DI BALIK JENDELA

Oleh :
Arif Senjaya

 
 


yang Selalu Terkatup

Tik-tok jam
mengubur kantuk,
kumanja dan kusisir diriku dari belantara
kata-kata.
Kulihat sosok sang dosa
antara buram dan asing
dalam sketsa-sketsa duka negeri kita.

Nasib adalah tubuh tersalib
sajak adalah perulangan gejolak,
kadang tenggelam
dalam kliping-kliping kenangan.

Pada saat aku benar-benar runtuh
dalam pusaran waktu
adakah yang lebih setia menyertaiku
selain kesedihan dan ketakutan
yang bersemayam
berabad-abad?

Kuingat buku harian Zaresky: Now
my lightness is gone.

Tidak!

Sampai kapankah kecemasan
Mencabik-cabik detik?
Di sini
kadang
tak kukenal sajak-sajakku sendiri.
 

2000

Media Indonesia Online edisi : 16 Juli 2000
 


 Sajak-sajaknya yang Lain
 Penyair-penyair Lain