|
KEUNTUNGAN
MENJADI ANGGOTA IDENTIC
A.
Keuntungan Langsung
- Sebagai anggota
/ distributor Identic akan mendapatkan potongan harga ( rabat ) untuk setiap 1
macam product yang dibeli. Besarnya potongan harga yang diberikan Perusahaan adalah
20% - 35% dari harga jual (konsumen). Selisih harga antara harga distributor
dengan harga jual kepada konsumen inilah yang disebut sebagai keuntungan langsung.
- Selain keuntungan
langsung dari potongan harga, bagi anggota / distributor yang telah mencapai minimal
jenjang karier Senior Distributor (SD) dan melakukan kewajiban tutup point setiap
bulannya seperti yang ditentukan, akan mendapatkan tambahan potongan yang disebut
sebagai Bonus Pribadi.
- Bonus Pribadi dihitung
dari jumlah point value yang dikumpulkan setiap bulannya dikalikan dengan % bonus
yang disediakan. Besarnya % tergantung pada jenjang karier distributor tersebut.
- Tabel bonus pribadi
untuk setiap jenjang karier yang diberikan adalah
|
Jenjang Karier
|
% Bonus Pribadi
|
|
Distributor (D)
|
0%
|
|
Senior Distributor (SD)
|
5%
|
|
Sales Manager (SM)
|
10%
|
|
Senior Sales Manager (SSM)
|
15%
|
|
General Sales Manager (GSM)
|
18%
|
|
Executive Sales Director
(ESD)
|
21%
|
Catatan :
- Semua perhitungan
bonus didasarkan kepada jumlah point value (pv) yang didapat
- kewajiban minimal
tutup point setiap bulan adalah 25.000 pv untuk seluruh jenjang karier.
- Seluruh pendapatan
bonus yang diterima anggota akan dipotong dengan pajak penghasilan 10%, dengan
jumlah minimal Rp 240.000,- sebelum pajak ( penghasilan bruto ).
kembali
B.
Bonus Jaringan
- Bonus jaringan adalah bonus
yang didapat seorang anggota dikarenakan jenjang kariernya lebih tinggi dari jenjang
karier downlinenya .
- Bonus jaringan didapat apabila
anggota ybs berposisi jenjang karier minimal 1 tingkat lebih tinggi dari jenjang
karier downlinenya.
- Untuk mendapatkan Bonus
Jaringan, jenjang karier yang harus dicapai adalah minimal sebagai Senior Distributor.
- Tabel Bonus Jaringan untuk
semua jenjang karier yang ada adalah :
|
Posisi
Dline
|
Posisi
Anggota
|
|
D
|
SD
|
SM
|
SSM
|
GSM
|
ESD
|
|
D
|
-
|
5%
|
10%
|
15%
|
18%
|
21%
|
|
SD
|
-
|
-
|
5%
|
10%
|
13%
|
16%
|
|
SM
|
-
|
-
|
-
|
5%
|
10%
|
11%
|
|
SSM
|
-
|
-
|
-
|
-
|
3%
|
6%
|
|
GSM
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
3%
|
|
ESD
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
- Berikut contoh
diagram cara menghitung bonus jaringan :

Tabel
% Bonus Jaringan
|
Posisi Dline
|
Nama group
|
% Bonus
|
|
D
|
D
|
18%
|
|
SD
|
C
|
13%
|
|
SM
|
B
|
8%
|
|
SSM
|
(A+E) + (F+I) + (G+J)
|
3%
|
|
GSM
|
(H+K)
|
0%
|
Penjelasan :
- Bonus dari group
SD hanya berasal dari C, karena G dan J dihitung ke dalam jenjang karier SSM.
- Bonus dari group
SM hanya berasal dari B, karena F dan I dihitung ke dalam jenjang karier SSM.
- E dihitung kedalam
group SSM, karena sponsornya A telah mencapai jenjang karier SSM
- I dihitung kedalam
group SSM, karena sponsornya F telah mencapai jenjang karier SSM
- J dihitung kedalam
group SSM, karena sponsornya G telah mencapai jenjang karier SSM
- Group H dan K tidak
memberikan bonus jaringan, karena H telah mencapai jenjang karier yang setara
dengan Anda dan K berada dalam group H.
kembali
C.
Manager Breakaway Plus Leadership Bonus (MBLDB)
- MBLDB merupakan
bonus yang didapat oleh anggota yang telah mencapai jenjang karier minimal Sales
Manager (SM)
- Apabila seorang
upline telah mencapai posisi Manager ( minimal SM ) dan memiliki downline yang
berposisi Manager pula, maka posisi downline tersebut dapat lebih tinggi , sama
, atau lebih rendah dari uplinenya.
