DEWA, 02 May 2006
Ribuan Massa Hadiri Kampanye Perdana Louhenapessy-Hadler
Ingin Warisi Kepemimpinan Decky Wattimena
Ambon, Dewa
Ribuan massa pendukung dan simpatisan pasangan calon Walikota-Wakil Walikota
Ambon, Richard Louhenapessy, SH-Syarif Hadler, BA, siang kemarin memadati
lapangan bola Desa Air Louw, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, saat kampanye
perdana kedua pasangan yang diusung Partai Golkar dan PPP tersebut.
Ribuan massa itu berasal dari desa-desa yang ada di Kecamatan Nusaniwe, yang
penuh antusias dengan mengendarai kendaraan roda dua dan empat serta tak
ketinggalan ada yang berjalan kaki ingin melihat dari dekat figur calon pemimpin kota
Ambon lima tahun mendatang itu.
Saat memnyampaikan orasi politiknya, calon wakil walikota, Syarif Hadler mengajak
warga di Kota Ambon agar bersama-sama satu hati membangun Kota Ambon
menjadi lebih aman, damai dan sejahtera lima tahun kedepan. "Dengan satukan hati
kita bisa menyelesaikan semua persoalan yang terjadi di kota Ambon, dengan
satukan hati kita bisa mampu bebaskan masyarakat dari biaya-biaya pengobatan di
puskesmas, dengan satukan hati kita bisa membebaskan pungutan-pungutan yang
ada di sekolah-sekolah, dengan satukan hati kita bisa mengelola ojek-ojek sebagai
sebuah potensi bagi PAD kota Ambon," kata Hadler.
Hadler yang kini menjabat sebagai Wakil Walikota Ambon mengakui, Nusaniwe
punya potensi yang luar biasa, seperti dari bidang perikanan, bidang perkebunan,
namun kenapa itu tidak digali untuk diberdayakan demi kesejahteraan dan
kemakmuran warga di Nusaniwe dan warga kota Ambon. Syarif juga mengatakan
bahwa program-program pemberdayaan yang diberikan kepada masyarakat akan
tetap dilanjutkan.
"Saya tidak pantas mengatakan bahwa keberhasilan lima tahun kemarin itu adalah
keberhasilan wakil walikota saja, itu tidak mungkin saya lakukan. Saya harus
mengatakan bahwa keberhasilan pemerintah kota pada lima tahun kemarin adalah
keberhasilan walikota dan wakil walikotanya. Karena pasangan walikota dan wakil
walikotanya adalah paket dan dipilih oleh DPRD kota Ambon,"jelas Hadler
Lantaran itu, kata pria yang dekat dengan wartawan ini, bahwa dirinya sangat
mengetahui apa yang menjadi kebutuhan warga kota Ambon saat ini, sehingga ia
meminta ada kepercayaan dari warga kota Ambon, khususnya yang tinggal di
Kecamatan Nusaniwe untuk memberikan kepercayaan pada tanggal 15 nanti kepada
dirinya dan Richard Louhenapessy untuk memberikan yang terbaik bagi warga kota
Ambon.
Sementara itu, calon Walikota Ambon, Richard Louhenapessy kepada warga di
Kecamatan Nusaniwe menjelaskan bahwa, alasan dirinya dengan Syarif Hadler
memilih Desa Air Louw sebagai pusat kampanye pertamanya adalah karena ingin
menghormati dan mengenang mantan Walikota Ambon Decky Wattimena yang
tinggal dan besar di Air Louw. Untuk itu dirinya sangat berkeinginan untuk mewarisi
kepemimpinan dari Decky Wattimena.
"Namun Walikota bukan tujuan dari saya dan Pak Sarif Hadler, karena kalau hanya
untuk kedudukan, harta, jabatan saya saat ini memiliki itu. Tetapi saudara-saudara
tahu kenapa saya mau turun, karena saya mencintai kota ini, saya mencintai
saudara-saudara. Oleh karena itu kata kunci dari membangun kota ini adalah
pembaharuan. Pembaharuan dalam bentuk kepemimpinan. Karena walikota itu harus
diterima oleh rakyatnya, walikota harus bisa memahami hati rakyatnya, karena bukan
walikota itu mendapatkan jabatan untuk menarik uang kemudian kaya, sedangkan
rakyatnya miskin dan tidak sejahtera," tegas Louhenapessy.
Lantas, Louhenapessy mengajak warga Desa Air Louw, khususnya dan warga kota
Ambon umumnya untuk memilih walikota Ambon nanti adalah figur yang dekat
dengan masyarakat. Artinya, selalu turun ke bawah melihat nasib rakyat yang kian
hari bertambah susah. Apalagi mereka-mereka yang korban tragedi kemanusiaan
beberapa tahun silam.
Kampanye tersebut menurunkan juru kampanye, Ny Mery Aponno, Ketua DPD II
Partai Golkar kota Ambon, Jantje Wenno, SH, disamping pengurus DPD II Partai
Golkar kota Ambon lain seperti Markus Pattiapon, Husein Toisuta, Pice Philipus.
Tak kalah menariknya, acara tersebut juga meriahkan pelawak-pelawak kota Ambon
di bawah pimpinan Om Koko, Tante Aga, Yanti dll.[M8D]
|