detikcom, Jumat, 30/12/2005 00:23 WIB
Polda NTT Tingkatkan Pengamanan di Gereja-gereja
Emmy F - detikcom
Kupang - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur akan meningkatkan pengamanan
di seluruh gereja di Kota Kupang pada malam pergantian Tahun Baru. Langkah ini
diambil menyusul adanya ancaman teror bom melalui pesan singkat (SMS) ke studio
Radio Suara Timor, Rabu (28/12/2005) malam kemarin.
Menurut Kepala Polda NTT Komisaris Besar Polisi Robertus Belarminus Sadarum,
ancaman teror dikirim ke Radio Suara Timor dengan isi pesan singkat antara lain,
"Malam tahun baru, 31 gereja di Kota Kupang akan ikut jejak Bali. Penanggungjawab
JI Wilayah Timur", dan tulisan "Jihad untuk Muhammad SAW" dari nomor telepon
seluler 0815 29049587.
Kapolda, saat dihubungi di Kupang, Kamis (29/12/2005) sore, menyatakan pihaknya
serius menanggapi ancaman teror bom tersebut dan akan memperketat pengawasan
di gereja-gereja meskipun tidak akan menambah jumlah personil. "Untuk mendukung
pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda menyiagakan sekitar 2.252 personil
gabungan," katanya.
Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia NTT, H. Abdul Kadir Makarim, yang
dihubungi terpisah mengatakan organisasi JI tidak ada di NTT dan kemungkinan besar
aksi teror tersebut sengaja disebar oleh orang iseng. Meski demikian, Makarim
menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik.
Hasil pantauan di sejumlah gereja di Kota Kupang menunjukan, aparat kepolisian
bersiaga penuh di sebagian besar gereja yang sementara mempersiapkan kebaktian
malam tahun baru. Selain mengatur kelancaran lalulintas, aparat kepolisian sibuk
mengamati sebagian jemaat yang mengikuti kebaktian perjamuan kudus.(gtp)
© 2005 detikcom, All Rights Reserved.
|