| |
Acara
TV :
Oliver's Twist, Surreal Gourmet, Nigella Hour, The
Cook's Tour, Planet Food, Globe Trekker, Far Flung Floyd, TV Champion
edisi makan2, Yoichi Bocah Cita Rasa |
| |
Buku
:
Time Limit, Delicious, Sedap Sekejap, Selera, Primarasa,
buku2 masaknya Times Books atau Periplus |
| |
My
inedible Food :
Jerohan,
kambing, bebek, pepaya, sawi, |
| |
Favorite
Resto/K5 : (mostly murah meriah yg jelas)
Wapo
Unair, Warung Seafood Depan Ubaya, Warung Anda Ayam Goreng Rasa Paten,
Jendela Resto Galeri, Depot MURAH (alm).
|
|

I
love Food, I like to (read) Cook(ery), I love to Eat, I love TV's
Food Show !!!
. |
|
Lasagna !!
Lasagna
adl makanan yg cukup mudah membuatnya. Yg agak sulit justru menemukan
kejunya. Disini, keju ricotta adalah optional krn paling susah dicari.
Bila tidak ada ricotta, dengan telur saja sudah cukup. Ricotta biasanya
dijual dng kemasan mangkuk plastik. Di surabaya, ricotta dapat di
beli di supermarket Papaya (margorejo, hr. muhammad).
Keju parmesan juga agak susah dicari, bisa diganti dengan keju cheddar
biasa baik parut atau slices. Parmesan biasanya dijual dalam bentuk
parut atau bubuk. Sedang mozarella relatif mudah ditemukan di supermarket
besar. Mozarella dapat ditemukan dalam bentuk parut atau blok. Saya
sendiri suka menambahkan keju cheddar bentuk slices dalam lapisan2
lasagna.
Saus spaghetti dapat diganti dengan saus tomat biasa. Rempah2 basil
dan sage tersedia di supermarket besar, dalam bentuk kering botolan.
Bila tidak ada juga tidak apa2. Tapi rasanya akan agak lain.
Oya, lasagna bisa disimpan untuk dimakan keesokan harinya. Ternyata
juga lebih enak sih kalo udah "nginep", krn mungkin bumbunya
sudah meresap betul dan kepadatannya bertambah.
Anyhoo,
resep dibawah ini sebenernya dasarnya juga comot sana comot sini,
dan saya tambah2in biar kemungkinan gagalnya kecil. Bahan2 isinya
juga sah2 aja diganti atau ditambah2i, misalnya ditambahi jagung,
terong, daging ayam, dsb. Pokoknya apa adanya deh...
Ayo coba bikin !!
Lasagna
Daging
Bahan:
- 8 lembar lasagna kering
- 500 gr daging giling
- Jamur secukupnya (bisa jamur kaleng atau jamur segar), diiris
tipis
- Green peas (kalengan, biasanya merk Ma Ling)
- 1/2 butir bawang bombay, cincang
- 1 butir paprika, iris kotak2 kecil
- 250 gr keju ricotta
- Keju2 lainnya: parmesan, cheddar, mozarella. Parut kasar
- 1 botol (365 gr) Saus Spaghetti siap pakai (tersedia dalam btk
botolan di supermarket)
- 1 sdt tepung maizena, larutkan dlm sedikit air
- Garam, lada utk perasa
- 2 btr telur
- Margarin utk menumis dan mengoles loyang
- Basil dan sage kering secukupnya (@1/2 sdt)
Cara
Membuat:
- Didihkan air, beri garam dan sesendok minyak goreng. Masukkan
lasagna, rebus sampai matang. Tiriskan, siram dng air dingin, tiriskan
lagi, sisihkan.
- Tumis bawang bombay sampai bening, masukkan jamur, green peas,
paprika, basil, sage secukupnya. Tumis sampai layu.
- Masukkan daging cincang, tumis dan biarkan sampai air kaldu dari
daging habis.
- Masukkan saus spaghetti ke dalam tumisan daging, aduk rata. Sisakan
saus sedikit untuk olesan terakhir.
- Bubuhi garam dan lada secukupnya. Tambahkan larutan maizena. Aduk
rata.
- Campur keju ricotta dengan telur, aduk rata. Masukkan tumisan
daging dan mozarella parut ke dalamnya. Aduk rata.
- Oles loyang/pinggan tahan panas dengan margarin secara merata.
