The Cross

 

Ambon Berdarah On-Line
News & Pictures About Ambon/Maluku Tragedy

 

 


 

 

 

SINAR HARAPAN


SINAR HARAPAN, Kamis, 07 September 2006

Diduga Latih Kelompok Noordin M Top, Mantan Polisi Ditangkap

Semarang-Seorang desertir anggota kepolisian Daerah Jawa Tengah diduga melatih laskar Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). Pria bernama Suprianto yang pernah berpangkat Brigadir Kepala kini diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Tengah. Waka Polri Komjen Pol Adang Daradjatun membenarkan adanya penangkapan terhadap Suprianto, yang dikabarkan juga pernah melakukan pelatihan perang terhadap anak buah Noordin M Top.

" Kita belum mengetahui dengan jelas, apakah benar tersangka telah melakukan pelatihan terhadap MMI dan anak buah Noordin M Top. Yang jelas saat ini tersangka telah diperiksa Polda Jawa Tengah. Yang jelas, tersangka ditangkap karena desersi selama tiga tahun," tegas Adang di Jakarta, Rabu (6/9).

Ia mengatakan, telah memerintahkan Detasemen 88 melakukan pemeriksaann terhadap tersangka. Anggota Detasemen 88 ini sendiri, Kamis pagi akan menuju ke Polda Jawa Tengah untuk segera memeriksa tersangka.

"Kita tunggu saja hasil pemeriksaan anggota Detasemen 88 ini. Andaikan memang benar tersangka terlibat, tentu tersangka dapat dikenai pasal UU Teroris. Penahanannya sendiri nantinya akan ditarik ke Mabes Polri," tegasnya lagi.

Sementara itu, Kapolwil Surakarta Kombes Joce Mende yang dikonfirmasi soal penangkapan tersangka mengatakan bahwa tuduhan saat ini adalah mengenai desersinya selama tiga tahun.

Di tempat berbeda, Pelaksana Harian Kepala Bidang Humas Polda Jateng Ajun Komisaris Besar Polisi Kartuti Sulistinah kepada wartawan, Rabu (6/9), membenarkan penangkapan Suprianto itu. "Dia kami bawa ke sini kemarin malam. Ia masih dalam pemeriksaan," katanya.

"Pemeriksaan saat ini dititikberatkan pada kasus desersinya, bukan karena keterlibatannya dalam kegiatan seperti terorisme. Nanti setelah pemeriksaan selesai akan kami jelaskan hasilnya," ia berjanji.

Kartuti menjelaskan, Suprianto dulu bertugas di Polwil Surakarta. Namun lelaki asal Sawit, Kabupaten Boyolali itu sejak tahun 2003 sudah keluar dari dinas kepolisian. Suprianto ditangkap polisi pada Senin (4/9) lalu, ketika berada di rumah mertuanya di Kampung Kandang Sapi, Kecamatan Jebres, Solo. Setelah desersi dari kepolisian ia dikabarkan aktif di barisan laskar MMI Solo.

Di samping Suprianto, ada kabar polisi juga menangkap seseorang berinisial RN. Namun kabar itu dibantah Kartuti. "Hingga sekarang hanya satu orang yang diperiksa," ujarnya. (maya handhini/su herdjoko)

Copyright © Sinar Harapan 2003
 


Copyright © 1999-2002 - Ambon Berdarah On-Line * http://www.go.to/ambon
HTML page is designed by
Alifuru67 * http://www.oocities.org/batoegajah
Send your comments to alifuru67@yahoogroups.com
This web site is maintained by the Real Ambonese - 1364283024 & 1367286044