Perkembangan Anak
Eunike
 EDISI 6  
Oktober - Desember 1996 

Menu Utama


Daftar Isi
 Mendidik Anak Untuk Mandiri

 Kerja Paruh Waktu: ...

 Dari Pembaca

 Ruang Tanya Jawab

 Perkembangan Anak ...

 Doa


Email
Email:
emailbox@cbn.net.id

Perkembangan Anak:
Usia 3 - 4 BULAN

Anne Kartawijaya

Perkembangan Sosial
Pada usia ini, anak memasuki masa perkembangan sosial. Masa perkembangan sosial adalah masa untuk belajar bersosialisasi. Masa belajar bersosialisasi dimulai dengan ibunya, kemudian ayahnya dan saudara kandungnya. Dasar-dasar sosialisasi yang ia peroleh di rumah akan menjadi fondasi untuk sosialisasi dengan orang-orang di luar rumah. Dasar pendidikan sosialisasi ini akan menolong anak untuk menerapkan iman dalam perbuatan di masa mendatang.

Hal-hal yang dapat menolong anak mengembangkan sosialisasinya:
  1. Pada usia ini, Anda sudah harus mulai bisa menikmati respons yang ceria dari bayi anda. Dia akan mulai tersenyum ketika melihat Anda datang, tersenyum melihat wajahnya sendiri di cermin dan bahkan tertawa-tawa waktu diajak bermain. Permainan giliranku dan giliranmu merupakan permainan yang sangat baik untuk perkembangan sosial anak. Ketika Anda membalas senyuman bayi, dia akan tersenyum lebih lebar, kemudian Anda menyapanya, "Hai!" bayi akan membalas dengan gumaman "A....a....". dan apabilan anda membalas "Iya, senang yah, hari ini." bayi akan mulai menghentak-hentakkan kakinya dan tangannya dengan gembira bila anda mendekat-dekatkan wajah anda kepadanya. Jikalau bayi anda tahu bahwa responsnya senantiasa ditanggapi dengan positif, ia akan terus terangsang untuk melontarkan senyum atau mendekatkan diri depada orang lain. tapi jika sebaliknya Anda bersikap acuh terhadap senyumannya, ia akan malas untuk mencoba lagi.

  2. Bayi anda sudah bisa diajak bepergian pada usia ini. Kunjungan ke rumah sepupu, oma dan opa, atau teman dekat merupakan kegiatan yang baik untuk bayi anda. Berikan kesempatan kepada orang lain untuk bermain atau menggendong bayi anda. Jangan palksakan kalau ia takut, lakukan ini perlahan-lahan. Jikalu bayi anda tiba-tiba menjerit karena terkejut atau takut melihat wajah yang kurang ramah, segeralah memeluknya dan menenangkannya. Usahakan untuk memberikan rasa aman kepada bayi anda selama dia berada di lingkungan yang asing.

Perkembangan Daya Persepsi
  1. Sediakan mainan kerincingan di tempat tidur atau di keretanya. Pada usia ini, dia mulai belajar sebab-akibat (kerincingan berbunyi karena ia sentuh).

  2. Sediakan cermin di dekat tempat tidur atau tempat bermainnya. Dia akan tersenyum dan tertawa-tawa melihat bayangannya sendiri sekalipun dia belum tahu bahwa itu adalah dirinya sendiri.

  3. Permainan Ciluk Ba akan dinikmati oleh bayi pada saat dia sudah mulai menyadari bahwa sesuatu yang baru saja dilihatnya akan muncul lagi. Ini juga bersamaan dengan perkembangan daya memori seorang anak.

  4. Sudah saatnya anda menempelkan gambar di dinding kamar bayi anda atau meletakkan boneka-boneka besar di dekat tempat tidur bayi anda. Bayi anda akan senang sekali menjelajahi kamarnya pada saat dia sendirian.

  5. Mainan gantung yang dapat berputar disertai suara musik sangat disukainya.

  6. Pada usia empat bulan, daya penglihatan bayi berkembang lebih baik. Ia sudah dapat melihat wajah Anda lebih jelas. Bukan hanya bentuk wajah, tapi juga hidung dan mulut. Bayi sangat suka melihat ujung kepala, mata dan mulut. Juka anda mendekatkan wajah anda, dia akan menyentuh bahkan meremas mulut anda sambil ngoceh.

  7. Jalan-jalan di sore hari akan semakin dinikmati oleh bayi anda. Ia akan senang sekali memandang daun-daunan , merasakan tiupan angin sepoi-sepoi, atau melihat warna-warni bunga, bahkan bentuk rumah yang bervariasi.

Perkembangan Emosi
Pada usia ini, bayi anda mulai mengembangkan rasa keakraban khususnya dengan ibunya. Anda tidak harus selalu menggendong atau memangku bayi anda dan mengajaknya bermain. Pada usia ini, justru anda sudah mulai bisa mengerjakan pekerjaan lain selagi bayi anda bermain sendiri. Anda dapat melakaukan beberapa hal untuk mengembangkan rasa keakraban denga bayi anda:
  1. Senantiasa menyapa dan mencium bayi anda setiap kali dia bangun pagi, termasuk juga ia bangun sambill menangis.

  2. Duduk tenang di luar rumah bersama bayi anda merupakan waktu yang bermanfaat baginya dan bagi anda sendiri.

  3. Buatlah sapaan rutin dalam kegiatan sehari-harinya, misalnya: setelah mandi, anda mengangkat bayi anda dari ember dan mengatakan: "Cium pipi kiri, cium pipi kanan, cium dagunya, cium jidatnya..."
    Jika anda terus melakukan hal ini setiap habis mandi, dia akan tersenyum dan menantikan anda melakukan hal tersebut kepadanya.

Perkembangan Rohani Ibu
Masa-masa melelahkan sudah mulai berkurang. Bayi anda sudah bisa tidur malam dengan lebih baik dan jadwal bangun tidurnya sudah mulai teratur. Jika anda tidak bisa bangun lebih awal dari bayi anda, ajaklah dia untuk saat teduh bersama. Letakkan bayi anda di atas kereta, biarkan dia menikmati daun-daun bergoyang, ketika anda berdoa dan membaca alkitab, bayi anda juga akan menikmati saudara membaca alkitab dengan bersuara. Sekali-sekali pandangilah dia dan tersenumlah kepadanya. Pada usia ini, bayi anda masih bisa duduk tenang untuk beberapa saat.

Sekarang anda sudah mulai sulit untuk duduk tenang di gereja, jika ada ruangan khusus untuk ibu dengan anak, itu sangat baik. Jika tidak, mintalah suami anda untuk sekali-sekali membiarkan anda duduk tenang mendengarkan khotbah.

Perkembangan Diri Ibu
Pada usia ini, bayi sudah bisa menikmati waktunya sendiri dengan mainan yang ada di sekitarnya. Letakkan bayi anda di atas matras atau play-pen, selagi anda membaca buku atau menulis. Buku bayi juga bisa dinikmati oleh bayi anda, karena tidak akan berbahaya jika dimasukkan ke dalam mulut dan buku itu juga tidak cepat rusak.

Jika anda ingin memasak, atau mengerjakan pekerjaan rumah yang lain, letakkan saja bayi anda di atas kereta. Asal dia dapat melihat bahwa anda ada di dekatnya, ia akan merasa tenang sambil menikmati mainannya di kereta.

Jika suami anda bersedia menggantikan tugas menjaga anak, sekarang anda juga sudah mulai bisa mengikuti seminar-seminar atau pertemuan-pertemuan lain untuk mengembangkan diri.


1