Susun 2 lembar lasagna di dasar pinggan.
- Tuangkan 1/3 bahan isi, taburi dengan keju. Tutup dengan 2 lembar
lasagna. Ulangi urutan tadi sampai menjadi 3 lapis, dengan lembaran
lasagna berada paling atas.
- Oleskan saus spaghetti secukupnya pada lapisan lasagna yg paling
atas, taburi dengan basil dan sage sedikit.
- Taburi dengan mozarella dan parmesan secara merata.
- Oven/panggang selama 45 menit.
- Bila telah matang, biarkan selama 15 menit agar lasagna tidak
lembek, baru kemudian potong sesuai porsi. Hidangkan dengan taburan
lada hitam, keju parmesan dan saus tomat dan sambal.
*Catatan
: berapa jumlah lapisan tergantung dalamnya pinggan dan banyaknya
isi.
|
| Lasagna
Vegetarian
Bahan:
- 8
lembar lasagna kering
- 4 ikat bayam, pilih daunnya saja, kukus 5 menit, cincang
- Jamur secukupnya (bisa jamur kaleng atau jamur segar), diiris
tipis
- Green peas (kalengan, biasanya merk Ma Ling)
- 1/2 butir bawang bombay, cincang
- 250 gr keju ricotta
- Keju2 lainnya: parmesan, cheddar, mozarella. Parut kasar
- Saus tomat secukupnya
- Garam, lada utk perasa
- 2 btr telur
- Margarin utk menumis dan mengoles loyang
- Basil dan sage kering secukupnya (@1/2 sdt)
Cara
Membuat:
- Didihkan air, beri garam dan sesendok minyak goreng. Masukkan
lasagna, rebus sampai matang. Tiriskan, siram dng air dingin, tiriskan
lagi, sisihkan.
- Tumis bawang bombay sampai bening, masukkan jamur, basil, sage,
garam dan lada secukupnya.
- Campur keju ricotta dengan telur, aduk rata. Masukkan tumisan
bawang dan jamur, bayam cincang, green peas, mozarella parut. Aduk
rata.
- Oles loyang/pinggan tahan panas dengan margarin secara merata.
Susun 2 lembar lasagna di dasar pinggan.
- Tuangkan 1/3 bahan isi, taburi dengan keju. Tutup dengan 2 lembar
lasagna. Ulangi urutan tadi sampai menjadi 3 lapis, dengan lembaran
lasagna berada paling atas.
- Oleskan saos tomat secukupnya pada lapisan lasagna yg paling atas,
taburi dengan basil dan sage sedikit.
- Taburi dengan mozarella dan parmesan secara merata.
- Oven/panggang selama 45 menit.
- Bila telah matang, biarkan selama 15 menit agar lasagna tidak
lembek, kemudian potong sesuai porsi. Hidangkan dengan taburan lada
hitam, keju parmesan dan saus tomat dan sambal.
*Catatan
: berapa jumlah lapisan tergantung dalamnya pinggan dan banyaknya
isi.
|
| Rice
Balls ( Suppli )
Ada
nasi sisa? Biasanya dibuat nasi goreng kan? Cobain deh dibuat
kroket nasi. Bahannya mudah dicari, cara membuatnya juga gampang.
Bahan :
-
500 gr Nasi sisa, tutupi wadahnya, masukkan ke dalam kulkas
sekitar 1 jam.
- 2 btr Telur, dikocok ringan, tambahkan garam, lada dan royco
secukupnya.
- Tepung Roti untuk membungkus
- Minyak untuk menggoreng
Bahan Isi :
- Keju Mozarella, potong2 kotak kecil 1cm. Kalau nggak ada mozarella,
keju cheddar juga bisa. Secukupnya.
- Daging yg sudah diolah, misalnya abon, sosis, kornet, daging
asap, sisa ayam goreng, sisa empal, etc. (Untuk sosis / daging
asap dipotong2 kotak kecil. Kalau ayam / daging empal, disuwir2
halus. Abon / kornet tinggal dimasukkan secukupnya saja)
|
|
Cara
membuat :
Masukkan nasi dingin kedalam mangkok/baskom besar, sisihkan secukupnya
(1-2 sendok nasi) ke piring. Tambahkan telur yg sudah dikocok ke nasi
dalam mangkok, gunakan tangan untuk mengaduk sampai telur tercampur
dengan baik. Kalau adonan masih terlalu lembek tambahkan nasi yang
disisihkan tadi sampai adonan bisa dibentuk.
