Privatisasi: Menggadaikan Kekayaan Negara ke Segelintir Kapitalis
Privatisasi  Home   Kontak kami    Isi Buku Tamu    Baca Buku Tamu Gaji Besar dan Rangkap Jabatan

- Privatisasi Air

- Privatisasi Pendidikan

- Privatisasi Rumah Sakit

 

 

Parpol dan Korupsi

Parpol di Indonesia begitu banyak. Tak jarang jumlah pengurus dan kadernya mencapai ratusan ribu bahkan ada yang jutaan.

Jika pengurus parpol tersebut adalah karyawan/pengusaha, mungkin tidak masalah. Tapi banyak juga yang kerjaan/bisnisnya tidak jelas, sehingga jadi beban yang harus digaji oleh parpol.

Parpol tersebut, akhirnya dengan segala cara akan berusaha mencari dana untuk "menggaji" para pengurusnya yang tidak punya kerjaan serta untuk kegiatan kampanye mereka.

Tak jarang mereka dapat sumbangan dari para pengusaha/konglomerat, tapi tentu dengan imbalan, mereka harus memberikan proyek dengan jumlah lebih besar dari sumbangan tersebut. Sering juga BUMN-BUMN jadi sapi perahan untuk menghidupi pengurus Parpol. Kader parpol sendiri ada juga yang ketika jadi pejabat, akhirnya korupsi untuk diri pribadi, mau pun untuk parpolnya. Sebagai balasan, parpolnya akan membela habis-habisan di pengadilan.