PERANG JIHAD ATO PERANG JAHAT .....?????!!!!
< ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------->
PERANG SELALU AJA JAHAT, APAPUN ALASANNYA

Alooo&#8230;.ketemu lage neh bareng gue. Sesuai dgn janji gue doeloeeeee, edisi IX bakal gue hiasin dgn ulasan seputar kerusuhan di Sampit dan sekitarnya (KalTeng). But sebelonnya mari berdoa bagi sodara 2x kita yg sedang dilanda kesusahan di sana. &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;amiiin&#8230;&#8230;&#8230;

Ibarat benang kusut, begitulah keadaan di KalTeng sono. Mo di urai pasti deh salah satu bagiannya bakal ada yg terputus. Banyak pertanyaan yg menyelimuti kenapa ampe terjadi tragedi berdarah darah ini. Salah satu pertanyaan benarkah bahwa pemicu dari ini semua adalah tewas nya keluarga Matoya yg di balas dgn dibunuhnya keluarga Timil. Emang she faktor itu bisa dianggep sbg gejala pertama. But, perlu diinget kalo cuman hal itu saja rasanya gak bakal kayak begini. Genocide (pembersihan etnis tertentu) terhadap suku Madura rasanya gak mungkin karena hal sekecil itu. So, ada asumsi laen yg kayaknya patut juga di itung-itung.
Salah satunya ada isu bakal ada pendirian Negara Borneo Merdeka (NBM). Kira2x sepekan sebelon kerusuhan di sampit terjadi emang ada segelintir tokoh pemikir yg kepengen berdiri negara sendiri. Jumlahnya sekitar 82 org ( rahasia yaaaaaaa&#8230;&#8230;). wilayahnya meliputi Kerajaan Brunei Darussalam, Serawak dan Sabah (Malaysia) , Kalsel, KalTim, dan KalTeng. Gagasan ini gak mendapat respon positip dr massa ato bahkan Pemda setempat. Buktinya saat kunjungan Gus Dur (GD) ke KalTeng kmaren, bertebaran puluhan spanduk dan selebaran gelap yg isinya ttg pendirian Negara Borneo Merdeka. Ampe saat kedatangan GD itu mobil dinas beliau dilempari ama batu oleh org 2x gak betanggung jawab. Aksi brutal massa ini dibalas dengan tembakan aparat yg ternyata make peluru beneran, bukan peluru karet spt yg selama ini mereka akui. Ada yg tewas loh massanya, akhirnya setiap pengendara yg melintas di depen mereka dan berpotongan kayak tentara, pasti dah di habisi &#8230;.. rasaaiiiiiin.

Isu laennya yg menyebabkan amuk suku Dayak itu adalah karena penjahat hutan yg akhir 2x ini hampir gak bisa hidup tenang karena diburu aparat. So, ini adalah langkah mereka untuk mengalihkan perhatian pemerintah dari mereka. Tapi kayaknya alasan ini sangat riskan deh.

Isu laen penyebab tragedi ini adalah keterlibatan Keronco Keroncoan Iblis Soeharto, mreka berusaha slalu mengalihkan perhatian pemerintah dari dosa 2x mereka di masa lalu. Loh, koq getoo&#8230;lah iya lah, liat aja suku Madura punya bom dan senjata api, dapet di mana ? wallahu alam.

Salah satu faktor yg gak bisa dianggep enteng adalah emang suku Madura itu nyebelin. Tapi gak semuanya khaaaan. Emang ada yg nyebelin anggota suku Maduranya, tapi ada juga koq yg baek. Nahhhh, inilah susahnya. Oleh beberapa org berpendapat klo slama ini hutan daerah KalTeng tuh pada makin gundul aja. Dibabat oleh suku Madura, sedangkan kita tau klo suku dayak tuh betahnya tinggal di hutan. Naahhhh, klo udah begitu mo tinggal di mana lage mereka ?

Selaen itu  ada juga yg ngecap rata 2x suku Madura itu sok jadi mafia. Klo di pasar ato di pelabuhan ato di mana saja, mereka tuh mo nya menang sendiri mlu. Klo perlu maen carok deh. Ada benernya juga tuh, gue tau karakteristik org Dayak yg lebih suka mengalah. Tapi klo udah marah, tau sendiri deh akibatnya. Leher bisa putus..tus..tussss. Gue pernah nyaksiin gemana pilu nya penderitaan suku Madura saat gue ke PLK kemaren. Saat itu gue muntah nyaksiin darah bertebaran, gak tahan neh. Eloe aja mungkin bisa pingsan. Setelah 107 taon ngayao (memenggal kepala musuh) gak pernah terdengar, kali ini bangkit lage. Ngayao adalah upacara adat untuk nganter kmatian seseorg terhormat dgn mengorbankan kepala manusia, ato juga upacara untuk memenggal kepala musuh yg telah kalah bertarung yg ntar ditatoh di tempat khusus di depen rumah. Makin banyak kepalanya makin sakti org itu, hiiiiiiiii&#8230;..bagi pasukan khusus Dayak yg dipimpin Pangkalima Burung, kepala 2x itu dijadiin syarat untuk minta restu kpd leluhur untuk minta kesaktian. Contohnya bisa menggerakkan senjata mandau dr jarak jauh, bisa mengendus bau org Madura ato bukan, bisa berjalan di hutan tanpa kesasar, dan org yg  kepalanya diambil tuh bisa di jadiin budak arwahnya oleh si pemenggal kepala. Katanya lage klo minum darah dan makan hati musuh itu bisa melupakan trauma akibat membunuh, dan org yg terbunuh gak aka bis hidup lage. Wallahu alam bissawab&#8230;&#8230;