Letakkan sesendok adonan di telapak tangan, tambahkan 2-3 potong keju
dan daging isi secukupnya. Tambah lagi sesendok adonan diatasnya,
kemudian tekan2 dan bentuk menjadi bulatan kroket dengan dim 4-5 cm.
Guling2kan diatas tepung roti.
Panaskan minyak goreng, kalau sudah panas goreng kroket sampai kuning
keemasan. Hidangkan panas2 dengan sambal botol.
Catatan
:Bila sulit membentuknya, mungkin bisa dibantu dng membedaki telapak
tangan dengan tepung terigu atau membasahi tangan dengan sedikit air
(saya lebih suka dengan membasahi pake air, krn kalau dng tepung akhirnya
jadi tambah lengket)
|
| Fettucini
Saus Krim Jamur
Bahan
:
Fettucini Kering secukupnya
Minyak 1 sdm untuk merebus pasta
Garam 1/2 sdm untuk merebus pasta
Saus:
Bawang Putih 2 siung, cincang
Bawang Bombay 1/4 siung, cincang
Jamur kancing secukupnya potong kecil2
Daging Asap 1 lembar potong kecil2
Krim 1 kotak kecil (200ml)
Keju Parmesan atau Cheddar parut secukupnya
Margarin 2sdm untuk menumis
Garam dan lada halus
Optional : Oregano 1/4 sdt
Cara
Membuat :
Didihkan air dalam panci, masukkan minyak dan garam. Bila telah
mendidih masukkan fettucini, rebus hingga lunak, tingkat kelunakan
sesuai selera. Tiriskan, bilas dng air dingin, tiriskan lagi.
Lelehkan margarin dng api sedang, masukkan bawang bombay, tumis
hingga transparan. Masukkan jamur dan daging asap, tumis selama
1 menit. Kecilkan api, masukkan bawang putih, tumis sampai harum.
Masukkan krim, aduk2 sesekali sampai mendidih. Masukkan garam, lada,
oregano. Kemudian masukkan keju, aduk sampai keju leleh dan saus
mendidih lagi. Angkat dan hidangkan dng fettucini.
|
| Mie
Kuah Jawa
Bakul Nasi, Giant lt dasar
Kalo
menurutku sih mie jawa itu mie yg dijual ama orang lewat yg kalo
nggak bunyi "dhuk- dhuk" (dus jadi mie dukduk) atau bunyi
"klunthung-klunthung" (dus jadi mie klunthung). Rasanya,
rata2 sih sama, mie dicampur potongan ayam, telor, kubis, sawi,
bawang goreng dan diberi berbagai macam kecap penyedap. Cuma selalu
ada yg nggak memuaskan, mie nya. Kadang mienya keras, nggak elastis,
rasa bahan kimia (borax mungkin ya?) dsb.
Dan kemaren aku nyoba makan Mie Kuah Jawa di depot Bakul Nasi di
Giant. Lokasinya deket arena permainan anak2. Sebenernya juga krn
kepepet, waktu itu setelah belanja buat kebutuhan puasa, kepalaku
udah sakit sekali dan badan udah keringet dingin. Sasarannya cari
makanan hangat berkuah secepatnya. Dan lewatlah kita didepan Bakul
Nasi (krn kita abis beli kaset PS). Secepat kilat aku ngelirik daftar
menu yg tertulis di dinding... aha ! Ada Mie Kuah Jawa. Kebetulan
lagi pengen makan mie. Ya udah, aku ngegeret andi masuk ke depot
tsb (sampe kaosnya rada2 molor.. hehe)
Gak
berapa lama datang deh itu Mie Kuah Jawa yg ditunggu2, dan aku
kaget.... huwik... kuahnya merah sekali. Padahal aku cuma pesen
yg pedesnya sedang.Takutnya nanti pedes sekali malah nggak kemakan
nih. Tapi setelah disuap ternyata nggak terlalu pedes. Nikmat
sekali, kuahnya cukup kental, gurih, sedikit pedas.
