The Cross

 

Ambon Berdarah On-Line
News & Pictures About Ambon/Maluku Tragedy

 

 


 

 

 

SuaraKarya


SuaraKarya, Minggu, 5 Juni 2005

Dua Tersangka Diduga Sembunyi di Togean

JAKARTA (Suara Karya): Tim gabungan Mabes Polri, Polda Sulteng, serta Polres Poso mengepung sebuah pulau di gugusan Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Unauna (Touna), Sulteng, karena diduga menjadi tempat persembunyian ER dan AT -- keduanya tersangka pelaku pemboman di Pasar Tentena, Poso, Sabtu pekan lalu. ER dan AT diduga melarikan diri ke salah satu pulau di gugusan Kepulauan Togean ini setelah melakukan aksi pemboman.

ER dicurigai sebagai salah satu pelaku bom Tentena karena pada stang sepeda motor yang dikendarainya ditemukan serbuk kimia berupa TNT dan amonium florat yang identik dengan barang bukti temuan di tempat kejadian peledakan. Sedang AT diperkirakan terlibat langsung dalam peledakan bom di Tentena ini.

Informasi di Mabes Polri, Sabtu kemarin menyebutkan, pengepungan dilakukan setelah diperoleh laporan masyarakat yang menyebutkan adanya kegiatan mencurigakan di salah satu pulau. Kedua tersangka, sebelum terjadi peledakan, juga beberapa kali terlihat di pulau itu dan melakukan kegiatan yang sangat tertutup.

Ketua Tim Penyelidik Kasus Bom Tentena Kombes Pol Tatang Somantri mengungkapkan, selain melakukan pencarian tersangka di beberapa pulau di gugusan Kepulauan Togean, pihaknya juga memperluas upaya pencarian. "Selain di sekitar Wakai (berada di Pulau Batudaka, Kepulauan Togean), polisi saat ini kembali memfokuskan pencarian di Desa Pandan Jaya (Kabupaten Morowali)," katanya.

Menurut Tatang, berbagai kemungkinan perlu dilakukan untuk mencari tersangka, termasuk mengembangkan area pencarian. Dengan formasi tim yang berbeda namun tetap dalam satu misi, katanya, diharapkan diperoleh hasil menggembirakan.

Sementara itu, ND yang mengaku sebagai salah satu pelaku peledakan bom di Tentena, Jumat lalu menyerahkan diri di Polsek Wakai, Kabupaten Touna -- pemekaran Kabupaten Poso. Selanjutnya ND dibawa ke Mapolres Poso untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Dengan penyerahan diri ND, jumlah tersangka kasus peledakan bom Tentena menjadi 18 orang. Sebanyak 10 tersangka masih ditahan di Mapolres Poso.

Sejauh ini belum diperoleh keterangan resmi aparat kepolisian menyangkut hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka ND yang menyerahkan diri.

Sementara sumber di Polres Poso menyebutkan, mereka yang sudah dijadikan tersangka dalam kasus peledakan bom di Tentena dan telah menjalani penahanan, antara lain, Hasman (Kepala Rutan Poso), AKS (Kepala Panti Jompo Tentena), Juf, Sur, Is, TF, Sud, Ay, Jun, Sah, Buh, dan Rf. "Termasuk WD, anggota Polsek Poso Pesisir kini dalam pemeriksaan intensif tim penyidik," kata sumber.

Dari Solo, Jateng, diperoleh laporan bahwa Polwil Surakarta sedang melakukan pengejaran terhadap salah satu tersangka pelaku peledakan bom Tentena di wilayah hukumnya. Kapolwil Surakarta Kombes Pol Abdul Madjid menuturkan, tersangka yang diidentifikasi berinisial AM itu disebut-sebut berasal dari Dusun Juwangi, Desa Juwangi, Kecamatan Juwangi, Boyolali. Meski diketahui sebagai warga Juwangi, tersangka sudah sejak tahun 1980-an merantau ke Ambon.

Tapi Kepala Desa Juwangi Djoko Prasetyo menepis bahwa AM adalah salah satu warga desa itu. Menurut dia, tidak ada warga yang berinisial AM di daerahnya. Tetapi dia mengaku ada salah satu warga yang bernama Hadjid pindah ke Ambon. "Tetapi namanya bukan AM seperti yang diberitakan di koran-koran," katanya. (Joko/Ant/Endang)

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
 


Copyright © 1999-2002 - Ambon Berdarah On-Line * http://www.go.to/ambon
HTML page is designed by
Alifuru67 * http://www.oocities.org/hoelaliejoe
Send your comments to alifuru67@yahoogroups.com
This web site is maintained by the Real Ambonese - 1364283024 & 1367286044