Konsumen Harap Harga Sembako Turun lagi
Pontianak, AP Post.
Konsumen yang biasa berbelanja beberapa pekan terakhir ini patut gembira atau sedikit lega, sebab, pasca pemilu 7 Juni lalu beberapa jenis sembilan kebutuhan pokok (sembako) cenderung turun.
"Kita harapkan sembako terus turun sehingga normal pada harga rendah," ujar Mardiah, salah seorang ibu rumah tangga kepada AP Post saat berbelanja di Pasar Mawar, Selasa (22/6).
Menurut Mardiah maupun beberapa konsumen yang berbelanja kebutuhan hidup sehari-hari yang notabene ibu rumah tangga mengatakan kalau mereka saat ini tak lagi terlalu pusing mengatur uang belanja, karena harga yang cenderung terus turun.
"Kalau dua bulan sebelumnya, bukan main puyengnya mengatur uang belanja. Bagaimana tidak, bawa uang Rp 30.000 belanja yang di bawa pulang tak begitu nampak, sekarang agak sedikit ringan. Namun kita tetap berharap harga sekarang bisa turun lagi," demikian harapan Ny Halimah saat berbelanja di Pasar Flamboyan Selasa kemarin.
Ny Aheng, pedagang di Pasar Flamboyan mengaku, sejak terjadi penurunan beberapa jenis kebutuhan pokok konsumen yang berbelanja tak lagi banyak yang mengeluh, walaupun dalam tiga hari ini tidak ada penurunan harga terkecuali minyak goreng curah--non kemasan--dari Rp 4.000 menjadi Rp 3.500-3.600 per kilogram.
Pemantauan AP Post di pasar tradisional Selasa kemarin menunjukkan beras Vietnam kualitas lima persen menurun dari Rp 2.850 menjadi Rp 2.700 per kilogram, Vietnam 10 persen sepekan lalu dijual Rp 2.700 menjadi Rp 2.600 per kilogram. Sedangkan harga pangan lainnya tetap tidak terjadi perubahan selama sepekan ini seperti beras IR-42 Rp 3.400 per kilogram, IR-64 Rp 3.300 per kilogram, lokal (beras kampung) Rp 2.800 per kilogram, Cap Mawar dan Apel masing-masing dijual Rp 2.950 per kilogram. Begitu pula terigu segitiga biru tetap Rp 2.800 per kilogram, telur ayam Rp 460-500 per butir, daging ayam Rp 13.000 per kilogram, dan daging sapi Rp 24.000 per kilogram.
Namun untuk gula pasir dari Rp 2.300 menjadi Rp 2.200 per kilogram, minyak goreng dalam kemasan seperti Bimoli Rp 6.000 per liter. Cabe kering impor dari India dari Rp 13.000 turun menjadi Rp 9.000 dan kemarin turun lagi menjadi Rp 8.500 per kilogram, sedangkan cabe kering RRC Rp 20.000 menjadi Rp 18.000 per kilogram. Bawang putih Rp 7.000 sekarang dijual Rp 6.000 per kilogram. Demikian pula bawang merah dari Rp 9.000 menjadi Rp 8.500 per kilogram.(abu)