detikcom, Selasa, 30/08/2005 15:33 WIB
Tersangka Bom Ambon Tewas Karena Pendarahan Luka
Tembak
Veronika Kusuma Wijayanti - detikcom
Jakarta - Salah satu tersangka pelaku peledakan bom di Pasar Mardika, Ambon,
bernama Aden (Ad), akhirnya meninggal akibat pendarahan luka tembak di kakinya.
Aden meninggal tadi pukul 04.00 WIT, Selasa (30/8/2005) , di Rumah Sakit Polri
Ambon.
Menurut Pejabat Harian Kabid Penum Mabes Polri Kombes Pol Faud Usman
Nasution, Aden tertembak saat ditangkap pada 26 Agustus lalu. Namun Faud
menolak mengungkapkan kronologi kejadian dan pelaku penembakan pada
penangkapan yang dilakukan pada pukul 02.40 WIT itu.
"Sewaktu penangkapan di Desa Ketapan, Seram Barat, memang terjadi penembakan.
Namun karena lokasi penembakan dengan kota Ambon jauh, Aden kemungkinan
terlambat dilakukan perawatan," kata Usman dalam jumpa pers di Bareskrim Mabes
Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Selasa (30/8/2005).
Saat ini, lanjut Usman, Polda Maluku sedang mengintensifkan pemeriksaan terhadap
delapan orang saksi peledakan bom di Pasar Mardika, Ambon. "Masih sebagai saksi.
Apabila ada bukti akan ditetapkan sebagai tersangka."
Kedelapan orang itu yakni Ongen Rahyantel, Faisal Rahman, Salim Rumbia,
Salamun alias Amun, Sadi Kaligi, Thamrin Martatita, Marwan Leka alias Tata alias
Tajal, dan Hasan Palisoa. (gtp)
© 2005 detikcom, All Rights Reserved.
|