Lawan Hukum Dan Kita Menang
Kerja, Konsumsi, Diam, Mati,
Apakah kamu merasa tidak bahagia dengan hidup kamu? Apakah kamu benci akan
setiap tekanan tekanan yang kamu terima dati orang tua, guru, mungkin kaum
agamis, atau mungkin dari bos kamu yang memberikan upah yang sangat kecil ketika
kamu bekerja di McDonalds ? Dalam masyarakat kita tidak hanya tekanan itu kepada
orang muda - paham atasan-bawahan pun telah mendarah daging, namun dalam banyak
kasus yang terjadi kitakah yang menjadi korban dari itu semua. Ketika kita telah
beranjak dewasa, itu hanya sedikit "kebebasan" yang kita dpaatkan, tekanan dari
orang tua dan guru yang kita pernah dapatkan digantikan oleh tekanan yang lebih
berat dari bos-bos. Pelecehan seksual dan tindakan rasial tidak hilang begitu
saja atu bahkan trus berjalan. Dan ternyata ornag tua kita pun tidak dapat
membantu apa apa atau bahkan mungkin telah merasa frustasi akan semua keadaan
yang telah diterimanya dan begitu pula dengan kita. Jika hal diatas sangat tidak
berpengaruh bagi kamu, stop membaca sampai disini, tapi jika hal itu sangat kamu
rasakan, maka kamu tidak sendiri (banyak yang mempunyai perasaan sepertimu).
Dalam kehidupan nyata, banyak pula kaum muda yang lebih memilih jalan untuk
menempatkan hal itu kedalam sebuah kehidupan yang lebih baik. Namun bagaimanapun,
kebanyakan orang muda akan melampiaskan kemarahan nya dalam sebuah jalan yang
tidak tentu arahnya. Dan jika kamu berkeinginan untuk tahu bagaimana dan mengapa...truskan
membaca.
Televisi - Sebuah Candu
Jika kamu masih muda, kamu akan mengetahui bagaimana media dapat sangat
mempengaruhi kehidupan. Jika kamu mempercayai apa yang ada di dalam TV, kamu
mungkin akan berpikir bahwa semua ornag muda adalah pecandu heroin dan segala
macam omong kosong lainya. Namun media lain yang hampir samapun sepeti halnya
sebuah mesin raksasa pencuci otak. Bahkan banyak pula scene yang tidak
berpendapat sama dengan kaum anarkis yang menyatakan bahhwa TV itu adalah candu,
Metal scene di australia kerap kali mengejek kaum anarkis sebagai kaum pecandu
obat bius dengan sebotol beer di tangan nya dan sebuah bom molotov di tangan
lainya. Saya sangat tidak ingin kamu untuk berpendapat sama dengan itu. Jika
kamu mau mempercayai media, akuilah bahwa seorang anarkis adalah orang yang
setengah teroris dan setengah orang yang berpakaian crusty rebel. Dan di lain
waktu jika ada suatu pengaruh dari orang lain yang mengajak kamu untuk membuat
model rambut yang aneh atau menindik di tempat yang salah, tidak usah kamu
komplain, dan tidak usah kamu berpikir bahwa kamu lebih open minded dari mereka.
(Bagi kami, anarkisme itu mempercayai akan demokrasi langsung seperti tanpa
pemerintahan, salaing berbagi kesejahteraan, dan persamaan hak dan derajat. Kamu
tidak perlu menjadi seorang pemusik punk, seorang yang berdandan aneh atau
mungkin seorang pemabuk untuk menjadi anarkis, kami berpikir setiap individu
mempunyai kebebasan untuk memilih musik yang mereka dengar, dandanan yang mereka
pakai atau obat yang mereka gunakan. Dan tentunya itu semua bukanlah sebuah
kekacauan dan pengerusakan, kecuali pengerusakan atas pemerintah)
Lebih dari sebuah Kegaduhan - PUNK!, dari anarkisme sampai sex pistol yang
berkarat
Jika kamu telah mendengarkan anarkisme, mungkin akan terdengar seperti setiap
ritme dalam musik punk. Punk seharusnya dan selalu menjadi media presentasi
anarkisme : dari Crass ke Dead Kennedys sampai Propagandhi pada saat ini. Budaya
DIY yang dipakai punk untuk memperbaiki scene nya adalah budaya yang diambil
dari anarkisme. Namun, Scene punk pun tidak selamanya baik. Punk yang "sebenarnya"
adalah sebuah jalan untuk melakukan perlawanan balik. Tapi, seperti kebanyakan
usaha pemberontakan lainya, punk scene pun juga dijadikan jalan untuk melarikan
diri.
