TEMPO, Kamis, 11 Januari 2007 | 08:01 WIB
Serpihan Adam Air Ditemukan di Pantai Pare-Pare
TEMPO Interaktif, Makassar:Serpihan pesawat Boeing 737-400 milik Adam Air yang
hilang pada 1 Januari lalu ditemuan seorang nelayan di sekitar pantai Pare-Pare,
Sulawesi Selatan. "Penemu bagian pesawat itu bernama Bakri kemarin sore," kata
Edy Suyanto, Koordinator Tim Search and Rescue Pencarian Adam Air di Makassar
pagi ini.
Menurut Edy, bagian pesawat berupa tail stabilizer bernomor 65C25746-76 setelah
dicocokan dengan buku katalog Adam Air ternyata sama. "Kendati begitu belum bisa
disimpulkan penyebab hilangnya pesawat," ujar Edy yang juga Komandan Pangkalan
TNI Angkatan Udara Hasanuddin Makassar itu.
Bambang Karnoyudo, Ketua Badan SAR Nasional yang pagi ini berada di Makassar,
menambahkan fokus pencarian kini di lokasi sekitar penemuan serpihan pesawat
tadi. "Posisi tail stabilizer tersebut berada di belakang kanan pesawat," katanya.
Dia mengatakan, lokasi penemuan berada sekitar delapan kilometer dari selatan Kota
Pare-Pare atau kurang lebih 300 meter dari bibir pantai. "Saat itu nelayan yang
bernama Bakri tengah menjala ikan dan jaringnya menyangkut benda pesawat,"
tuturnya.
Bakri, menurutnya, lantas menyerahkan temuannya ke Markas Kepolisian Wilayah
Kota Pare-Pare, selanjutnya oleh petugas dibawa ke Makassar. "Sampai di Makassar
pukul 03.00," kata Bambang.
Selain pencarian pesawat di Pare-Pare, saar ini KRI Fatahillah yang dibantu kapal
UNSR Mary Sears milik Amerika Serikat tengah mendeteksi logam bulat di
kedalaman laut sekitar 1.700 meter di Selat Mamuju. Logam tersebut diduga bagian
dari pesawat Adam Air rute Surabaya-Manado yang membawa 96 penumpang 6 awak
itu. Irmawati
copyright TEMPO 2003
|