|
|
Dan
mi nya sodara2... mi nya keren sekali !!! Mienya guedhe2. Lebih
mirip udon ketimbang mie.(Cuma kalo udon itu kok rasanya gak cocok
ya dilidahku, terlalu kenyal) Tapi yg ini, mienya mudah digigit,
dan terasa sekali campuran telur didalam mie nya. Nggak terasa bahan2
aneh dilidah macam borax. Jadi bisa dinikmati banget makan mienya
kali ini...Sampe abis licin tandas deh pokoke. Habis itu, perut
pun jadi hangat, dan perlahan2 nggregesku hilang... *cring*
Harga:
Mie Kuah Jawa Rp. 8000
Es Teh Rp 2500
Es Kelapa Muda Rp. 5000 |
| Vis
- a - Vis
JW Marriot Hotel Surabaya, Jl. Embong Malang
Ini
kesempatan pertama kali seumur hidupku buat makan in a fancy fine
dining restaurant. Sebetulnya utk istilah fine dining sendiri aku
kurang ngeh juga sih, tapi asumsinya disini adl makan yg terdiri
dari bbrp course : appetizer, soup, main course dan dessert.
Restaurant
ini (mungkin) adalah restaurant perancis, dilihat dari namanya.
Interiornya klasik-maskulin, tempat duduknya dilapis kulit warna
coklat tua, remang2 tapi tidak terlalu gelap, ada bar-nya, ada piano
di sudut ruangan. Karena itu hari senin malam dan mungkin kami datang
terlalu early untuk makan malam (jam 7.30 terlalu awal gak sih?)
jadi yg makan hanya kita berdua. Untuk menunya kita pesan berdasarkan
set menu yg ditawarkan bulan itu yaitu
Lobster, minum dng sparkling grape juice (wakakaka...
maunya sih wine, tapi kok alkoholnya 14,5 %). Penasaran juga sih,
masakan prancis tuh seperti apa rasanya...
 |
Untuk
pembukaan,
dihidangkan semacam appetizer atao finger food (kurang
tau, istilahnya apa sih?) porsi mini yaitu mousse
salmon diatas semacam kulit pangsit garing,
ditaburi telur ikan dan seiris tomat. Plus hijau hijauan,
entah apa aja.
Sepertinya salmon yg digunakan adl salmon asap (krn
rasanya spt bandeng asap hehe). Saat dimakan, kulit
pangsitnya memberi tekstur renyah, mousse untuk tekstur
lembut dan rasa yg creamy, sedang tomat dan sayur (ya,
aku makan hijau2nya, gak tau juga sih apa memang untuk
dimakan) memberi rasa segar dan sedikit wangi, i think.
Telur ikannya adalah bagian paling menyenangkan, menggemaskan
untuk digigit krn rasanya seperti meletus letus di dalam
mulut.
. |
|
Course
berikutnya : Appetizer.
Aku pesan lobster ravioli. Yg ini
terdiri dari 2 buah ravioli isi lobster yg sudah dimasak
dng krim mungkin, lalu disiram saus putih, dan ditabur
dng kentang iris yg digoreng garing. Sebagai pelengkap
ada asparagus hijau yg ditumis, tomat dan (mungkin)
rumput laut. Kalo bukan rumput laut ya sayur lainnya
yg rasanya kenyal.
Rasanya...creamy. Kentangnya susah dimakan, terlalu
garing dan keras. Tapi overall, cukup membangkitkan
selera makan.
. |
|
Sedang
andi, kasihan sekali, dia salah pilih menu. Untuk
appetizernya yg muncul adalah semacam salad,
dengan potongan2 lobster panggang. Dan yg dimakan
cuma lobsternya cos he hates vegetables. Tapi waktu
aku cicipi, sebenernya saladnya asik juga.
Salad ini terdiri dari kurang lebih 4 sayuran, ada
letucce hijau, letucce merah, sprout (seperti tunas
tumbuhan), dan tomat ceri, dan pasta (bukan pasta
makanan, tapi paste) dari sesuatu berwarna
merah yg kalo aku kira2 mungkin pasta bit merah. Rasanya
juga macem2, ada sedikit manis, sedikit asin, sedikit
asam, sedikit pahit.
. |
|
|
 |
Yang
ditunggu2 : Main Course.
Oya, sebelum main course ada sup: sup krim lobster.
Rasanya agak terlalu keras. Malah menurutku agak pahit
gitu...jadi gak ada foto soalnya males moto.
Untuk main course, andi memesan grilled lobster.
Terdiri dari lobster yg dipanggang, disiram saus krim.