Salah satu isu yg gak layak dipatok adalah isu kristenisasi. Ini kayaknya adalah pemikiran yg dangkal deh. Dan sengaja di hembuskan oleh org 2x gak betanggung jawab. Tapi, yah lebih baek liat 2x lah sebelon ngomon.

Ada lage, menurut Buku Merah (catatan perjalanan gubernur KalSel ke KalTeng) itu semua juga diakibatkan oleh beberapa tokoh Madura di Kalteng yg pengen menguasai Kalteng terutama sampit. Ditemukan beberapa spanduk dan selebaran sebelon kerusuhan meletus yg isinya ttg keinginan pra tokoh madura tsb mo nguasai KalTeng. Misalnya aja ada spanduk yg isinya &#8220;Selamat Datang Di Sampit, Sampang Kedua &#8220; . Nah, apa maksutnya ini ???? trus lage ada sekolahan yg papan namanya menggambarkan klo daerah itu dikuasai oleh suku Madura. So, mnurut org Dayak. Dr pd dibunuh oleh org Madura yg kpengen nguasai Sampit, mending org Maduranya diusir duluan. But kayaknya kebanyakan org Maduranya bandel, disuruh pergi gak mo, yah terpaksa diusir deh. Org banyak udah tau kalo klo suku dayak sebelon nyerang tuh slalu memberi tau terlebih dahulu, tapi emang Maduranya yg rada bandel. So, klo ada korban yg jatuh itu sebenenernya masih bisa dihindarkan koq.

Sekali lage, pendapat yg mencap org dayak itu sangat tdk manusiawi sebenernya gak 100 persen bener. Wong mereka sebelon nyerang ngasih tau dulu koq. Kalteng adalah milik Dayak, namun selama ini mreka harus slalu mengalah dgn warga pendatang khususnya Madura yg mungkin secara ekonomi lebih makmur dr pd mreka. Menyedihkan, org 2x madura mengundang tokoh 2xnya datang ke sampit dan memberitahukan bahwa Sampit telah mreka kuasai.

Disaat Sampit sikuasai oleh org 2x Madura selama 2 hari. Suku Dayak tdk mempunyai alternatif lain untuk pergi menyelamatkan dirinya, lain halnya dgn suku Madura yg masih mempunyai Pulau Madura sebagai tempat kembali. Masih hangat diingatan ketika suku dayak mengungsi masuk ke dalam hutan selama dua hari Sampit dikuasai oleh org Madura (asal muasal  meletus tragedi sampit). Mereka mengungsi dgn menaiki jukung 2x kecil, sambil mendayung mereka hanya diam membayangkan bahwa tanah tumpah darahnya telah direbut org lain. Mereka pun hanya diam disaat di seluruh media massa, televisi, koran, majalah, radio, internet dan lainnya memberitahukan dgn gaungnya bahwa suku Dayak adalah biadab, tdk manusiawi, suka membunuh, kanibal, dan setumpuk sumpah serapah lainnya yg memerahkan telinga. Seluruh dunia berpendapat demikian, pernahkah kita berfikir untuk tidak menilai suatu masalah dr satu sudut pandang saja&#8230;.???.

Derita yg dialami oleh suku Madura membuat seluruh dunia murka dan memberikan stempel hitam kpd suku Dayak, terlebih suku Madura yg ingin membalas dendam dan menghancurkan suku Dayak. Sementara suku Dayak hanya pasrah terhadap semua caci maki itu, sambil berharap kepada Ranying Hatalla Langit (tuhan maha kuasa) , kpd tanah, bumi, air, langit yg telah melahirkan mereka.

Lihat saja, di Sampit semua badan penolong spt dari PBB, LSM, PMI, dan relawan lainnya hanya mengurusi org madura saja. Tak pernah mereka menyentuh suku Dayak yg terluka. TNI dan Brimob rela mati untuk keselamatan org Madura, kapal laut dan kapal udara dikerahkan untuk menyelamatkan org Madura. Samakah halnya saat suku dayak diburu dari sampit dan harus mengungsi ke dalam hutan ????? siapa yg peduli dgn mreka &#8230;????? Gak ada satupun org yg peduli, ironisssssssssss !!!!!


