SUARA PEMBARUAN DAILY, 26 Desember 2005
Ansor, KWI dan PGI Sepakati Pengamanan Natal dan Tahun Baru
JAKARTA - Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Konferensi Waligereja
Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyepakati
dilakukannya pengamanan bersama Natal dan Tahun Baru 2006. Dengan
kesepakatan ini, GP Ansor-badan otonom di bawah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
(PBNU)-akan mendirikan 397 posko di seluruh Indonesia dengan tugas utama
mengamankan gereja.
Menurut Ketua Umum GP Ansor, Saifullah Yusuf, seusai penandatanganan
kesepakatan, Jumat (23/12) malam, di Kantor Pusat GP Ansor, organisasi yang
dipimpinnya akan mengerahkan tidak kurang dari satu juta anggotanya yang
tergabung dalam Bantuan Serba Guna (Banser) untuk melakukan tugas tersebut.
"Semuanya di bawah kendali Komandan Satuan Koordinasi Nasional (Dansatkornas)
Banser, saudara Tatang Hidayat bekerja sama dengan aparat Kepolisian," kata
Saifullah.
Kesepakatan semalam ditandatangani oleh Ketua Umum GP Ansor, Saifullah Yusuf,
Sekjen KWI Romo Sigit Pramudji, Sekum PGI Richard Daulay, dan Dansatkornas
Banser Tatang Hidayat. Menurut Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah
Tertinggal itu, kerja sama pengamanan Natal dengan PGI dan KWI ini adalah bentuk
nyata keberagaman bangsa Indonesia dan kecintaan sekaligus penghormatan Ansor
terhadap sesamanya.
Romo Sigit Pramudji dalam sambutannya menyatakan terima kasih dan bangga atas
kerja sama tersebut dan dikatakannya, hal ini merupakan bentuk nyata pluralitas
bangsa Indonesia yang saling menghormati. Menurutnya, umat Katolik dan Kristen di
Indonesia tidak akan pernah lupa pada jasa anggota Banser dan Ansor yang sampai
rela mengorbankan nyawanya ketika sebuah gereja Katolik di Mojokerto, Jawa Timur
dibom, beberapa tahun lalu. (Y-3)
Last modified: 26/12/05
|