Komando Al-Qaeda atas Perang Salib


Syaikh Abdullah Azzam:
"Teror Adalah Sebuah Kewajiban Dalam Kitabullah"
================================================

Saat ini jihad hanya menjadi bahan wacana pada sebuah masjid yang tenang yang dimulai dengan
pepsi dan diakhiri dengan nasi dan daging.

Jihad hanya pertemuan tiga pemuda yang membaca buku di sebuah tempat dan sebuah masjid. Menulis
artikel di surat-surat kabar yang hasil uangnya lebih banyak dari isinya. Menulis sebuah buku
tentang jihad. Tanpa ada pengamalannya.

Tapi ia belum pernah menembakkan sebutir peluru pun apalagi pergi beribath satu malam di jalan
Allah.

Saudara-saudara, kami ajak pemuda-pemuda Islam kembali mengikuti ajaran Muhammad SAW dan
mencontohi apa yang telah beliau laksanakan. Dan kami ajak menuju kemari datang kelembah-lembah
dan pegunungan ini, supaya hati mereka menjadi jernih kembali dan iman mereka bertambah mantap.

Nyatakan kepada orang kafir dan sallibis, bahwa kami adalah teroris, karena teror itu adalah
sebuah kewajiban yang tercantum dalam Kitabullah. Dunia timur dan barat harus tahu bahwa kita
adalah teroris dan ekstrim. Itu tercantum dalam surat Al-Anfal ayat 60:

"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda
yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah,
musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya.
Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan
kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)."

Jadi menteror musuh-musuh Allah adalah sebuah kewajiban dari Allah Subhanahu Wata'ala.