PERATURAN AKADEMIK

PERATURAN AKADEMIK





UMUM

Sejak awal berdirinya pada 7 Agustus 1981, Universitas Gunadarma telah menerapkan sistem satuan Kredit Semester atau SKS dalam pelaksanaan pendidikannya. Hal ini diperkuat kemudian dengan adanya SK No.41/U/1984 tentang berlakunya keputusan Mendikbud No.0211/U/1982 bagi Perguruan Tinggi Swasta, SK Mendikbud No. 0331/O/85 tentang Peralihan Program Pendidikan dari Sistem Paket ke Sistem Kredit Semester.

[Peraturan Akademik]


BATASAN SISTEM KREDIT SEMESTER

Sistem Kredit Semester adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, dan beban penyelenggaraan program lembaga pendidikan dalam kredit. Satuan terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan yang harus diselenggarakan dalam suatu jenjang pendidikan disebut semester. Satu semester setara dengan 18-22 minggu kerja atau kegiatan akademik, termasuk didalamnya 2-3 minggu berbagai kegiatan evaluasi. Penyelenggaraan pendidikan dalam satu semester terdiri dari kegiatan-kegiatan kuliah, praktikum, kerja lapangan dan bentuk-bentuk kegiatan lain yang disertai dengan nilai keberhasilannya. Besarnya beban studi mahasiswa, besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa, besarnya keberhasilan kumulatif mahasiswa serta besarnya usaha penyelenggaraan pendidikan bagi dosen dan lembaga untuk satu semester dinyatakan dalam satu satuan kredit semester (sks).

Satu sks untuk perkuliahan ditentukan oleh beban kegiatan mahasiswa yang meliputi tiga macam kegiatan per minggu, yaitu :

[Peraturan Akademik]



TUJUAN SISTEM KREDIT SEMESTER :

Penerapan Sistem Kredit Semester dalam penyelenggaraan pendidikan di Universitas Gunadarma bertujuan untuk :

[Peraturan Akademik]


BEBAN STUDI MAHASISWA

Dengan dinyatakan 1 sks setara dengan sekitar tiga jam kerja, maka dalam satu semester dapat ditentukan beban yang ditempuh oleh seorang mahasiswa. Untuk jenjang pendidikan S1 besarnya beban studi adalah 160 sks dan jenjang pendidikan D3 ditentukan antara 110-120 sks, seyogyanya beban mahasiswa untuk satu semester berkisar antara 16-20 sks atau rata-rata 18 sks. tiap tahun akademik terdiri dari semester ganjil dan semester genap. Di awal semester ganjil pada tahun pertama, seorang mahasiswa memulai studinya dengan jumlah yang ditetapkan oleh Universitas Gunadarma, yaitu berkisar antara 18-20 sks.

[Peraturan Akademik]



INDEKS PRESTASI

Indeks Prestasi adalah nilai rata-rata untuk mata kuliah yang telah diambil mahasiswa.

Penilaian keberhasilan dinyatakan dengan Indeks Prestasi Semester (IPS) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Indeks Prestasi Semester menunjukkan keberhasilan mahasiswa dalam mengikuti program pendidikan dalam suatu semester, sedangkan Indeks Prestasi Kumulatif adalah hasil rata-rata seluruh Indeks Prestasi yang telah dicapai pada semester-semester yang telah diikuti oleh mahasiswa yang bersangkutan secara komulatif.

Indeks Prestasi Semester dihitung dengan formula sebagai berikut :

                        Jumlah Mutu

            IPS = -----------------------

                  Jumlah sks yang diambil

di sini:

mutu
adalah hasil perkalian dari bobot nilai ujian dengan sks mata kuliah yang bersangkutan. Bobot nilai A=4, B=3, C=2, D=1, E=0
MATA KULIAH sks NILAI BOBOT NILAI MUTU
Kewiraan 2 A 4 8
Matematika 1 3 C 2 6
Bahasa Inggris 2 E 0 0
Fisika Mekanika 2 B 3 6
Sistem Komputer 1 4 A 4 16
Manajemen Umum 2 D 1 2
Kimia Dasar 3 A 4 12
Jumlah 18 50
            50

     IPS = ---- = 2,78

            18

[Peraturan Akademik]



PENASIHAT AKADEMIK (PA)

Untuk membantu para mahasiswa dalam rangka penyelesaian program studinya, Universitas Gunadarma menyediakan Penasihat Akademik yang disingkat PA.