Pelengkap berupa ubi jalar tumbuk dan tumisan sayur2
seperti tomat, wortel, water chesnut. Untuk rasa,
sayang aku nggak ikut nyicipin.
. |
 |
Sedang
aku pesan lobster yg diolah gaya
tradisional Thermidor (cmiiw, aku
agak2 lupa, soalnya namanya susah) sprinkled with
black pepper. Dihidangkan dalam kulitnya, daging lobsternya
sudah dipotong2 ukuran satu suap. Dimasak dengan saus
jamur. Pelengkap berupa asparagus, jagung muda, wortel,
dan water chesnut yg ditumis. Rasanya lumayan, creamy2
gitu, seperti saus fetuccini. Dan tentu saja daging
lobsternya seperti udang yang gede2.
. |
|
Selanjutnya,
dessert.
Aku pesen puding caramel. Exceptionally
sensational !!! Enak banget !! Rasanya lembut dilidah,
dengan saus karamel dan sedikit vla. Dimakan dengan
irisan strawberry, jadinya manis2 kecut. Cocok banget
setelah makan berbagai hidangan yg creamy2 tadi.
. |
. |
Andi
pesen cake coklat, porsi besar, ternyata.
Cake coklat, dengan black cherry di dalamnya dan ditutup
lembaran2 dark chocolate, dihidangkan dengan sedikit
whipped cream dan chocolate paste, ditaburi brown
sugar. Served chilled. Rasanya manis dengan sedikit
pahit, apalagi dengan black cherry yg masih dingin
dan renyah. Te - O - Be !
. |
. |
|
Dan
dengan ludesnya dessert kita, berakhir deh acara makannya.
Yang bisa aku pelajari disini, ternyata lidahku nggak terlalu
cocok sama masakan perancis (Ohohoho jangan sampe chefnya
tau, bisa2 dibunuh, nggak menghormati seni kuliner tingkat
tinggi !!!). Ada sih yg lumayan cocok, tapi tetep saja rasanya
kok terlalu plain di lidah. Mungkin krn aku org asia yg udah
terkenal dengan masakan berbumbunya...
Niwey, resto ini oke banget kalo mau memanjakan diri dan lidah,
atau kalo mau romantis2an (nembak calon pacar, misalnya).
Tapi gak oke dikantong....ihiks...
. |
Harga:
Set course Lobster Rp. 350.000 / org
Total Rp 350.000
(soalnya pake kartu diskon 50% hehehe)
::
|
. |
| Bubur
Ayam Jakarta dan Lontong Sayur Bu Dayat
Jl. Gayungsari (jalan besar ke arah alfa)
Kebetulan
ini kali kedua kita makan disini. Kali pertama adalah waktu udah
siang, jam 11an, dan lontong sayurnya udah habis, padahal Andi pengen
makan lontong sayur. PKL bubur ayam dan lontong sayur Bu Dayat ini
buka (mungkin) mulai jam 6 pagi, sampe siang. Lokasi di pinggir
jalan raya gayungsari yang menuju kearah alfa, dibawah pohon rindang.
PKLnya berwarna biru, plus spanduk hijau muda. Kalo
pagi rupanya banyak yang beli take away, untuk sarapan dikantor.
Gak heran kalo jam 11 aja udah habis.
 |
Jadi,
pagi itu kira2 jam 7 pagi kita mampir disana, memesan 1 bubur
ayam dan 1 lontong sayur. Plus 2 gelas teh hangat. Bubur ayamnya
seperti umumnya bubur ayam jakarta, terdiri dari bubur, kedele
goreng, ayam suwir2, irisan cakwe dan taburan seledri. Plus
sedikit kuah kayak kecap gitu. Rasanya lumayan juga, nggak eneg.
Enaknya sih, bisa nambah krupuk dan kedele sepuasnya hehehe...
|
| Kalo
lontong sayurnya, sepertinya beda dari lontong sayur jakarta.
Kalau lontong sayur jakarta aku perhatiin manisahnya udah
lembeeek banget, kuahnya udah kenteeel banget, kayaknya
udah berhari2. Yang ini lebih mirip seperti sayur manisah
yang masih fresh. Rasanya juga tidak terlalu mlekoh santannya.
