Liputan6.com, 26/12/2005 07:10
Pengungsi di Ternate Marah
[PHOTO: Sejumlah pengungsi menghadang Gubernur Maluku Utara di Ternate.]
Para pengungsi mencegat Gubernur Maluku Utara Thaib Armaiyn untuk
mempertanyakan dugaan korupsi dana pengungsi Rp 13 miliar. Thaib berjanji segera
mengusut temuan ini dan membantah jajarannya terlibat.
Liputan6.com, Ternate: Ratusan pengungsi menghadang Gubernur Maluku Utara
Thaib Armaiyn di Ternate, Maluku Utara, baru-baru ini. Mereka marah lantaran adanya
dugaan penyelewengan bantuan pengungsi yang mencapai Rp 13 miliar. Para
pengungsi juga mempertanyakan pemulangan mereka ke kampung halaman.
Dugaan penyelewengan dana bantuan pengungsi ini mencuat dalam sidang paripurna
DPRD Maluku Utara yang juga dihadiri Thaib. Diduga, penyunatan bantuan ini
dilakukan oleh pegawai pemerintah setempat dan kontraktor. Kepada para pengungsi,
Thaib mengaku bakal menelisik temuan ini. Namun Thaib membantah tudingan
pemerintah setempat tak mengurusi pengungsi. Sementara tim panitia khusus
pengungsi DPRD Provinsi Maluku Utara akan mengadukan temuan korupsi ini [baca:
Gubernur Malut Diduga Korupsi Rp 220 Miliar].(YAN/Sawaludin Damopoli)
Copyright (c)2000-2005 Surya Citra Televisi - All Rights Reserved
|