Hacker Muda  

   

 

Jaringan Komputer

Kita semua tahu, bahwa cara para hacker melakukan aktivitas mereka didalam jaringan komputer. Baik itu berupa tukar-menukar informasi, program, dan melakukan kegiatan hacking itu sendiri. Oleh karena itu, ada baiknya bila kita pertama tama melihat dulu apa jaringan komputer ini sebenarnya.

Jaringan komputer, pada prinsipnya, adalah hubungan antara beberapa komputer yang memungkinkan terjadinya komunikasi antar komputer-komputer tersebut. Jaringan komputer yang dimaksud bisa kecil (misalnya hubungan antara dua atau beberapa komputer dalam rumah kost mahasiswa nge-game), bisa besar (jaringan komputer bank misalnya) atau super besar ( seperti internet). Komunikasi yang dilakukan bisa dalam berbagai bentuk : transfer file, perintah akses, dan sebagainya.

mengapa orang membuat jaringan komputer? Ada beberapa alasan yang sifatnya umum untuk menjawab pertanyaan tersebut, misalnya:

  • Untuk menghemat biaya perangkat keras. Misalkan saja, bagi kantor anda akan lebih murah membeli sebuah printer yang dihubungkan keseluruh jaringan yang ada, sehingga setiap komputer jaringan tersebut mempunyai akses langsung dan bisa menggunakan printer yang satu itu dari pada membeli 1 printer untuk 1 PC
  • Agar dapat bekerjasama /berhubungan dengan pihak lain secara efisien. Misalnya untuk membicarakan sesuatu hal yang mendesak, meminta file/data tertentu dari bagian lain tanpa harus membuang energi ,waktu dan biaya yang mahal untuk mendatangi bagian tersebut yang letaknya berlainan ruan, gedung, atau bahkan mungkin kota, negara.
  • Agar dapat berbagi data, karena Anda tidak perlu menyimpan semua data yang Anda perlukan atau yang terkait dengan pekerjaan anda. Dengan sistem jaringan, Anda dapat dengan mudah meminta data rekan yang lain.
  • Untuk bermain game ( ! ).

bentuk dasar jaringan komputer ada dua, yakni type peer-to-peer dan type client/server. Jaringan tipy peer-to-peer terdiri dari serangkaian komputer yang memiliki media penyimpanan, menjalankan aplikasi masing masing, dan independen. Singkat-nya desentralisasi. Jaringan ini lebih toleran terhadp kesalahan (komputer yang bermasalah tinggal dicabut), namun tidak adanya sentralisasi akan menyulitkan manajemen dan pengaturan keamanan (letak data dan pembatasan akses tiap-tiap komputer bisa membingungkan). Oleh karena itu, jaringan ini biasanya hanya digunakan untuk skala kecil.

Sementara itu, Jaringan tipe Client/Server terdiri dari sebuah komputer server yang berkemampuan tinggi (sebagai pusat segala macam proses; pengolahan data, penyimpanan) dan beberapa client (untuk input/output data dari dan ke pemakai). Karena adanya sentralisasi data (pada server), maka pengaturan keamanan dan manajemen data jadi lebih mudah dilakukan. Sebenarnya tipe Client/Server ini perkembangan dari jaringan tipe awal, yakni terminal (tempat input/output, tanpa kemampuan pengolahan), dan mainframe(tempat sebenarnya dari kegiatan komputasi). Bedanya adalah pada jaringan Client/Server. Komputer Client memiliki kemampuan pengolahan data, dan sering kali penyimpanan data sendiri( Meskipun amat kecil dibandingkan dengan kemampuan server). Perkembangan jaringan pada tipe ini, bila sewaktu waktu diperlukan, juga dapat dilakukan tanpa mengalami banyak kesulitan hingga keskala besar. Namun, sebagi salah satau kelemahannya sekali server ini lengser (Misalnya karena rosesor gagal), maka seluruh jaringan akan ikut down. Oleh karena itu, Server server yang ada sekarang biasanya dilengkapi dengan berbagai perangkat untuk mencegah timbulnya kerusakan/gangguan semacam itu.

Bagaimana dengan jaringan jaringan super besar ? Jaringan raksasa ini sebenarnya hanya merupakan penggabungan dari jaringan jaringan yang lebih kecil. Untuk mengghubungkanjaringan jaringan tersebut,digunakan perangkat perangkat keras berupa bridge, router ataupun gateaway.

Bridge, atau jembatan, adala sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan dua buah jaringanyang lebih kecil dengan protocol yang sama ("Protokol" adalah cara/gaya "bicara" komputer dalam jaringan. Contohnya adalah TPCP/IP, protocol Internet). Bridge dapat menghubungkan jenis jenis komputer yang berbeda, selama protokol nya masih sama.

dalam menjalankan fungsinya, bridge melakukan penyaringan, untuk menghindari kepadatan lalu lintas jaringan yang tidak perlu. Misalnya saja, pada jaringan diatas, bila salah satu komputer dibagian (segmen) B hendak mengirim paket data ke komputer lain di A, maka bridge akan menyalurkan paket itu ke bagian A Namun, jika paket dikirim oleh salah satu komputer ke segmen B, ditujukan ke komputer lain di segmen yang sama, maka bridge tidak akan melewatkan paket itu ke segmen A, agar saluran di segmen A tidak terpenuhi data yang tidak perlu, Meskipun begitu bridge akan tetap membaca dan menerjemahkan paket tersebut

 

 
HaCkiNg