The Cross

 

Ambon Berdarah On-Line
News & Pictures About Ambon/Maluku Tragedy

 

 


 

 

 

SUARA PEMBARUAN DAILY


SUARA PEMBARUAN DAILY, 24 Januari 2007

Korban Lumpur Lapindo Gagal Bertemu DPRD

[SIDOARJO] Korban lumpur panas Lapindo Brantas, warga Perumtas I Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, gagal bertemu dengan anggota DPRD setempat karena pimpinan dewan tidak berada di tempat, Selasa (23/1)

Ketua RW 2 Perumtas 1, Yohanes Imam, mengatakan kepada wartawan, warga akan meminta dukungan dalam upaya mendesak Lapindo segera memberikan ganti rugi secara cash and carry, karena selama ini yang sudah diputuskan oleh Timnas Penanggulangan Lumpur hanya ganti rugi untuk empat desa, yakni Jatirejo, Kedungbendo, Siring, dan Renokenongo. Kawasan Perumtas tergenang lumpur pasca meledaknya pipa gas Pertamina pada akhir November lalu.

"Sekalipun pertemuan tidak berlangsung hari ini, tetapi kami juga sudah sepakat akan datang lagi," katanya.

Dikatakan, perjuangan warga untuk mendapatkan ganti rugi, seperti untuk empat desa yang sudah disepakati sebelumnya, akan terus berlangsung.

Sementara itu, sebanyak 29 perusahaan yang menjadi korban luapan Lapindo Brantas di Jatirejo, Siring, dan Renokenongo di Kecamatan Porong akan direlokasi di tiga kabupaten di Jawa Timur. Saat ini proses relokasi tengah berjalan yang dimoderatori oleh Badan Penanaman Modal (BPM) Jawa Timur dengan proyeksi Lamongan, Gresik dan Mojokerto.

Hal itu disampaikan Kepala BPM Jawa Timur, Handowo, yang juga Sekretaris Dewan Konseling Investasi di Jawa Timur kepada wartawan di sela-sela Seminar "Review Perizinan Investasi Guna Peningkatan Investasi di Jawa Timur" di Surabaya, Selasa.

Menurut dia, relokasi secara bertahap sudah berjalan dengan proses pengurusan persyaratan dan perizinan investasi dari perusahaan tersebut. Dia berharap proses perizinan perusahaan itu dapat dipermudah, mengingat kondisi mereka yang force mayor.

Untuk memperlancar distribusi barang ke beberapa daerah, seperti Bangil dan Pasuruan yang selama ini terhambat karena kasus lumpur Lapindo. Handowo memastikan, pihaknya telah bekerja sama dengan PT KAI agar menyediakan 200 peti kemas setiap hari guna memperlancar proses distribusi. [029]


Last modified: 24/1/07
 


Copyright © 1999-2002 - Ambon Berdarah On-Line * http://www.go.to/ambon
HTML page is designed by
Alifuru67 * http://www.oocities.org/batoemerah
Send your comments to alifuru67@yahoogroups.com
This web site is maintained by the Real Ambonese - 1364283024 & 1367286044