Media Indonesia, Selasa, 16 Januari 2007 19:15 WIB
Jelang Pelantikan Bupati, Bom Guncang Saumlaki
AMBON--MIOL: Menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara
Barat oleh Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, Saumlaki diguncang bom molotov,
Selasa (16/1), pukul 04.00 WIT.
Bom yang terjadi di ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara Barat itu mengakibatkan
dua kantor terbakar. Yakni Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda) dan Dinas Perindustrian.
Sekretaris Daerah Maluku Tenggara Barat Pieter Norormarna ketika dimintai
konfirmasi oleh Antara membenarkan kebakaran akibat ledakan bom molotov di
Kantor Bappeda. Kemudian kebakaran merambat ke Kantor Dinas Perindustrian.
Agar kebakaran tidak meluas, lanjutnya, alat berat dikerahkan untuk meruntuhkan
Kantor Dinas Perikanan.
"Belum bisa dipastikan siapa pelakunya dan Polres Maluki Tenggara Barat masih
mengembangkan dengan memeriksa sejumlah saksi," kata Pieter.
Hal senada dikatakan Kepala Polres Maluku Tenggara Barat Ajun Komisaris Besar
Eko Rudi Yuswanto. "Kami masih mengembangkan kasus ini dengan meminta
keterangan dari delapan saksi," tegasnya.
Sekda Maluku Tenggara Barat memastikan pelantikan Bitto Temmar sebagai bupati
dan Barnabas Orno menjadi wakil bupati hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) pada
6 November 2006 tidak terganggu. Pelantikan dilaksanakan dalam rapat paripurna
istimewa DPRD setempat pukul 10.00. Sedikitnya 352 personel polisi diterjunkan
untuk mengamankan acara pelantikan.
Kemenangan Temmar dan Orno yang mengantongi 21.917 suara digugat pasangan
Salomon Oratmangun-Rony Go yang mengantongi 20.362 suara. Salomon yang
merupakan Bupati Maluku Tenggara Barat periode 2001-2006 itu keberatan soal
perhitungan suara. Dia bersama pasangannya Rony menggugat KPUD setempat ke
Pengadilan Tinggi Maluku. Namun, Pengadilan Tinggi Maluku pada 7 Desember lalu
menolak gugatan Oratmangun-Ronny terhadap KPUD setempat. (OL-01)
Copyright © 2006 Media Indonesia. All rights reserved.
|