PA adalah dosen atau karyawan edukatif yang ditunjuk dan diserahi tugas membimbing sekelompok mahasiswa yang bertujuan untuk membantu mahasiswa menyelesaikan studi secepat dan seefisien mungkin sesuai dengan kondisi dan potensi individual mahasiswa. Tugas dan kewajiban PA dapat diperinci sebagai berikut :

Untuk menjadi PA diutamakan dosen Tetap atau Tidak Tetap dengan latar belakang pendidikan yang sesuai dengan program studi mahasiswa yang diasuhnya, dan telah berpengalaman di bidang pelaksanaan Tri Dharma sekurang-kurangnya dua tahun

[Peraturan Akademik]


MATA KULIAH

Setiap mahasiswa diharuskan mengikuti semua mata kuliah wajib yang tercantum dalam kurikulum. Tujuannya agar para lulusan yang dihasilkan dapat mencerminkan citra bangsa dan dapat berciri tamatan Universitas Gunadarma. Untuk tujuan tersebut dan menjabarkannya ke dalam kurikulum, maka disusun sejumlah mata Kuliah Umum (MKU), Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK), Mata Kuliah Keahlian (MKK). MKU, MKDK, dan MKK wajib diambil oleh setiap mahasiswa.

Dalam Sistem Kredit Semester (SKS), tiap mahasiswa mendapat kesempatan mengembangkan diri sesuai dengan minatnya. Adanya sejumlah mata kuliah pilihan dalam kurikulum (MKP), diharapkan dapat merangsang mahasiswa memperluas pandangannya atau memperdalam bidang ilmu yang dikajinya.

[Peraturan Akademik]



ADMINISTRASI SISTEM KREDIT SEMESTER (SKS)

Pelaksanaan SKS yang baik memerlukan ketaatan segenap unsur yang terlibat, yaitu : mahasiswa, dosen dan tenaga administrasi, terhadap jadwal kegiatan pendidikan yang telah ditentukan, di antaranya : perkuliahan, ujian, memasukkan nilai ujian kepada Bagian Adminstrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK)

Untuk keperluan penyelenggaraan administrasi Sistem Kredit Semester tersebut, telah dibentuk Bagian Sistem Akademik On-line. Ada tiga kegiatan utama dalam proses pemanfaatan Sistem Akademik On-line

[Peraturan Akademik]


UBAH, BATAL, DAN TAMBAH MATA KULIAH

Setelah perkuliahan dimulai, seorang mahasiswa dapat mengubah mata kuliah yang diambilnya baik dalam arti membatalkan suatu mata kuliah yang telah dinyatakan akan diambil olehnya dan menggantikannya atau menambah dengan mata kuliah yang lain, ataupun dalam arti mengundurkan diri dari suatu mata kuliah tertentu atau membatalkan suatu mata kuliah yang telah diambilnya tanpa menggantikannya dengan mata kuliah yang lain. Semua itu dicatat dalam KRS-nya. Pelaksanaan Ubah, Batal dan Tambah Mata Kuliah berlangsung selama satu minggu, yang dilaksanakan pada sistem akademik on-line, yakni dua minggu sesudah perkuliahan berlangsung.

Setelah masa ubah, batal, tambah berakhir, mahasiswa tidak dapat lagi melakukan ubah, batal dan tambah mata kuliah.

