Selayang Pandang Jeruk Tebas

JERUK Tebas yang dikenal masyarakat luas dengan jeruk Pontianak, pertama dibawa ke Kalbar tahun 1936, dan ditanam di Kecamatan Tebas yakni di Desa Segaran. Lantas kemudian, tahun 1944, jeruk dikembangkan di Desa Bekut dan sekitarnya,
hingga mengalami peningkatan luas areal tanaman sampai ribuan hektar. Ketika itu memang kondisi sarana perhubungan (transportasi laut dan darat) tidak lancar, sehingga banyak petani yang sengaja menebang jeruk mereka. Lalu di tahun 1970, dengan perbaikan sarana transportasi, maka masyarakat kembali bergairah menanam jeruk yang semula hanya seluas 350 hektar tahun 1968, maka 1970 luas arealnya membengkak menjadi 4 ribu hektar.
Jeruk Tebas ini mengalami puncaknya tahun 1992, yang mencapai 21.377 hektar, dengan angka produksi tertinggi yang pernah dicapai oleh petani sebanyak 234.509 ton. Dari produksi jeruk ini, mampu memberikan pendapatan kepada petani sebesar Rp38,386 miliar dan Kabupaten Sambas kebagian retribusi rata-rata sebesar Rp1,247 miliar setiap tahunnya. Tahun 1999/2000, pemerintah kembali menggalakkan peremajaan tanaman jeruk Tebas yang dipusatkan di Kecamatan Tebas, Pemangkat, Sambas, dan Teluk Keramat. Target Pemkab Sambas tahun 2005, luas tanaman jeruk Tebas mencapai 10 ribu hektar.

Comments and suggestions please email kec_tebas@yahoo.com
Layar Tancap

 
 
 

About:
Sekadim kampung Administratif di Kec tebas
Contact Pemesanan Jeruk
Gerakan pelajar dan Mahasiswa Kec Tebas

Copyright © 2005 tmx_fadhilqolbu
Designed and maintained Sekadim webmaster

 

 
1 1