GATRA, 6 September 2006 14:50
Bom di Poso Berkekuatan Rendah
Kapolres Poso AKBP Rudi Sufahriadi mengatakan, bom yang meledak di desa
Tangkura dan menewaskan seorang warga, berkekuatan lendak rendah (low
exsplosive).
"Bom yang meledak di Tangkura jenis low exsplosive," katanya kepada wartawan di
Poso, Kamis.
Ia mengatakan, Tim Jihandak Polda Sulteng yang selama ini disiagakan di Poso
sedang melakukan penyelidikan di TKP, serta beberapa personil lainnya melakukan
penyisiran.
Ledakan yang terjadi di sebuah rumah kosong itu menewaskan Jhon Tobeli (50),
warga desa Sanginora, yang sedang mampir kencing.
Ros Sancuu (45), istri korban, selamat dari ledakan karena tidak ikut masuk ke
dalam rumah, tapi memilih menunggu di sepeda motor yang di parkir di pinggir jalan.
Pasangan suami-istri ini sedang dalam perjalanan ke kota Poso untuk mengurus
suatu keperluan.
"Istri korban telah dimintai keterangan sebagai saksi," ujar Sufahiadi.
Situasi kamtibmas Poso pasca ledakan berlangsung kondusif. Arus transportasi
antarkota antarprovinsi dan antarkota dalam provinsi yang melintas di kota Poso
masih berjalan lancar seperti hari biasa.
Aktivitas jual-beli di Pasar Sentral Poso juga berjalan seperti hari biasa.
Insiden ledakan itu sendiri terjadi sehari sebelum acara "Padungku" (pesta panen)
yang akan berlangsung Jumat (7/9) di sejumlah kawasan dalam wilayah Kabupaten
Poso. [TMA, Ant]
Copyright © 2002-04 Gatra.com.
|