[Peraturan Akademik]



UJIAN DAN PENILAIAN

[Peraturan Akademik]



EVALUASI KEBERHASILAN

Evaluasi keberhasilan seorang mahasiswa meliputi dua bidang, yaitu :

[Peraturan Akademik]



PUTUS KULIAH DAN BATAS MASA STUDI

Seorang mahasiswa dinyatakan putus kuliah atau putus studinya apabila dia tidak memenuhi persyaratan akademik dan batas masa studi menurut ketentuan yang berlaku, yaitu 14 (empat belas semester bagi Mahasiswa Jenjang Pendidikan S1 atau 10 (sepuluh) semester bagi Mahasiswa Program Pendidikan D3. Selanjutnya, ia tidak diperbolehkan untuk melanjutkan studinya dan harus meninggalkan Universitas Gunadarma.

Hal-hal yang menyebabkan putus kuliah ialah :



CUTI AKADEMIK

Cuti Akademik adalah pembebasan mahasiswa dari kewajiban mengikuti kegiatan akademik selama jangka waktu tertentu. Cuti ini secara keseluruhan dapat diberikan sebanyak-banyaknya empat semester dan sekurang-kurangnya satu semester, dengan catatan bahwa cuti tidak boleh diambil lebih dari dua semester berturut-turut.

Seorang mahasiswa yang akan mengambil cuti akademik diharuskan mengajukan permohonan cuti kepada Dekan Fakultas yang bersangkutan. Orangtua / wali dapat pula melakukan permohonan cuti ini.

Cuti Akademik diberikan melaui Surat Persetujuan Dekan. Masa cuti ini tidak diperhitungkan dalam menentukan batas masa studi. Selama cuti berlangsung seluruh nilai yang pernah diperoleh oleh mahasiswa yang bersangkutan tetap berlaku



AKTIF KULIAH KEMBALI

Apabila pengajuan tersebut disetujui oleh Dekan, maka mahasiswa tersebut dikenakan sanksi sebagai berikut:

[Peraturan Akademik]



DAFTAR NILAI SEMESTER (DNS)

Pada tiap akhir semester mahasiswa akan mendapatkan Daftar Nilai Semester (DNS) yang berisi hasil evaluasi studi pada semester yang bersangkutan serta indeks prestasi yang dicapainya, sebagai pedoman perencanaan studi, khususnya untuk pengambilan kredit pada semester berikutnya. DNS dapat digunakan oleh PA untuk memantau perkembangan prestasi mahasiswa yang diasuhnya.

Kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan program studinya diberikan ijazah / diploma sebagai tanda bukti kelulusannya. Mahasiswa tersebut mendapat transkrip akademik dan ijazah / diploma.

[Peraturan Akademik]



TRANSKRIP

Dalam transkrip akademik dicantumkan semua mata kuliah yang telah diambil oleh seorang mahasiswa pada suatu jenjang kebulatan studi tertentu selama belajar pada program yang dipilihnya, lengkap dengan nilai dan indeks prestasi. Trannskrip merupakan lampiran dari ijazah. Transkrip dapat juga diberikan atas permintaan mahasiswa untuk pindah kuliah, untuk keperluan permohonan beasiswa, belajar ke luar negeri, dan lain-lain.

[Peraturan Akademik]



SANKSI AKADEMIK

Tertib proses penyelenggaraan pendidikan adalah syarat mutlak untuk menciptakan suasana belajar yang baik dan untuk menjamin tercapainya mutu pendidikan. Tertib proses pendidikan wajib dijaga dan diusahakan terus peningkatannya. Semua yang terlibat dalam proses pendidikan wajib mentaati semua ketentuan akademik serta administrasi akademik dan tata tertib kehidupan kampus..

Terhadap semua pelanggaran, baik pelanggaran ketertiban kampus, maupun pelanggaran administrasi dan akademik dapat dikenakan sanksi akademik sesuai dengan etika pendidikan.

Sanksi akademik ialah hukuman akademik yang dikenakan kepada mahasiswa yang melakukan pelanggaran baik pelanggaran ketertiban kampus maupun pelanggaran administrasi dan akademik. Sanksi akademik dapat dikenakan terhadap perbuatan:


1