The Cross

 

Ambon Berdarah On-Line
News & Pictures About Ambon/Maluku Tragedy

 

 


 

 

 

KOMPAS


KOMPAS, Kamis, 15 Desember 2005

Dokter Enggan Ditempatkan di Maluku

Ambon, Kompas - Provinsi Maluku masih sangat kekurangan tenaga dokter, terutama untuk melayani penduduk di pulau-pulau dan desa terpencil.

Saat ini dokter yang tersedia baru 70 orang. Akibatnya, sejumlah kasus kesehatan di pulau-pulau dan desa terpencil termasuk gizi buruk tidak bisa terdeteksi dan tertangani. Dengan 17 gugus pulau yang meliputi 56 kecamatan, setidaknya dibutuhkan 150 dokter yang terdiri atas dokter umum dan dokter gigi.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dr Rukiah Marasabessi di Ambon, Rabu (14/12). Menurut Rukiah, berbagai kemudahan dan insentif yang ditawarkan pemerintah tidak berhasil menggugah para dokter untuk mau ditempatkan di Maluku.

Beberapa kemudahan dan insentif yang ditawarkan antara lain pengangkatan dengan hanya masa dua tahun tugas di pulau terpencil. Selain itu, gaji Rp 5.000.000 per bulan dari pemerintah pusat, belum termasuk insentif dari pemerintah kabupaten, serta kemudahan lainnya.

Kondisi pulau yang terpencil, daya beli masyarakat yang kurang, serta hilangnya kesempatan membuka praktik di luar menjadi alasan keengganan dokter ditempatkan di Maluku. (ren/doe)

Copyright © 2002 Harian KOMPAS
 


Copyright © 1999-2002 - Ambon Berdarah On-Line * http://www.go.to/ambon
HTML page is designed by
Alifuru67 * http://www.oocities.org/haroekoe
Send your comments to alifuru67@yahoogroups.com
This web site is maintained by the Real Ambonese - 1364283024 & 1367286044