:: Resensi - Hannibal, Pertarungan 3 Sosok ::

GELARSmunsa Pamekasan   HomeArtikelEdisi TerbaruUMPTNPTN / PTSForum   Help


Quick link :

Situs Khusus Buat Pelajar Indonesia

, Sekarang adalah

Home
Artikel
Forum
PTN / PTS
UMPTN
Help
 
Majalah resmi milik pelajar Smunsa Pamekasan ini akan selalu di-up-date seperlunya.
Launching pada 5 Maret 2001

Search (cari) : 
  

Edisi 15 Gelar On.
Situs Majalah Remaja yang diterbitkan oleh Smunsa Pamekasan

Hannibal, Pertarungan 3 Sosok

Pernah dengar film Hannibal ?, Pasti deh perasaan kalian setelah mendengar nama film itu agak-agak ingat dengan kata Kannibal ?.

Yap ! film ini tergolong jenis film Thriller alias film horor.
Film yang dibintangi oleh Anthony Hopkins, Julianne Moore, Francesca Neri, dan Giancarlo Giannini, serta Ray Liotta ini menceritakan tentang kekejaman seorang Psikopat yaitu Dr. Hannibal Lecter (Anthony Hopkins).

Film Hannibal ini adalah sekuel dari film Silence Of The Lambs.
Kisah ini, settingnya diambil dari salah satu kota di Italia. Kota Florence.

Cerita dimulai saat Hannibal Lecter sedang diwawancarai oleh Agen FBI, Clarice Starling (Julianne Moore), di dalam sebuah penjara yang memiliki keamanan super ketat.
Namun, Hannibal berhasil kabur.
………

"Hallo Clarice, Saya sekarang sudah terbangun dari tidur saya yang panjang. Saya butuh kegiatan. Dan saya ingin kembali ke kehidupan di masyarakat". Kata-kata yang manis keluar dari mulut Dr. Hannibal saat itu. Namun sebenarnya ada niat jahat dibaliknya. Setelah 10 tahun absen dari tindakan kejahatan yang pernah ia lakukan. Sebagai dokter yang jahat.

Dr. Hannibal tidak melupakan teman lamanya. Clarice Starling. Dia tetap mencari tahu tentang Clarice melalui web site FBI.

Disisi lain, seorang jutawan, Mason Verger sedang melaksanakan hobinya. Mengumpulkan sisa-sisa bekas kulit dari golongan kanibal. Termasuk topeng dari orang-orang terkenal. Ia menginginkan Dr. Hannibal yang nyata seorang kanibal untuk koleksinya !.

Tak ada jalan lain, dia kemudian mencari cara agar dapat menangkap Dr. Hannibal. Satu-satunya cara adalah mempertemukan Dr. Hannibal dengan musuhnya, Clarice Starling.
Jadilah kisah Film Hannibal menjadi pengejaran antara ketiga orang tersebut.

Film ini sudah menjadi Box Office sejak diluncurkan pertama kali di Amerika pada 9 Februari 2001 yang lalu. Meskipun di Indonesia sendiri belum diputar, namun gaungnya sudah membahana.

Film Hannibal ini disutradarai oleh Ridley Scott, yang juga sebagai sutradara Film Gladiator. Banyak lokasi menarik yang ia ambil sebagai background film. Tidak hanya disekitar Florence saja namun juga didaerah Carolina Utara serta di daerah perkebunan Biltmore yang dijadikan sebagai kediaman Verger.

The Silence Of The Lambs banyak menampilkan adegan-adegan sadis yang banyak ditiru oleh penontonnya. Tapi tidak dengan Hannibal. Film ini tidak berdampak serius kepada penontonnya kecuali hanya ketakutan saja, seperti layaknya film-film horor lainnya.

Anthony Hopkins, seperti dirilis oleh ABC News berkata, " Ini tidak lebih menyakitkan daripada menggit lidah sesaat".
Rupanya dari seluruh aktor yang bermain di film Hannibal ini hanya Anthony Hopkins saja yang pernah bermain di "The Silence of The Lambs" . Ridley Scott mengganti Jonathan Demme sebagai sutradara. David Mamet dan Steven Zailan mengganti Ted Tally sebagai penulis naskah. Dan yang paling terlihat jelas adalah penggantian antara Moore dengan Jodie Foster sebagai Clarice.

Yang jelas, akhir dari film ini sangat mungkin untuk dibuat sekuelnya lagi.
Sebenarnya mulai film Silence Of The Lambs, cerita yang ditampilkan merupakan adaptasi dari sebuah novel karangan Thomas Harris. Red Dragon. Di novel inilah nama Dr. Hannibal Lecter muncul pertama kali.
Sebenarnya, Red Dragon pada tahun 1986 pernah diflmkan dengan judul Manhunter. Bryan Cox berperan sebagai Dr. Hannibal Lecter. Namun sayang, film ini tidak sukses dipasaran.

Namun bidang cerita Hannibal ini tidak sesempit film "Silence". Ini dimainkan seperti opera yang besar. Kedigdayaan sutradara Ridley Scott yang telah menghasilkan film-film besar mulai dari "Alien" hingga "Blade Runner" dan "Gladiator" bukan hanya sebagai jaminan. Namun, Ridley telah mampu membuat penonton Hannibal mejadi bergetar sejak film ini ditayangkan hingga tamat.

Peran yang dibawakan Anthony Hopkins pun seolah-olah menyatu dengan dirinya.
Badan perfilman AS, rupanya memberikan rating "R" untuk film yang berdurasi 2 Jam 11 menit ini. Yang artinya tidak cocok ditonton oleh anak-anak !.
Film ini sangat asyik untuk ditonton oleh kita diakhir pekan sebagai hiburan. Bahkan ABC News memberi rating 3 dari nilai tertinggi 4 !.

Namun film ini baru tayang di bioskop Indonesia sekitar pertengahan Maret hingga April.
Bagaimana dengan bioskop di Pamekasan ? jangan terlalu berharap banyak.
Jika penasaran, cari saja di rental VCD. Tapi ingat, untuk rekan-rekan yang duduk di kelas 3, EBTANAS menunggu !.
Tapi awas, siapa dibelakangmu ? Kru


Balik

Rhi-D-sign

 




Artikel ini diambil dari berbagai sumber
Hak cipta pada
Hanafi Firdaus
Copyright 2001

1