The Cross

 

Ambon Berdarah On-Line
News & Pictures About Ambon/Maluku Tragedy

 

 


 

 

 

Banjarmasin Post


Banjarmasin Post, Rabu, 27 September 2006 00:54:24

Polisi-Tentara Baku Tembak

Jakarta, BPost

Enam kali letusan senjata api di samping Hotel Jamrud, Jakarta Pusat, Senin (25/9) malam, membuat ketakutan warga sekitar. Ketika itu lima petugas Satuan Reserse Keamanan Negara Polda Metro Jaya terlibat baku tembak melawan seorang anggota TNI.

Baku tembak tak terhindarkan manakala petugas Kemanan Negara (Kamneg) yang akan menyergap aktor penjual senjata api (senpi) ilegal dikawal seorang anggota TNI.

Peristiwa yang terjadi tepat di belakang gedung PBNU itu berlangsung sekitar pukul 21.30 WIB.

Sebelum mencoba meringkus penjual senpi, petugas telah menangkap tiga perantara penjualan senpi ilegal.

Melalui tiga perantara ini, petugas Kamneg mencoba menjebak aktor penjual senpi. Transaksi disepakati dilakukan dekat Hotel Jamrud.

Namun, transaksi tersebut berubah jadi ajang baku tembak setelah penjual senpi datang bersama orang yang mengenakan seragam TNI lengkap. Sedikitnya enam letusan pistol terdengar memekakkan telinga.

Saksi mata, Handy, 25 mengungkapkan, ketika ia hendak membeli rokok di depan rumahnya, sempat melihat 4-5 orang berpakaian preman bergerombol di pinggir jalan, depan gedung PBNU. Ia kemudian masuk kembali ke rumahnya yang berada di seberang gedung PBNU.

Selang beberapa menit, ia mendengar dua kali tembakan. Handy yang kaget lari keluar rumah, menuju suara tembakan. Namun, baru sampai pagar, Handy dikejutkan kedatangan seseorang yang kemudian tersungkur di depan rumahnya.

Beberapa detik kemudian, dua orang yang memburu datang menyergap pria yang berlumuran darah itu.

"Kejadiannya cepat sekali, saya tidak bisa mengidentifikasi orang yang tersungkur. Pokoknya usai jatuh di depan rumah saya, dia ditangkap dua petugas. Saya yakin mereka petugas polisi," tutur Handy, kemarin.

Dalam peristiwa baku tembak itu, Handy menyaksikan tiga orang ditangkap. Ketiganya digiring ke rumah kontrakan di Jl Kramat VII No 1 RT08/RW02, Kramat, Jakpus. Di tempat itu polisi kembali menangkap seorang lagi.

"Namun ada satu orang yang kabur. Ia yang pakai seragam tentara," katanya. Handy mengenali dua orang yang ditangkap itu sebagai tetangganya. Mereka bernama Once dan Domingus.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Carlo Brix Tewu tak menampik tersangka utama berhasil melarikan diri. setelah baku tembak. "Kami terpaksa membiarkan dia pergi untuk mencegah ada korban peluru nyasar," kata Kombes Carlo Tewu.

Tiga orang yang ditangkap itu berinisial AB, YR dan SB. Selain itu ada anggota TNI, Serda Sar turut disergap. Saat ditangkap, anggota TNI berpakaian preman itu membawa sepucuk pistol FN 45.

Pelaku yang berhasil kabur itu juga telah teridentifikasi. Ia berinisial Pratu Her.

Polda Metro saat ini menangani kasus penemuan 10 kantong berisi senjata api, amunisi dan potongan senjata api di Penjaringan beberapa waktu lalu. Selain itu kasus penemuan senjata api di Tebet, Jakarta Selatan beberapa hari lalu. mic

Copyright © 2003 Banjarmasin Post
 


Copyright © 1999-2002 - Ambon Berdarah On-Line * http://www.go.to/ambon
HTML page is designed by
Alifuru67 * http://www.oocities.org/batoemerah
Send your comments to alifuru67@yahoogroups.com
This web site is maintained by the Real Ambonese - 1364283024 & 1367286044