.

Home

MENINGGALKAN PERBUATAN SIA-SIA

"Dari Abu Hurairah, ia berkata : Rasulullah s.a.w bersabda: Pertanda baiknya Islam seseorang yaitu ia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya".
[H.R. Tirmidzi, hadits hasan]

KETERANGAN :
Hadits ini berlaku umum, yaitu meninggalkan perbuatan dan pembicaraan yang tidak berguna.
Segala perbuatan tidak berguna menurut pandangan Allah, berarti perbuatan yang tidak berguna bagi orang Islam. Semua perbuatan-perbuatan yang dikerjakan oleh seseorang tidak diridlai Allah berarti sia-sia. Maka usaha orang untuk mendapatkan pujian, kebesaran dunia, kemasyhuran, perbuatan seperti ini adalah sia-sia bagi Muslim.
Menggunakan waktu dengan kesibukan-kesibukan yang tidak diridlai Allah, berarti berbuat sia-sia.
Berbicara dan ngobrol yang keluar dari kesopanan Agama Islam, berarti sia-sia.
Untuk mengukur apakah perbuatan, waktu dan omongan kita itu sia-sia atau tidak ialah apakah perbuatan, waktu dan omongan kita dibenarkan oleh ajaran Islam atau tidak. Setiap perbuatan, waktu dan omongan yang terang-terangan tidak memberikan faedah untuk kebaikan akhlak ke Islaman kita, berarti sia-sia.



--oo 0 oo--


Di kutip dari BERSAMA RASULULLAH SAW DAN TUNTUNAN ETHIKANYA oleh MOH Thalib