SUARA PEMBARUAN DAILY, 17 Desember 2004
Ditemukan, Bus Berisi Bom di Bandung
BANDUNG - Tim Gegana Polda Jabar memberhentikan Bus Mekar Raya jurusan
Garut-Bandung dengan nomor polisi Z 7655 DA yang diduga membawa muatan bom
di dalamnya, Jumat (17/12) pagi.
Direskrim Polda Jabar, Kombes Achmad Abdi yang ditemui di lapangan mengatakan,
pihaknya menemukan ada sembilan tabung di dalam sebuah dus yang disimpan di
bawah bangku penumpang. "Pemberhentian bus tersebut kami lakukan di Bundaran
Cibiru, Ujungberung, Bandung mengingat faktor keamanan. Informasi adanya benda
yang diduga bom di dalam bus tersebut merupakan hasil deteksi dini yang diperoleh
Tim Detasemen 88 Anti Teror," ujarnya.
Bus tersebut diberhentikan sekitar pukul 06.30 WIB oleh petugas Satlantas. Lebih
lanjut Achmad menuturkan, dari sembilan tabung itu ditemukan ada satu tabung
lengkap dengan detonator dan kabel.
"Barang ini semua dibawa ke Brimob Polda Jabar untuk diteliti lebih lanjut.
Sedangkan penumpang dan awak bus sudah diamankan ke Polda Jabar, jumlahnya
mencapai 15 orang," katanya.
Sementara itu, Kapolres Bandung Timur, AKBP Nandang menuturkan, pemberhentian
Bus Mekar Raya itu didasari telepon gelap yang diterima oleh pihaknya. "Ada yang
menelepon dan bilang di dalam kendaraan dengan nomor polisi Z 7655 DA itu ada
bom," papar Nandang seperti yang dikatakan penelpon gelap itu.
Berdasarkan penuturan saksi mata, Nurdin (24) yang berjualan di sekitar Bundaran
Cibiru, pemberhentian bus itu dilakukan oleh Satlantas pada saat bus akan melintas.
Polisi langsung memberhentikan lalu naik ke dalam bus. Semua penumpangnya
diperiksa KTP-nya lalu diturunkan dan dikumpulkan menjadi satu.
"Menurut saya, jumlahnya lebih dari 20 orang. Terdiri dari pria dan wanita. Tidak lama
kemudian, mereka dibawa dengan menggunakan dua angkutan kota ke Polda Jabar,"
tuturnya.
Mengenai keterkaitan adanya Dr Azahari di belakang temuan benda yang diduga bom
ini, Achmad Abdi menjelaskan, saat ini pemeriksaan belum sampai ke arah sana
karena masih barang bukti masih diolah serta pemeriksaan penumpang di TKP.
(ADI/N-6)
Last modified: 17/12/04
|