- Jika posisi downline
lebih tinggi atau setara, maka uplinenya tidak lagi dapat menikmati bonus jaringan.
Untuk itu upline masih dapat menikmati bonus Manager Breakaway dari downlinenya
bila memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Lihat
contoh diagram dibawah : Bonus jaringan tidak dapat dinikmati oleh SSM dari group
GSM. Manager Breakaway berlaku untuk keadaan seperti ini
- Apabila jenjang
karier dline tsb lebih rendah, maka anggota tersebut selain telah menikmati bonus
jaringan berkesempatan pula mendapatkan Bonus Leadership apabila memenuhi
persyaratan yang ditentukan.

Lihat contoh diagram diatas : Bonus jaringan telah dinikmati oleh GSM dari group
SM. Leadership Bonus berlaku untuk keadaan seperti ini
- Persyaratan yang
harus dipenuhi untuk mendapatkan MBLDB adalah :
“ total PV dari
dline yang berposisi dalam group D dan SD ( diluar group Manager ) serta pembelian
pribadi mencapai minimal 1.000.000 pv “
Persyaratan ini dinamakan
PGS = Pribadi + D + SD minimal 1.000.000 pv
- Perhitungan MB dan
LD dilakukan secara bersama-sama berdasarkan tabel kedalaman menurut jenjang karier
anggota ybs, sbb :
|
Posisi
|
Level I
|
Level II
|
Level III
|
Level IV
|
|
SM
|
5%
|
|
|
|
|
SSM
|
5%
|
3%
|
|
|
|
GSM
|
5%
|
3%
|
2%
|
|
|
ESD
|
5%
|
3%
|
2%
|
1%
|
- Bonus Manager Breakaway
dan Leadership Bonus untuk seorang manager adalah jumlah PV dari “group manager
tersebut beserta dlinenya yang masih berposisi D dan SD” dikalikan dengan
% bonus dari level yang bersesuaian.
- Contoh perhitungan
MBLDB ( dianggap semua Manager memenuhi PGS 1 juta pv )

MBLDB untuk Anda ( GSM )
|
Level
|
Group Manager
|
% Bonus
|
|
I
|
A + B + G
|
5%
|
|
II
|
(E+H) + (F+I) + J
|
3%
|
|
III
|
K
|
2%
|
|
IV
|
-
|
0%
|
- Pada perhitungan
MBLDB digunakan system pus-up. Ini berarti jika seorang manager tidak memenuhi
persyaratan PGS ( tidak tercapai minimal 1.000.000 pv), maka % bonus dan tingkatan
level dalam perhitungan MBLDB akan diberikan kepada uplinenya ( manager ) yang
berhasil memenuhi persyaratan PGS.
- Contoh MBLDB dengan
system push-up

Keterangan : Untuk lingkaran yang diarsir menandakan anggota tersebut memenuhi
PGS 1.000.000 pv, dan yang tidak diarsir menandakan tidak terpenuhinya PGS 1.000.000
pv
Level MBLDB yang
didapat :
¨ Dari Level-I
: (A1) + (A2) + (A3+B3+B4+C4)
¨ Dari Level-II
: (B1+C1)+(B2) + (C3) + (D4)
¨ Dari Level-III
: (D1) + (C2+D2) + (D3)
kembali
D.
ROYALTI BONUS ( RB )
- Royalti Bonus diberikan
kepada para anggota yang telah berhasil mencapai jenjang karier Executive Sales
Director (ESD)
- Besarnya Royalti
Bonus yang disediakan adalah 2% dari total point value (PV) yang diperoleh Perusahaan
setiap 1 bulan periode berjalan.
- Royalti Bonus dihitung
dengan menggunakan system perhitungan point tersendiri berdasarkan aktifitas pembelian
jaringan yang telah dimilikinya.
