aku pacari kamu walau tak menjamin
adanya sebuah perkawinan
aku pinang kamu dengan caraku sendiri
kita buat pelaminan dari serbuk waktu
yang selalu melahirkan janji-janjikita datangi tempat-tempat asing
untuk merenggut dan berbaring.
kita tak pernah lepas, selalu berciuman
dan selalu berpelukan.
kita tahu ini akan mengundang badai
tapi badai itu sendiri
ternyata begitu memikat untuk diikutsertakankita berdua membangun fantasi-fantasi dunia yang baru.
melalui napas kita impian-impian semu itu bisa kita ledakantak ada tempat untuk balik pulang dunia yang kita ciptakan sudah lebih dari cukup.
tak ada yang menarik lagi diluar sana
kecuali disini, ada cinta yang sebenarnya
ada malam dan ada siang yang sebenar-benarnyainilah yang tuhan gariskan
kita dapat bersatu ditempat lain
tanpa ada politik dan intrik
yang selalu meracuni hati manusia.Jakarta,1999
Republika Minggu, 19 September 1999
Mailing List Penyair
Pengirim Yono wardito
Sajak-sajaknya yang Lain Penyair-penyair Lain