Kemana suku dayak harus mengadu ???? mengadu kpd aparat malah di tangkap. Mo mengadu kpd bapak Mahfudz takut karena dia org Madura, mo mengadu kpd gubernurnya sendiri, tapi gubernurnya sendiri gak punya perangkat untuk menolong. Mo ngadu kpd Tuhan, Alwi Muhammad aja membilangi suku Dayak adalah biadab. Lalu&#8230;..kmana lageeee&#8230;???????

Periksa aja, seluruh perusuh yg ditangkap aparat adalah 100 persen ordg Dayak. Padahal kalau seandainya kita menilik lebih jauh, siapa yg salah duluan ? siapa yg menghancurkan Sampit duluan ? siapa yg membantai duluan ? siapa yg mengajak perang duluan &#8230;..????????? semuanya diembankan kepada org Madura, merekalah yg menebar bibit permusuhan, org Madura lah yg mengusir Dayak dr sampit, org Madura lah yg pertama menumpahkan darah di kota sampit, dan org Dayak lah yg pertama darahnya membasahi tanah nya sendiri.

Org dayak gak pernah memusuhi suku lainnya, buktinya banyak org dr suku Jawa, Bugis, Banjar dan suku lainnya di sana. Tapi mengapa mreka gak di apa-apain org dayak ? karena mereka mampu membawa diri dalam bermasyarakat. Dan org Dayak pun akabn menyukai cara spt ini.


Mungkin bagi org Dayak , Madura adalah suku yg  kejam, namun bagi org Madura suku Dayak lah yg kejam. Bagi saya sendiri kedua nya adalah benar sekaligus salah. Karena gak selamanya manusia selalu berlaku lalim, ada kalanya mungkin dia pernah berlaku alim. So, adakah pengampunan di sana ? pengampunan adalah jalan keluar terbaik, saling bermaaf-maafan adalah perbuatan paling terpuji  dan suku Dayak telah mengambil start pertama, mereka mempersilahkan org Madura kembali ke daerahnya, namun dgn syarat bawa serta lah kedamaian dan cinta kasih bersama kedatangan mereka. Namun, suku Madura malah mau datang dengan segerombolan pasukan pembalas dendam.

Para pejabat rame 2x pasang tampang dgn kedok mendamaikan suasana KalTeng, contohnya gubernur Kalsel tuh yg sok pahlawan (urusan negara malah mo dibik urusan rumah tangga Kalsel, akhirnya sidang pertanggung jawabannya nya di DPRD KalSel terbengkalai) tapi apa hasilnya &#8230;..???? pembunuhan masih aja berlangsung. Napa begitu, karena pejabat itu gak lebih dr pd segerombolan org 2x yg kastanya di atas org biasa. Suara mereka adalah suara mereka, dan suara rakyat adalah suara rakyat. Apa gunanya pejabat, apa gunanya negara kalo cuman di manpaatin buat segolongan org tertentu aja. Rakyat adalah rakyat, dan pejabat adalah pejabat. Perbedaan yg sangat jauh sekali. Rakyat melahirkan pejabat dgn ketulusan, tapi pejabat melahirkan rakyat dengan imbalan. So, jgn bingung kalo mreka rame 2x berikrar dgn kebersamaan, tp kenyataannya malah sebaliknya.

Gue hanya menyampaikan hal ini aja. Gue gak pengen tulisan gue ini malah memantik api permusuhan. Gue adalah ViCi, dan gue gak mihak sapa jua, walo gue sendiri adalah org Kalimantan (suku Banjar), bukan berati gue memihak suku Dayak, karena gue gak menyukai kekerasan. Kuncinya adalah kebersamaan, cobalah untuk tidak mengecewakan org laen yg udah memberikan baktinya kpd kita, agar semuanya dapat berjalan dengan penuh kasih sayang. Wallahu Alam Bissawab&#8230;&#8230;&#8230;.

Spesial thnx gue untuk :
Kpd ALLAH, Tuhan semesta alam&#8230;.sujud hamba Mu. Kpd Rasul &#8230;.. shalawat ummat Mu
Buat semua temen 2x gue yg udah ngedukung situs gue ini, thnx atas semuanya krena tanpa kalian situs ini gak berarti apa 2x&#8230;&#8230;&#8230;..

www.oocities.com/vicistory/vici.html
070401
vici_mails@yahoo.com
silakan hubungi gue kalo keberatan dgn tulisan ini

ke halaman awal
Name: V i C i
Email: vici_mails@yahoo.com
< ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------->
1