Satu porsi cukup banyak, 1 lonjor lontong dipotong2, lalu
sebutir telur rebus, sayur manisah, tahu dan ditaburi
kerupuk. |
|
|
 |
Kesimpulannya
untuk rasa sih sama aja, tapi menurutku tempat ini poin
lebihnya adalah pada suasana. Walaupun cuma PKL, tapi
ada meja kecil dan tempat duduknya. Bersih, dibawah pohon
rindang. Jadi habis makan, liyer2 kena semilir angin,
rasanya nikmat gitu... Apalagi kalau cuaca sedang panas...
bisa2 ketiduran karena sejuknya. |
|
| Harga
:
Bubur Ayam Rp 3.500
Lontong Sayur Rp 3.500
2 Teh Hangat Rp 2.000
Total Rp 9.000
:: |
. |
| Rbt
Teahouse
Tunjungan Plaza III LG (ex- ice rink)
Sabtu,
15 May 2004
Waktu itu aku lagi ngambek ama hunni, krn gak ada tujuan jalan jalan
di TP. Akhirnya kita muuuuuter aja jalan sekehendak kaki membawa.
Dan sampailah kita ke lantai LG TP III bekas ice skate rink, yang
udah lama banget nggak kita kunjungi. Ternyata udah banyak banget
berubah. Disana jadi pusat kios2 jual segala macem mulai dari kue2,
sampai pernak pernik.
Entah
karena lagi marahan, rasanya jadi capek dan hauuus sekali. Kita
putuskan cari tempat istirahat, kali ini bukan tempat makan berat,
krn kita sudah makan dari rumah. kebetulan kita melewati sebuah
tenant semacam kafe gitu: Rbt Teahouse,
berlogo kelinci. Kalo kafe2 ngupi biasanya didominasi warna gelap,
yang satu ini berwarna cerah, paduan hijau muda, putih tulang, dan
orange. Lagian ada tempat duduknya yg unik banget, kayak ayunan
(sepotong papan kayu tebal digantungkan ke dua utas tali tambang
ke langit2, dihias tumbuhan merambat). Karena tertarik, kita lalu
memutuskan mampir.
Semula
aku pengennya duduk di ayunan itu, tapi tempatnya bersebelahan dengan
sebuah gamecenter yg suaranya minta ampun berisik. Ini jadi satu2nya
kelemahan Rbt teahouse tsb. Akhirnya kita pindah ke tempat rada
didalem. Tempat duduknya sih sofa2 gitu bukan ayunan, tetep juga
sedikit berisik. Apaboleh buat. Mulai deh memesan makanan dan minuman
dari menu. Dilihat2, harganya lumayan, mulai dr Rp. 8.000an sampai
Rp. 30.000an. Bingung juga milihnya. Thanks God, di menu dicantumkan
item2 yg recommended, berkuranglah kebingungan kita. Juga pelayannya
ramah, mereka mau memberitahu item item yang paling sering dibeli
disitu. Andi pesan Strawberry Shake Iced dan Roasted
Chicken Salad in Thai Sauce, aku pesen Lychee Tea
with Aloe Gel dan Squid Rings.
Sambil
menunggu kita bisa baca majalah yang disediakan disana,
tampaknya Rbt teahouse ini memang ditujukan sebagai
tempat bersantai berlama lama, sayang pemilihan tempatnya
kurang pas, jadi kita nggak bisa santai krn terlalu
berisik. Tak lama, minuman kita datang. Segelas besar
strawberry shake dan segelas small/medium
lychee tea. Gelas teh leciku lucu,
berbentuk sepatu. Ukurannya lumayan banyak, padahal
saya pesen yg ukuran small. Slurrrp.....
Andi : Shakenya kurang kerasa strawberrynya :( Tapi
ada isi cornflakesnya lho !
Fifa : Tehnya lumayan enak... segeeerrrrr..... nggak
terlalu manis, nggak terlalu asem.. pas deh !!
|
|
. |

|
Kira2
5 menit kemudian, datang Roasted Chicken Salad
in Thai Sauce pesenan Andi. Sepiring porsinya
medium, nggak terlalu sedikit kok.
Suap suap suap.... waaah nggak bisa berhentiiiii....!!!!
