Toiletries :
Susu pembersih & Penyegar Sariayu, Busa pembersih Clean & Clear, Sabun Cair Dove, Shampoo & kondisioner Wella/Selsun, Odol Sensodyne, Sikat gigi Oral B, Pembalut Charm Bodyfit, Bodylotion Dove Rich, Tisu Basah Mitu Baby
 
Gadgets :
SE T630, Palm Tungsten T
 
Computer :
AMD AthlonXP2600 2.14GHz
RAM 512 Mb
CDRW Samsung
DVDRom Sony
LG Studioworks 17in
Simbadda speaker 2.1
Hp deskjet 710c (ihiks)
Umax Scanner 2600
 
 
Recent DVDs :
Mean Girls, Kill Bill vol2, Trainspotting, Godsend, Highwayman,
 
Archive:
Review Mei-July 2004


SONY ERICSSON K700i

Digital Camera 4x zoom | Video Camera | MP3 | FM Radio |

Ponsel yg kira2 1,5 tingkat dibawah seri p900. Resolusi lebih baik dr T630, jadi graphic imagenya lebih halus. Bisa support animated gif lagi !! Ponsel ini mempunyai kapasitas memori 41kB, cukuplah kira2 buat nyimpan video, foto, mp3 dll. Untuk kameranya, kali ini flashlight sudah built in camera sehingga bisa memperbaiki hasil jepretan indoor atau bisa ngambil foto dalam keadaan gelap sekalipun. Ada fasilitas2 saat mengambil foto: frame, effects, dan panorama.

Video cameranya lumayan, entah krn faktor apa lebih baik kalau merekam video dng flashlight yg menyala krn gerakan bisa terekam dng jelas. Untuk lama merekam bisa unlimited ataupun limited.
Suara ringtone mp3nya bisa jadi rada sember, tapi kalau mendengarkan mp3 melalui earphone/handsfree (yg sudah disertakan dalam kotaknya), ternyata oke juga!!

Untuk koneksi, standar SE, sudah dilengkapi dng Bluetooth dan iR. Saat dicoba mengirimkan file ke PDA palm tungsten atau ke PC biasa, tidak terdapat masalah yg berarti, kecuali mungkin kalau mau ngirim file ukuran besar antara pda-ponsel. Sayang tidak dilengkapi dengan slot memory card, seandainya ada, ponsel ini bisa jadi primadona dikelasnya. Versi lebih murahnya juga ada, K500, perbedaannya ada di kapasitas memori, dan mungkin di resolusinya. Saya juga kurang tau sih ^_^

Mean Girls
Watch Your Back!

Tidak seperti remaja pada umumnya, Cady (Lindsay Lohan) baru pertama kali masuk sekolah pada umur 16 thn. Sebelumnya ia belajar di rumah, karena orang tuanya bekerja sebagai peneliti di Afrika. Namun ketika orang tuanya mendapat suatu pekerjaan di Amerika, Cadypun dimasukkan ke sekolah biasa. Cady yg lugu harus belajar memahami aturan2 baik yg tertulis maupun tidak tertulis di lingkungan barunya. Dan di setiap sekolah (setidaknya di US) selalu ada intrik antara geng popular girls dan orang2 sisanya yg tidak termasuk dlm geng tsb, kiranya inilah yg dibidik oleh film ini.

Cady, yg mendapat kesempatan untuk bergabung dng Plastic Girls, kelompok gadis populer di sekolah tsb, digambarkan kebingungan menentukan prioritas antara persahabatannya dng Janice yg "biasa2" saja atau dengan Plastic Girls. Semula alasan Cady bergabung dng Plastic girls tsb adalah untuk mendapatkan rahasia2 dan kelemahan2 mereka. Namun Cady tertipu dengan perlakuan manis Regina sang ketua geng terhadapnya, dan menganggap mereka baik2 saja, walaupun Janice sudah mengingatkan. Ternyata Regina diam2 menikamnya dari belakang saat mengetahui bahwa Cady naksir mantan pacarnya.

Saat itulah Cady sadar bahwa mereka tidak pantas dipercaya lagi, tapi terlambat, hubungannya dng Janice pun sudah renggang. Rencana Cady dan Janice untuk menghancurkan merekapun kembali dijalankan oleh Cady seorang diri. Saat rencana sudah berhasil dijalankan, Regina yg tahu bahwa ia ditipu mentah2 oleh Cady membalas dengan cara yg licik dan kejam, sehingga mengakibatkan Cady terlibat masalah dan kekacauan terjadi diseluruh sekolah. Yang menarik disini adalah cara guru2 mengatasi kekacauan tsb dengan bijak. Mereka tidak menghukum murid2, tetapi menggunakan pendekatan psikologis untuk menumbuhkan kembali kepercayaan antar murid dan saling memaafkan. Cadypun memutuskan untuk kembali ke jati dirinya semula, seorang remaja yang menyukai Matematika dan "biasa2" saja, tanpa mengindahkan segala macam social rules yang ada.

Banyak pesan moral yang dapat diambil dari film ini, menyangkut bagaimana seharusnya seorang remaja bersikap terhadap lingkungan yang menekannya. Tampaknya, diakui bahwa fenomena itu benar2 terjadi di bbrp highschool. Dari sebuah artikel dikatakan banyak orang tua yg tidak percaya bahwa di sekolah dapat terjadi suatu "sistem sosial" seperti itu, namun hal tsb nyata adanya. Film ini diharapkan dapat membuka mata orang tua dan guru, dan khususnya para remaja agar mereka dapat mengambil hikmahnya.

Jojoba Moisturizer
The Bodyshop

Tampaknya, pencarianku akan sebuah pelembab yang cocok sudah berakhir. Pelembab jojoba dari TBS bener2 enak di kulit keringku. Makenya irit, dikiiit aja udah cukup untuk seluruh muka. Pemakaian di pagi hari, rasa lembabnya bisa bertahan sampe sore atau bahkan malam. Setelah pemakaian kulit terasa lembab, kenyal dan lembut. Bebas wewangian. Sayang, harganya rada2 berat dikantong. Tapi diitung2 dng pemakaian yg irit dan hasil memuaskan, rasanya sepadan deh.