- Tata cara perhitungan
point RB diatur sbb :
- Perhatikan tabel
dibawah ini :
|
Jenjang Karier
|
Kelipatan PV
|
Point Didapat
|
|
Pembelian Pribadi (ESD)
|
10.000 pv
|
20
|
|
Distributor (D)
|
10.000 pv
|
10
|
|
Senior Distributor (SD)
|
10.000 pv
|
10
|
|
Sales Manager (SM)
|
25.000 pv
|
10
|
|
Senior Sales Manager (SSM)
|
40.000 pv
|
10
|
|
General Sales Manager (GSM)
|
50.000 pv
|
10
|
- Point yang didapat
seorang ESD dari tabel diatas dinamakan sebagai Point Royalti Bonus = PRB
- Seluruh PRB dari
setiap anggota ESD dijumlahkan dan ditetapkan sebagai Total Point Royalti Bonus
= TPRB
- Untuk mengetahui
nilai rupiah (Rp) bagi setiap 1 point PRB dihitung dengan cara (Total PV x 2%
) : TPRB = (point-Rp)
- Besarnya Royalti
Bonus yang didapat setiap anggota ESD adalah perkalian antara (point-Rp) dengan
PRB yang dimilikinya.
kembali
E.
EXECUTIVE INCENTIVE BONUS ( EIB )
- EIB diberikan untuk
seorang ESD apabila ESD tersebut belum memiliki minimal 1 anggota dlinenya mencapai
jenjang karier ESD.
- Besarnya EIB yang
disediakan adalah 1% dari total seluruh Point Value (PV) yang didapat Perusahaan
dalam 1 periode bulan berjalan.
- Persyaratan agar
seorang ESD dapat menikmati EIB adalah Pembelian untuk group SM dan group SSM
minimal 5.000.000 pv. Persyaratan ini disebut sebagai (GS-SM,SSM) = group sales
SM,SSM
- Perhitungan EIB
menggunakan system perhitungan point :
- Nilai point seperti
yang tercantum dalam tabel tata cara perhitungan untuk Royalti Bonus ( lihat
penjelasan tentang Royalti Bonus ).
- Point yang didapat
seorang ESD untuk EIB dinamakan P-EIB.
- Jumlah seluruh
P-EIB yang berasal dari setiap angggota ESD disebut sebagai T-PEIB
- Untuk mengetahui
nilai rupiah (Rp) bagi setiap 1 point P-EIB dihitung dengan cara (Total PV x 1%
) : T-PEIB = (point-Rp)
- Besarnya EIB yang
didapat untuk anggota ESD yang memenuhi persyaratan adalah perkalian antara (point-Rp)
dengan P-EIB yang dimilikinya.
kembali
F.
BONUS EXECUTIVE NETWORK ( NEB )
- NEB diberikan bagi
seorang ESD apabila ESD tersebut telah memiliki minimal 1 anggota dlinenya mencapai
jenjang karier ESD.
- Persyaratan untuk
mendapatkan NEB adalah :
- Pembelian group
SM dan SSM (GS,SM,SSM) minimal senilai 6.000.000 pv
- Omzet setiap group
ESD pertama dibawahnya minimal 15.000.000 pv.( diluar group ESD lainnya ).Lihat
gambar dibawah ini :
- Misalkan A1 mencapai
omzet 18.000.000 pv ( diluar omzet B1)
- Misalkan A3 mencapai
omzet 10.000.000 pv ( diluar omzet B3)
- Misalkan B1 mencapai
omzet 9.000.000 pv
- Misalkan B2 mencapai
omzet 25.000.000 pv
- Misalkan B3 mencapai
omzet 15.000.000 pv
- ( seluruh Anggota
dianggap mencapai GS,SM-SSM 6.000.000 pv )
Untuk contoh bagan
diatas, maka Anda (ESD) akan mendapatkan NEB sbb :
- Dari group A1 dan
B1 ( walaupun B1 tidak mencapai 15.000.000 pv )
- Dari group B2 (
A2 tidak dihitung dalam NEB, karena belum ESD )
“NEB tidak didapat
dari group A3 dan B3, karena A3 sebagai ESD-1 Anda tidak memenuhi persyaratan
minimal 15.000.000 pv, walaupun B3 memenuhi persyaratan minimal 15.000.000 pv“
- Ketentuan besarnya
% bonus NEB
- % bonus disediakan
hingga kedalaman 3 level.
- Besarnya % bonus
adalah 4% - 7% dari total PV setiap omzet group ESD yang berada dibawahnya.
