The Cross

 

Ambon Berdarah On-Line
News & Pictures About Ambon/Maluku Tragedy

 

 


 

 

 

DEWA


DEWA, 03 May 2006

Pemilihan Raja Negeri Batumerah tidak Sesuai Mekanisme

Ambon, Dewa - Nasrudin Hatala Anggota Saniri Negeri dari marga Hatala, menegaskan terpilihnya Awat Ternate sebagai Raja Negeri Batumerah, pada pemilihan pada tanggal 30 April 2006 lalu, tidak melalui mekanisme, karena tidak melibatkan Saniri Negeri secara keseluruhan. "Kami Anggota Saniri Negeri yang berjumlah 7 orang, tidak menandatangani Surat Keputusan (SK) Saniri Negeri untuk pelaksanaan pemilihan tanggal 30 April 2006 lalu, "ungkap Hatala kepada DEWA, Selasa (2/5) kemarin di Ambon.

Menurut Hatala, sebelum pemilihan ada pertemuan dengan Muspida Kota Ambon yang melibatkan seluruh komponen Saniri Negeri, tetapi dari Saniri Negeri yang berjumlah 7 orang tidak dilibatkan dalam pertemuan itu. Jika ada yang menandatangan SK pemilihan Raja Negeri Batumerah, atas nama marga Hatala, marga Nurlete, marga Lisaholet, untuk menyakin Walikota, sama sekali mereka bukan berasal dari marga tersebut

"Kami beberapa anggota Saniri Negeri Batumerah tidak tahu ada pertemuan dengan Muspida Kota Ambon. Begitupun juga SK Saniri Negeri yang menyetujui pemilihan Raja. Atas dasar SK itu, Walikota mendesak untuk pelaksanaan pemilihan. Padahal rekomendasi Komisi I DPRD Kota Ambon sudah jelas bahwa proses pemilihan Raja Negeri Batumerah maupun Raja Negeri Urimessing dipending sampai adanya Peraturan Daerah (Perda).

"Tidak tahu apakah rekomendasi itu sudah disampaikan atau belum, tetapi pada penyampaian hasil kerja Komisi I memberikan rekomendasi agar pemilihan Raja Negeri Batumerah maupun negeri yang lainnya dipending, sampai adanya Perda tentang negeri adat. Kami sendiri merasa bingung, mengapa Walikota mendesak untuk melaksanakan pemilihan Raja Negeri Batumerah," ungkapnya.

Hatala juga mempertanyakan, Saniri Negeri mana melakukan pertemuan dengan Muspida Kota Ambon dan Saniri Negeri mana yang menandatangani SK pemilihan raja, padahal, diinya dari Saniri Negeri yang beranggota 7 orang, tidak tahu menahu pertemuan dengan Muspida Kota Ambon. Demikian juga SK pemilihan raja.

"Yang jelas kami dari Saniri Negeri yang terdiri dari marga Hatala, marga Nurlete dan marga Lisaholet, tidak ada yang ikut memilih. Kami sangat kecewa atas pelaksanaan pemilihan Raja Negeri Batumerah. Ada maksud apa Walikota mempercepat pemilihan Raja Negeri Batu Merah? Kok yang lain dipending sampai adanya Perda tentang Negeri adat," ujarnya, seraya mengakui akan menempuh proses hukum terhadap hasil pemilihan Raja Negeri Batumerah.

Ia menambahkan, hasil telepon antara pak Kapolda dengan Waka Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, bahwa pemilihan Raja Negeri Batumerah harus dibatalkan, karena masalah keamanan yang sangat rawan. Tetapi nampaknya, dipaksakan mengerahkan seluruh kekuatan aparat keamanan menduduki Negeri Batumerah untuk pengamanan pelaksanaan pemilihan raja.[D3W]


Copyright © 1999-2002 - Ambon Berdarah On-Line * http://www.go.to/ambon
HTML page is designed by
Alifuru67 * http://www.oocities.org/batoegajah
Send your comments to alifuru67@yahoogroups.com
This web site is maintained by the Real Ambonese - 1364283024 & 1367286044