Enak banget! Nggak seperti salad eropa yang creamy, salad
ini terasa "asia" banget, karena saus Thailand
nya yang asam manis. Sesuai dengan motto tempat ini yaitu
"When East meet West". |
|
Asam manisnya terasa segar sekali, mungkin seperti asinan
bogor hanya saja tidak pedas. Ada lettuce, kol merah,
pepaya muda, ketimun jepang, wortel serut, beberapa
slices ayam panggang, sebagai penghias ditaburi bihun
goreng. Pokoknya top banget deh !!! Andi aja yang originally
bukanlah mahluk herbivora, dia bisa makan kol dan letucce-nya.
Katanya sih soalnya enak... huuu....
Aku sebenernya pernah lihat salad thailand ini di acara
cooks tour, dan waktu itu hostnya bilang salad ini direkomendasikan
sekali. Mungkin nggak persis sih, tapi paling nggak
sama2 saus thailand.
. |
|
| Lalu
Squid Ring-ku menyusul (1 porsi isi
13 potong). Sekali lagi, kita terkejut. Cumi cumi termasuk
salah satu bahan yang agak susah dimasak. Harus pas
masaknya, krn kalau terlalu matang jadi keras kayak
karet, dan kalo kurang matang jadi lembek dan amis.
Tapi cumi goreng bersalut tepung yang digoreng keemasan
ini EMPUK !!! Mudah digigit pula, karena cooker-nya
cukup cerdik untuk membuat satu keratan halus di cumi2nya.
|
.
|
|
| Tepungnya
mungkin sejenis tepung tempura yang mempunyai rasa gurih.
Squid ring ini dimakan bersama mayones asam manis (perkiraanku
sih mayones dicampur dengan saus thai seperti saus salad
tadi). Wah jadi pengen nambah !!!
. |

.
|
Satu
pelajaran yang dapat diambil disini : jangan pernah
pesan minuman jenis Shake atau yang creamy2 kalau akan
pesan makanan. Karena rasa shakenya akan menghilangkan
rasa makanan, selain itu eneg juga sih... sebaiknya
pesan minuman yg rasanya netral seperti teh (it's a
tea house, anyway).
Yang jelas, kami berdua cukup puas di Rbt Tea House,
tidak jadi marahan, dan pasti akan kembali lagi kapan2.
. |
| Harga
:
Strawberry Shake Iced Rp 20.000
Lychee Tea Aloe Gel Iced (small) Rp 18.000
Roasted Chicken Salad w/ Thai Sauce Rp 18.000
Squid Rings Rp 18.000
Total (plus tax) Rp 82.280
:: |
|
|
Gluten
"Daging" untuk para veggies
Adik
iparku Bemby udah 2,5 bulan ini mencoba jadi vegetarian. Lama2 bingung
n kasian juga soalnya kadang2 kita masak sesuatu yg enak sementara
dia cuma makan tumis2 atau sayur2 aja tanpa sesuatu yg menyerupai
daging didalamnya. Untung waktu kemaren beli buku resep vegetarian,
ada resep untuk membuat GLUTEN, daging tiruan yg terbuat dari tepung.
Bahannya sederhana, 1 kg tepung terigu (katanya
sih lebih baik kalo tepung yg dipakai tepung High Protein) dan
600 ml air. Dua bahan itu diuleni sampai kalis (ngga lengket),
lalu diamkan sambil ditutupi lap basah selama 45 menit.
Then, here comes the interesting part, adonan itu tadi dicuci dng
air sampai air cuciannya bening. Jadi adonan dituangi air, diuleni,
begitu air keruh, air diganti. Begitu terus, and it seems forever
hehehe...
Waktu air sudah bening, adonan berubah tekstur menjadi seperti sponge.
Kemudian di tiriskan, letakkan didalam plastik, bentuk gepeng. Diamkan
selama 30 menit. Lalu rebus adonan tadi dng air mendidih selama
15 menit (jangan lupa lepas plastiknya).
Setelah itu, gluten direndam dalam bumbu rendaman yg terdiri dr
kecap asin, air jahe dan gula (takaran sih secukupnya). Kalau suka
bisa ditambahkan bumbu penyedap. Adonan direndam semalaman, dan
dapat digunakan esok harinya. Entah mau di goreng, tumis, dsb. Hasil
akhir, gluten ini penampakannya kayak bakso, rasanya... ya lumayan
deh untuk 1st try ::
|
| Yoshi-ya
Japanese Resto, Galaxi Mall Lt. 3
Hari
sabtu aku dan hunni ke Yoshi-ya, salah satu japanese resto di Galaxi
Mall. Tempatnya menyenangkan, bersih, terang, interiornya mungkin
ngga jepang sekali, tapi cukup memberi kesan japanese resto, dng
penggunaan bingkai2 kayu yg berwarna kuning muda terang dan alas
makan dari lampit bambu halus (sayang, aku ngga ngambil foto interior).
