The Cross

 

Ambon Berdarah On-Line
News & Pictures About Ambon/Maluku Tragedy

 

 


 

 

 

DEWA


DEWA, 02 May 2006

Tim Advokasi MJP-Ovie Tempuh Jalur Hukum

Ambon, Dewa

Tim advokasi pasangan Calkada dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Drs M.J. Papilaja, MS dan Dra Ny. Olivia Latuconsina/Salampessy, akan menempuh jalur hukum, terkait stiker dan poster kedua pasangan, banyak mengalami kerusakan dan dirobek orang tak dikenal, kemudian menempelkan stiker calon lain pada gambar tersebut. Hal itu ditegaskan, Ketua Tim Advokasi Nurani Center, Edwin Huwae,SH, kepada pers, Senin kemarin (1/5) di Ambon.

"Selaku tim advokasi, kami akan melakukan upaya hukum mulai besok (hari ini, Red), dan saat ini kami sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait dengan siapa yang melakukan dan saksi-saksi yang kami akan ajukan kepada pihak Panwaslu untuk, kiranya semua persoalan yang terkait dengan tindakan-tindakan dalam rangka merugikan kepentingan hukum daripada calon pasangan yang kami ajukan, itu akan kami proses secara hukum,"ujarnya.

Menurutnya, pengrusakan atribut kampanye pasangan Calkada Drs. M.J. Papilaja – Dra. Ny. Olivia Latuconsina/Salampessy di sejumlah wilayah di Kota Ambon, sudah dilakukan identifikasi oleh tim advokasi, untuk dapat diketahui secara jelas apakah masuk katagori pelanggaran pilkada maupun tindak pidana.

"Kami mulai dari kemarin sudah bergerak untuk mencoba mengidentfikasi seluruh persoalan pelanggaran maupun tindak pidana Pilkada terkait dengan kepentingan hukum dari pasangan calon kami,"tandasnya.

Huwae menegaskan, saat ini pihaknya telah mengedarkan formulir kepada seluruh simpatisan, pendukung maupun struktur partai yang mendukung kedua pasangan, untuk diisi terkait pengrusakan atribut sebagai acuan bagi tim advokasi untuk menempuh jalur hukum.

"Kita sudah mengedarkan formulir kepada struktur partai maupun tim sukses dari Nurani Center serta simpatisan dan pendukung, untuk mengisi dan kepentingannya agar supaya anggota kami di lapangan bisa lebih jelas dalam hal melaporkan kepada kami selaku tim advokasi untuk nantinya kami akan menindaklanjuti hal itu kepada pihak Panwaslu dan KPUD, maupun tindak pidana biasa untuk dilaporkan kepada pihak kepolisian,"tegasnya.

Ia mengakui, terkait insiden di Batu Merah, dimana gambar atau atribut kampanye milik kedua pasangan, dirobek dan ditempel dengan gambar atau atribut pasangan calon yang lain, merupakan pelanggaran etika kampanye. Hal ini harus disikapi secara tegas oleh Panwaslu maupun KPUD tentang penerapan pilkada yang bersih dan santun.

"Tindakan pengrusakan gambar atribut pasangan calon yang sudah ditempel kemudian dirobek ataupun ditempel dengan gambar dari pasangan lain, menurut kami itu suatu pelanggaran etika daripada kampanye itu sendiri. Kami sangat mengharapkan untuk masyarakat bisa secara murni menilai kami dari tim advokasi dan seluruh tim kampanye pasangan calon Walikota – Wakil Walikota, Drs M. J. Papilaja, MS dan Dra Ny. Olivia Latuconsina/Salampessy, mengedepankan pola kampanye yang beretika dan bersih," tukasnya.

Menurut Huwae, Nurani Center saat ini tidak akan memprovokasi pendukungnya untuk melakukan hal yang sama. Karena tim sukses Nurani Center lebih mengedepankan kedua pasangan yang bersih dari segala macam trik dan intrik. Begitupun dalam pola-pola kampanye yang dilakukan.

"Bahwa kemudian ada pasangan calon lain yang secara melawan hukum dan secara buruk menanggapi kami dengan merobek atribut kampanye dan menempel gambar pasangan lain di atas gambar pasangan kami, akan kami proses secara hukum. Hal-hal itu sudah kami sampaikan kepada pihak Panwaslu untuk segera diambil tindakan sesuai dengan aturan yang ada," ungkapnya. [D5W]


Copyright © 1999-2002 - Ambon Berdarah On-Line * http://www.go.to/ambon
HTML page is designed by
Alifuru67 * http://www.oocities.org/batoegajah
Send your comments to alifuru67@yahoogroups.com
This web site is maintained by the Real Ambonese - 1364283024 & 1367286044