- % bonus disusun
dalam tabel seperti dibawah ini :
|
Level
|
% maksimal
|
% proporsional
|
|
I
|
4%
|
0%-4%
|
|
II
|
2%
|
0%-2%
|
|
III
|
1%
|
0%-1%
|
Keterangan :
- Untuk mendapatkan
% maksimal, minimal omzet ESD yang berada dibawahnya adalah 30.000.000 pv
- % proporsional adalah
apabila omzet ESD yang berada dibawahnya berada pada nilai 0 pv – 29.999.999 pv
Contoh : untuk group
A1 diatas, maka nilai NEB adalah :
% proporsional =
18.000.000 / 30.000.000 * 4% = 2.4%
nilai NEB = 18.000.000
pv x 2.4% = Rp 432.000,-
- Pada perhitungan
NEB digunakan system pus-up. Ini berarti apabila seorang ESD yang seharusnya berhak
mendapatkan NEB namun tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan, maka % bonus
dan tingkatan level dalam perhitungan NEB akan diberikan kepada uplinenya (ESD)
yang berhasil memenuhi persyaratan untuk mendapatkan NEB. Lihat contoh berikut
:
- Misalkan A1 mencapai
omzet 18.000.000 pv ( diluar omzet B1)
- Misalkan A2 mencapai
omzet 18.000.000 pv ( diluar omzet B1)
- Misalkan B1 mencapai
omzet 22.000.000 pv
- Misalkan B2 mencapai
omzet 9.000.000 pv
- Misalkan C1 mencapai
omzet 15.000.000 pv
- Misalkan C2 mencapai
omzet 7.000.000 pv
- Misalkan C3 mencapai
omzet 35.000.000 pv
- Misalkan C4 mencapai
omzet 9.000.000 pv
- ( seluruh Anggota
dianggap mencapai GS,SM-SSM 6.000.000 pv )
Level NEB yang didapat
adalah :
¨ Dari Level I :
group A1 dan (A2|+B2+C4)
- A1 sebagai Level-I
karena memenuhi syarat.
- A2 sebagai Level-I
karena memenuhi syarat.
- B2 sebagai Level-I
karena A2 tidak mendapat NEB dari B2 ( < 15 juta pv )
- C4 sebagai Level-I
karena B2 tidak mendapat NEB dari C4 ( < 15 juta pv )
¨ Dari Level II :
group (B1+C2) dan (C3)
- B1 sebagai Level-II
karena A1 mendapat NEB dari B1
- C2 sebagai Level-II
karena B1 tidak mendapat NEB dari C2 ( < 15 juta pv ), sedangkan A1 mendapat
NEB dari B1.
- C3 sebagai Level-II
karena B2 mendapat NEB dari C3, tapi A2 tidak mendapat NEB dari B2
¨ Dari Level III
: group (C1)
- C3 sebagai Level-III
karena B1 mendapat NEB dari C3, dan A1 mendapat NEB dari B1
kembali
G.
JASA SPONSORING
Salah satu keberhasilan
di bisnis MLM Identic adalah berlangsungnya proses duplikasi antara sponsor dengan
downlinenya. Proses duplikasi sangat dibutuhkan dalam proses upaya kenaikan jenjang
karier, yaitu perlunya penambahan anggota jaringan maupun peningkatan omzet group
untuk memenuhi persyaratan TAGS yang ditentukan. Penambahan anggota jaringan dengan
cara rekruting dan sponsoring adalah salah satu cara untuk mewujudkannya.
Perusahaan menyediakan
bonus khusus bagi anggota yang berhasil melakukan rekrutan / sponsoring setiap
bulannya. Bonus ini disebut sebagai Jasa Sponsoring.
Ketentuan mengenai
pemberian Jasa Sponsoring adalah sbb :
- Dihitung setiap
bulan berdasarkan jumlah downline baru yang didapat.
- Diberikan untuk
rekrutan secara langsung ( dline langsung / dl-1 ) maupun rekrutan secara tidak
langsung (dline-2) sampai dengan dline-5
- Besarnya jasa sponsoring
adalah :
- Rp 5.000 / orang
untuk rekrutan secara langsung ( dl-1).
- Rp 2.500 / orang
untuk rekrutan secara tidak langsung ( dl-2 s/d dl-5 ).
- Untuk menikmati
jasa sponsoring yang berasal dari dl-2 dst, setidaknya seorang anggota / distributor
harus melakukan pembelian senilai 25.000 pv
- Jasa Sponsoring
untuk dl-2 s/d dl-5 berlaku sistem push-up.
Contoh perhitungan
jasa sponsoring :
Misalkan pada bulan
I Anda merekrut 6 anggota baru. Bulan berikutnya Anda dapat saja tidak merekrut
anggota, namun berusahalah agar dapat membantu downline Anda tersebut untuk melakukan
hal yang sama seperti Anda merekrut pada bulan I. Jasa Sponsoring yang akan diperoleh
selama 5 bulan berikutnya akan tampak seperti gambar dibawah ini :

kembali
|