Kami Percaya akan Kemerdekaan! Dan Kemerdekaan itu akan kami ambil kembali!
Inti yang paling dasar dari punk adalah sebuah kemarahan. Dan itulah yang
menjadikan punk sangat berbeda, katakanlah, Smash Hits dan sebuah majalah
anarkisme seperti maximum rock n roll. atau bagaimana Jello Biafra berbicara di
albumnya dan Spice girls yang hanya dapat memamerkan dadanya. Namun bagaimanapun
juga punk juga dapat digunakan hanya sebagai fashion. Dalam kelompok kecil,
banyak pula yang berpendapat untuk mempunyai dandanan rambut adalah lebih
penting dari memiliki sebuah ide. Banyak pula yang beranggapan bahwa punk itu
hanya sebuah omong kosong dan sebuah kebohongan besar dan mengatakan bahwa punk
sebenarnya sangat berseberangan dengan anarkisme itu sendiri. Dan sebenarnya
semua yang kita lakukan ini hanya sebuah maslah besar dalam subculture. Semua
yang kita lakukan atau scene lakukan mempunyai cara cara yang berbeda - Gothic
scene dan Metal scene sangat anti-religius dan punk juga sangat
anti-authority...dan juga scene lainya. Tapi itu semua tidak cukup. Bahkan ada
pula yang mengatakan bahwa punk itu adalah sekumpulan orang yang berseragam,
yang hanya mendukung band band lokal dan hanya bisa merusak McDonalds bila lapar!
Bullshit happened here! Lalu bagaimana yang kamu lakukan selama ini? apa kamu
sudah merasa muak untuk selalu di injak injak? apa kamu akan melarikan diri dan
diam mabuk? tidak!.
Rage In Favour of the Machine.
Menghidupi hidupmu dengan hanya mengandalkan band yang kamu banggakan dalah
suatu yang sangat tidak masuk akal. Kamu tidak bisa terus menerus berbicara di
panggung musik dengan dalih untuk meruntuhkan kapitalisme. Semua cara harus
dilakukan, musik tidak terpaku pada punk! tidak perduli akan musik yang
didengarkan apakah itu Brujeria atau Tina Arena, Kamu akan mendengarkan musik
dimana kamu merasa nyaman, dan dalam kenyamanan itulah seharusnya terdapat pesan
untuk bangkit dan bukan trus terhanyut dalam kemabukan akan rasa bangga
memainkan musik kamu. Musik itu sendiri dapat memberikan kamu ide ide segar,
tapi musik juga bukannya tidak mungkin untuk merubah segalanya.
Pull My Strings
Korporasi akan selalu memaksakan kepada kita agar musik kita ini memberikan
sebuah ide buruk. Ketika sejalan dengan pemberontakan yang kita lakukan,
kekuatan korporasipun akan terus mencoba untuk mengambil alih. Perjuangan yang
kita lakukan kemarin ternyata lebih mudah daripada menatap masa depan. Mereka
yang bertopeng akan selalu memberikan racun agar kita meninggalkan segala aspek
politik dalam musik punk. Berapa banyak 'punk' yang hanya menyanyikan lagu cinta
dalam kemabukannya di mayor label? Bekas personil Sex pistol pun tidak akan
terlihat diantara jutaan band lainnya yang telah mabuk akan ketenaran nya
setalah menyanyikan "Anarchy in the UK". Hal itu pun juga terjadi sekitar tahun
60-an : Dimana banyak sekali ide ide yang sangat unik di sekitar kita seperti
feminist dan Black Panther, tapi yang terjadi pada kita hanya mendengarkan
pidato Martin Luther King sambil menghisap ganja. Mass Media tentunya dimiliki
oleh orang orang kaya dan tentunya juga mereka tidak mau orang orang untuk
menguasai isi dari medianya. seperti Phil Spector (seorang produser musik)
bilang, " Saya mendikte kepada orang orang dengan apa yang saya inginkan mereka
untuk dengarkan dan apa yang saya inginkan untuk mereka beli. Mereka akan selalu
membeli semua yang saya tawarkan". Dan itulah sesungguhnya yang terjadi pada
musik, baik itu musik mainstream maupun musik alternatif (walau makin hari makin
mainstream). Tidak ada hal yang paling menyedihkan dimana orang orang membeli
T-shirt dan Cd hanya sebagai bentuk untuk mengekspresikan kemarahannya dan
barang itu diproduksi oleh korporasi kapitalis yang telah merusak hidup kita.
Kita melawan Hukum dan kita menang! Kamu tidak mungkin berjalan sendiri!
Angry People