<%@ Language=Inherit from Web %> Ekoturisme

 

Yayasan Konservasi RASI                                                                                                    Conservation Foundation for Rare Aquatic Species of Indonesia

 

EKOTURISME

 

Home
Tentang RASI
Kegiatan Mahakam
Kegiatan Pesisir
Ekoturisme
Living Lakes
Publikasi

 

 

Wisata Alam Sungai Mahakam Kalimantan Timur

Kalimantan Timur dengan luas wilayah 211.440 km2 memiliki beberapa sungai besar.  salah satu sungai terbesar dan terpanjang di daerah ini adalah Sungai Mahakam, dengan luas daerah aliran sungai 149.277 km2 dan panjang sungai 920 km yang terdiri dari beberapa anak sungai dan danau. Dari luasan DAS Mahakam tersebut terdapat beberapa obyek yang dapat dijadikan sebagai wisata alam, diantaranya :

Pesut Mahakam

Lumba-lumba air tawar yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Irrawaddy Dolphin ini sering dijumpai di aliran utama Sungai Mahakam dan pada musim-musim tertentu juga ditemui pada beberapa anak sungai dan danau. Daerah-daerah yang menjadi habitat utama Pesut Mahakam terletak dari Muara Kaman hingga Melak dengan populasi terbesar terdapat di Muara Pahu. Di daerah ini anda dapat menyaksikan kemunculan Pesut terutama pada pagi hari (jam 06.00-08.00) atau pada sore hari (jam 16.00-18.00) sambil bersantai di teras belakang penginapan ataupun warung-warung terapung di sepanjang sungai.

Satwa lain yang anda dapat jumpai di sepanjang DAS Mahakam, antara lain, beberapa jenis burung dan kera, seperti Bangau Tong-tong, Enggang, Raja Udang, Bekantan, Lutung, Berang-berang dan spesies langka lainnya.

 

Danau Semayang

Luas wilayah 10.300 ha, dengan beberapa satwa, seperti Pesut Mahakam, Bangau Tong-tong, Kerbau liar dan Burung Kuntul. Pada musim kemarau di beberapa daerah dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai lahan pertanian.

Danau Melintang

Terletak bersisian dengan Danau Semayang dengan luas wilayah 8.900 ha. Pada daerah ini terdapat beberapa spesies burung, Lutung serta Bekantan. Selain itu, anda dapat menjumpai desa Melintang, dimana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan.

Danau Jempang

Danau Jempang memiliki luasan wilayah 14.600 ha dengan kedalaman 7-8 meter. Pada daerah ini anda dapat menyaksikan rumah-rumah terapung yang dibangun oleh masyarakat setempat sebagai basis untuk mencari ikan di sekitar danau tersebut. Satwa yang dapat dijumpai seperti Bangau Tong-tong, beberapa spesies burung Raja Udang, dan Bekantan.

Di sebelah utara Danau Jempang terdapat desa Tanjung Isuy yang disebut-sebut sebagai "Desa Kebudayaan" dan ditempati oleh masyarakat dari suku Dayak Benuaq dan Dayak Tunjung. Di desa ini terdapat beberapa rumah panjang (Lamin) yang dapat digunakan sebagai akomodasi bagi para wisatawan.

Kersik Luway

Kersik Luway merupakan cagar alam yang berada di Desa Sekolaq Darat, 10 km dari Melak, Kab. Kutai Barat. Daerah ini memiliki luas 5000 ha dan merupakan kawasan unik yang memiliki koleksi 57 jenis anggrek. Bahkan sebelum kebakaran besar tahun 1982 yang melanda cagar alam tersebut, terdapat 72 jenis anggrek di kawasan kersik luway.  Anggrek-anggrek tersebut kebanyakan tumbuh di hutan kerangas dengan hamparan pasir putih seluas 20 ha.

Jenis anggrek yang tumbuh di kawasan Kersik Luway meliputi Anggrek Hitam, Anggrek Merpati, Anggrek Tebu, Anggrek Ratap Tangis, Anggrek Buluh Rindu, Anggrek Bambu, Anggrek Anyaman serta berbagai anggrek unik lannya. Selain anggrek kawasan hutan tersebut juga memiliki tumbuhan Kantung Semar (Nephentes sp.) baik berukuran besar dan merambat di pohon inang maupun yang berukuran kecil di atas tanah.

 

TOUR/TRAVEL INFO

Jika anda tertarik untuk melakukan suatu perjalanan ke hulu Sungai Mahakam dan mengamati Pesut Mahakam, keindahan alam dan budaya lokal, dapat dilihat pada usulan perjalanan di bawah ini (Mahakam Dolphin Tour). Yayasan Konservasi RASI bukanlah suatu agen perjalanan namun kami bekerja sama dengan beberapa agen Tour & Travel setempat. Rencana perjalanan yang diusulkan dapat memberikan para wisatawan beberapa gagasan mengenai lokasi obyek wisata dan dapat mengamati pesut (lumba-lumba) dengan mudah. Perjalanan pertama dengan biaya murah (Mahakam Dolphin Trip Economy), menggunakan kapal umum, dikombinasikan dengan kapal kecil (cess) sewaan dan bermalam di desa-desa, sebaliknya perjalanan kedua yang lebih cocok untuk kelompok kecil besar menggunakan kapal wisata (termasuk penginapan dan makanan) dengan biaya yang lebih mahal.

 

Informasi lebih lanjut mengenai wisata alam Sungai Mahakam, dapat menghubungi Yayasan Konservasi RASI.

 

Usulan perjalanan

 

Next →

   

Copyright 2009 Yayasan Konservasi RASI - All Rights Reserved.

1