Untuk
pembuka, aku pesen Miso Shiru, semacam
sup yg dibuat dari miso yg gurih, tofu dipotong kotak2
kecil, nori (rumput laut), potongan bawang pre, dan
apa ya... semacam tahu goreng mungkin (??). Dihidangkan
panas2, dalam mangkuk imut (artinya, isinya juga ga
banyak2 amat)
|
|
|

|
Menunggu
agak lama, pesenanku datang, satu porsi Okonomiyaki
!!! (kok makannya cuma itu? soalnya tadi sebelum berangkat
udah makan). Okonomiyaki adalah semacam martabak, dr adonan
tepung, telur, diisi daging dsb, atasnya ditaburi dengan
ikan (?) yg dipotong tipis2 dan saos tomat. Dimakan dengan
acar dan sambal. Yang kemarin, rasanya kurang asin ^_^
|
Kalau makan okonomiyaki ini, aku langsung inget sama
Nina Onoda, salah satu chara di komik Time Limit yg
doyan banget makan okonomiyaki porsi "biasa"
alias jumbo.
Di Jepang, okonomiyaki biasa dijual dengan cara pemesannya
sendiri yg memasaknya, seperti Hanamasa gitu. Tapi,
cmiiw, soalnya saya juga belom pernah ke jepang, cuma
tau dr komik hehehe....
|
|
Setelah
itu, pesanan andi datang, satu set bento Salmon
Teriyaki. Set bento ini isinya lengkap, dari
salad (wortel,kubis dan letucce disiram saus tartar),
potongan timun dan tomat. Trus ada nasi pulen hangat
yg diatasnya ditaburi nori, satu potong ukuran medium
Salmon Teriyaki dengan saos shoyu dan ditaburi wijen.
Sebagai pelengkap disediakan acar, dan disediakan juga
pencuci mulut berupa buah semangka dan melon @ 2 potong.
|
|
|

|
Dengan
datangnya Salmon Teriyaki pesenan Andi (yg dimakan dengan
sendok garpu), maka lengkaplah pesanan kita.
Itadakimasu ! (selamat makan !) *munch munch*
Harga
:
Paket Bento (Salmon teriyaki, miso shiru, lemon tea)
Rp 29.500
Okonomiyaki Rp 8.000
Es Teh Rp 3000
Total Rp 40.500
::
|
|
|
.
The Cook's Tour
Discovery Travel & Adventure
Hosted by Anthony Bourdain, a celebrity chef...entah selebritynya
bagaimana, katanya sih udah menerbitkan buku2 ttg masak memasak
gitu.. pengen deh beli. Acaranya sendiri unik banget, dia keliling
seluruh dunia, trus nyobain makanan2 khas setempat. Great thing
is, dia jujur. Seenggak2nya kalo dia gak suka nggak berusaha bilang
kalo makanan tsb DELICIOUS.. instead, dia bakal bilang it's awful
etc, bahkan ada satu episode dimana dia membuang makanannya secara
sembunyi2, gara2 takut menyakiti hati yg masak :D
Yang mencurigakan banget, dia tuh kurus kering...kali krn kuat
ngerokok & kuat minum...lagipula jalan keliling dunia mungkin
melelahkan juga... ::
TV Champion
Tv Tokyo, disiarkan oleh tv2 nasional Indonesia... ja-dul siiih
emang
Acara
TV Champion ttg makanan emang gila2an !!! Ada
lomba banyak2an makan, lomba cepet2an makan, lomba tahan makan
pedes, lomba makan makanan manis, sampe lomba bikin kue2 pastries
atao kue wedding yang bikin air liur menitik !! ::
Sedap Sekejap Edisi Pemula
Buku petunjuk Memasak Step By Step
Buku memasak step by step yg oke bgt, resepnya macem2, gampang,
ada foto2 cara masak, juga cara dan keterangan persiapan bahan
(Aku sih jarang masak, tapi doyan baca buku2 resep masakan apalagi
ada fotonya). Terbit tiap bulan ::
|
| |
|