Radio Vox Populi [Ambon], 10-Sep-2006
SD Standar Internasional Fokus Pembicaraan Segitiga
Ambon-Darwin-Vlissingen
John Sugiyono - Ambon
WALIKOTA Ambon, Drs. M.J. Papilaja,MS, Jumat pagi (8/9) melakukan pembicaraan
segitiga dengan Walikota Vlissingen-Belanda, Anneke Van Dock Van Welle dan
Perwakilan Pemerintah Kota Darwin-Australia, Rick Setter, untuk membahas
kelanjutan kerjasama antara Pemerintah Kota Ambon dan kedua kota bersaudara
tersebut.
Usai pembicaraan segitiga, di ruang kerjanya, Walikota Papilaja menjelaskan, hal-hal
pokok yang dibahas dengan Pemerintah Vlissingen antara lain mengenai Penanganan
Masalah Sampah, Pendidikan, Perikanan dan Kesehatan, terutama mengenai
penerimaan tenaga perawat untuk belajar di Belanda.
Sementara dengan Pemerintah Kota Darwin, hal yang dibahas mengenai lomba Yacht
Race Darwin - Ambon, kerjasama di bidang Pendidikan dan beberapa kerjasama di
bidang lainnya, dan telah ada kesepakatan untuk me-review kembali Memorandum of
Understanding (MoU) yang telah ditandatangani sejak tahun 1996 lalu.
Baik Ambon, Vlissingen maupun Darwin akan melakukan joint program seperti di
bidang Pendidikan dan Kesehatan, yang juga akan dibahas dengan Steering
Commitee di masing-masing kota.
"Kita melakukan pembicaraan segitiga antara saya, Walikota Vlissingen dan wakil
dari pemerintah kota Darwin. Dengan Vlissingen kita punya program-program
kerjasama mengenai Sampah, Pendidikan, Perikanan dan Kesehatan. Sementara
dengan Pemerintah Kota Darwin, mengenai lomba Yacht Race Darwin - Ambon,
mengenai kerjasama di bidang Pendidikan dan beberapa kerjasama di bidang
lainnya,”jelasnya.
Mengenai rencana pembangunan Sekolah Dasar berstandar Internasional, Walikota
Papilaja mengatakan, tim teknis dari Vlissingen dan Darwin, Jumat siang telah
melakukan kunjungan ke kompleks SD Latihan PGSD, masing SD 1, SD 2, SD 71
dan SD 72, yang saat konflik dijadikan sebagai sekolah rekonsiliasi. Keempat SD
Latihan ini akan di design sebagai SD berstandar Internasional.
"Tim teknis untuk pendidikan sudah mengunjungi 4 SD dan sekolah ini yang dulu kita
pakai sebagai sekolah rekonsiliasi di kompleks SD Latihan PGSD. Itu akan kita
design untuk SD berstandar Internasional. Karena itu sedang dilihat sekarang untuk
peralatan fasilitas yang mau dipasang itu adalah fasilitas untuk belajar bersama
dengan sistem Tele Conference dari ketiga kota ini dengan menggunakan layar
besar,”tandasnya
Pemerintah Kota Ambon menurut Walikota Papilaja, hanya menyiapkan lokasi.
Sementara seluruh fasilitas menjadi tanggung jawab Kota Vlissingen dan Darwin.
Salah satu jenis bantuan yang akan diberikan adalah dalam bentuk peralatan Tele
Conference serta bantuan tenaga pengajar dari Australia, yang nantinya akan
membantu para siswa dalam memahami dan mendalami kemampuan berbahasa
Inggris.
"Untuk fasilitas Tele Conference, kita hanya menyediakan tempat, Vlissingen nanti
akan membantu dengan peralatan-peralatan telekomunikasi itu,”katanya.(SM)
Copyright © 2005 RadioVoxPopuli.com. All right reserved.
|