Donation

If you feel that this paper is valuable for you, please give donation to:

    Agus Sugiyono

    Bank Bukopin - Kebayoran Baru Branch

    Jl. R.S. Fatmawati No. 7, Jakarta, INDONESIA

    Account No. 070-100-7743

It will support our future research. Thank you very much.


Metodologi Ekonomi Positivisme
(Methodology of Positivism Economics)

Abstract

     Dalam dunia ilmiah dikenal tiga metodologi yaitu: apriori, aposteriori dan reduksionis dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Kesemua itu merupakan landasan dalam metodologi positivisme. Paper ini akan menelusuri sejarah perkembangan metodologi tersebut serta implikasinya dalam ilmu ekonomi.
     Karl Popper mempertemukan filosofi keilmuan lama dengan yang baru, antara metode induktif dengan metode deduktif. Popper berpendapat bahwa teori ilmiah yang terbaik harus dapat difalsifikasi setidaknya secara prinsip bila tidak sesuai dengan kenyataan empiris. Sedangkan Thomas Kuhn menciptakan paradigma yang merupakan dasar utama dalam bidang ilmiah. Kuhn juga mengemukakan bahwa dalam kenyataannya teori utama dalam ilmu pengetahuan alam tidak dapat difalsifikasi secara langsung.
     Pengaruh positivisme dalam ilmu ekonomi meliputi rentang waktu sekitar 40 tahun (1930 - 1970). Tiga ekonom yang tulisannya sebagian besar mencerminkan pengaruh dari positivisme adalah T.W. Hutchison, Paul Samuelson dan Milton Friedman.