalikan kepada pemiliknya. Surat itu ditandatangani oleh Pimpinan Eksekutif FKM, dr Alex Manuputty, Sekjennya, Hengky Manuhuttu SH dan Pimpinan Yudikatif Semmy Waileruny SH dan ditujukan kepada Presiden Gus Dur dengan perihal ‘mohon klarifikasi tentang keabsahan dan mohon pengembalian kedaulatan RMS‘ tersebut juga ditembuskan kepada berbagai kalangan, termasuk Wapres, Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Sekjen PBB, Dewan Keamanan, para pimpinan Parpol se-Indonesia dan Muspida Maluku.

JOSHUA:
Penggunaan istilah "Terkuak sudah" oleh Mandiri Online, di dalam bentuk yang ‘lebih halus’, mengandung niat "prvokasi yang SAMA" dengan punya "lasgab alib" di atas! Entah ini mamang murni "tulisan Iazzac Tulallesy" atau "editan Mandiri Online", saya kira tidak penting! Semua "alamat" yang menerima Surat FKM, seharusnya sudah menyadarkan seorang "jurnalis" yang jujur" bahwa "target politis FKM adalah hal yang TERBUKA", sehingga istilah bodoh "Terkuak sudah" tidak perlu ada!!! Berhentilah MEMANIPULASI pikiran pembaca dengan ungkapan-ungkapan konyol seperti ini!!!

LASGAB ALIB:
Dalam surat tersebut, dengan tegas FKM meminta keabsahan dan mohon pengembalian kadaulatan RMS. Surat itu sendiri ditandatangani seluruh pimpinan FKM, antara lain, Alex Manuputty, sekjen FKM Henky Manuhuttu dan Pimpinan Yudikatif FKM (sekaligus ketua Tim Pengacara Gereja (TPG)), Sammy Wailerunny. Sebagai tembusannya, surat tersebut juga dikirim kepada Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR RI, Sekjen PBB, Dewan Keamanan PBB, para pimpinan Parpol seluruh Indonesia dan Muspida Maluku.

JOSHUA:
Pada dasarnya, isi berita media ini "sama", kecuali penambahan "sekaligus ketua Tim Pengacara Gereja (TPG)"!!! Laskar laknat Alloh-Iblis ini sengaja menyangkutkan istilah GEREJA ke surat FKM tersebut, seakan-akan GEREJA, dalam hal ini GPM, ikut serta sebagai pendukung surat tersebut! Semmy Waeleruny, SH., menandatangani surat tersebut sebagai PRIBADI, yang menjabat "Pimpinan Yudikatif FKM"! Sebagai BADAN ADVOKASI, Tim Pengacara Gereja, TIDAK memiliki hubungan struktural maupun fungsional dengan FKM!!! Kalau tak mampu untuk "mengerti" dan tak becus untuk "jujur", "lasgab alib" tidak lagi memperagakan kebodohan dan kerendahan akhlak me reka, untuk mengeruhkan suasana!!!

LASGAB ALIB:
Menurut Manuputty, semua langkah yang ditempuh itu dimaksudkan untuk memaksa pemerintah RI untuk melakukan dialog internasional, antara FKM/RMS dengan pemerintah RI dengan fasilitas dari PBB.

JOSHUA:
Saya yakin bahwa bagian di atas ini adalah PERULANGAN hasutan yang sudah basi! Laskar blasteran Alloh-Iblis ini mencoba lagi untuk menghubungkan "permintaan UTUSAN MALUKU dari pihak KRISTEN, yang menghadap Presiden dengan permohonan "mendatangkan Tim Pengawas PBB, atau Pasukan Penjaga Perdamaian PBB" dengan FKM! Dengan FITNAHAN seperti ini, "lasgab alib" hendak memberikan kesan kepada umum bahwa "wakil warga Kristen yang ke Istana itu, IDENTIK dengan FKM"!!! Kita akan lihat bahwa target "Internasional" hanya akan dilakukan olah FKM, jika target "Nasionalnya" menghadapi ‘jalan buntu’!!! Dasar geromblolan tak punya adab dan martabat!!!

LASGAB ALIB:
Terhadap kelancangan FKM itu, maka sejumlah tokoh muslim Ambon menyatakan keberangannya. Mereka berpendapat dengan adanya pengakuan dari FKM yang meminta kemerdekan tersebut, membuktikan kalau kerusuhan yang terjadi di Ambon itu direncanakan dan diotaki oleh gerakan separatis RMS. Sebagai catatan hampir seluruh anggota RMS adalah orang-orang Kristen. Bagi muslim Ambon, manuver-manuver yang ditempuh oleh orang-orang Kristen tersebut merupakan usaha pihak Kristen untuk mendirikan negara tersendiri, terpisah dari NKRI, dengan cara membangkitkan kembali gerakan RMS yang telah nyata-nyata telah memberontak terhadap NKRI, 51 tahun yang lalu. (ron)

JOSHUA:
Kali ini, yang bekerja adalah otak blasteran keledai dan ular !!! Persoalan yang dihadapi begini BESAR, tetapi diidentifikasi se bagai "sebuah kelancangan" Beginilah kalau beribukan Keledai dan berbapak Ular! Hanya "lasgab alib" yang cukup dungu untuk berlogika bahwa "FKM meminta pengakuan Kedaulatan RMS, sebab RMS-lah dalang kerusuhan Ambon/Maluku!! Karena itu, jika FKM ini bukan "korban pemerasan RMS", maka FKM adalah "kaki-tangan RMS"!?? Karena itu, faktor JUMLAH atau PERBANDINGAN Islam-Kristen di dalam FKM diungkit-ungkit, maka target akhir dari "logika laknat" ini pastilah "RMS-KRISTEN"!!!! Padaha, KUALITAS "Umar Santi" sebagai KETUA REGIONAL EROPAH, tidak bergantung pada faktor jumlah di dalam "hitungan kuno tentang proporsionalitas"!!! Malah untuk MENDISKREDITKAN Umar Santi, "lasgab alib" yang mengaku "paling Islami" ini, dengan seenak perut kotor mereka, memberikan cap "Oportunis yang mengaku Islam", kepada beliau!!! Artinya, Muslim yang BENAR seharusnya yang "membenci Kristen", "suka menjarah", "suka berdusta", "suka merusuh", "suka berzinah", "suka memfitnah", dan "suka menyunat-karbitkan orang" ATAS NAMA ALLOH!

Saya kira cukup sudah saya bercengkerama dengan makhluk-makhluk "kepala sampah" ini! Setiap orang yang menaruh percaya pada perkataan "lasgab alib" ini, akan membiarkan kepala dan dada mereka diisi dengan sampah juga!!!

(ke bagian-2)

Salam Sejahtera!!!

JL.

Received via email from: Alifuru67@egroups.com

Copyright © 1999-2001  - Ambon Berdarah On-Line * http://www.go.to/ambon
HTML pages designed and maintained by Alifuru67 * http://www.oocities.com/maluku67
Send your comments to alifuru67@egroups.com

 

1