.

Home

MENYEBARKAN SALAM

"Dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah SAW, bersabda: Hak seorang Muslim kepada Muslim lainnya ada enam: Apabila engkau berpapasan dengannya, ucapkanlah salam, kepadanya; apabila ia mengundangmu, maka kabulkanlah; apabila ia minta nasehat kepadamu, hendaklah nasehati; apabila ia bersin, lalu mengucapkan Al-hamdulillah, hendaklah kamu sambut dengan yarhamukallah; apabila ia sakit, hendaklah kamu jenguk; dan apabila ia mati, hendaklah kamu antarkan jenazahnya ke kubur". [H.R. Muslim]

Hak ialah sesuatu yang tidak patut ditinggalkan. Mengerjakan "hak" itu adakalanya wajib dan adakalanya sunnah. Dalam riwayat Muslim lainnya disebutkan bahwa menyebarkan salam itu untuk membina rasa saling cinta-mencintai.

"Sesungguhnya sebaik-baik amal yaitu memberi makan dan engkau mengucapkan salam kepada orang yang telah engkau kenal atau belum engkau kenal. [H.R. Bukhari & Muslim]

Mengucapkan "assalamu'alaikum" itu sungguh baik sekali. Sebab dengan mengucapkan ini berarti mendo'akan; "Anda semoga selalu dalam lindungan Allah" atau sama dengan menerima ucapan "Semoga Allah bersama anda dan selalu menyertai anda".

Orang yang menerima ucapan salam ini wajib menjawab, jika ia seorang diri. Dan cukup seorang saja yang menjawab, jika lebih dari seorang. Menjawab ucapan salam itu harus segera. Dan boleh membalas dengan tulisan atau lewat perantara jika orang dalam jarak jauh.

"Apabila seorang diatara kamu bertemu temannya hendaklah ia beri salam. Dan jika antara keduanya dipisahkan oleh pohon atau tembok, lalu bertemu, hendaklah ia beri salam". [H.R. Abu Dawud]

Anas berkata; Para sahabat Rasulullah saw biasa berjalan-jalan. Bila mereka bertemu dengan pohon atau halangan lalu ada yang menyimpang ke kanan dan ada yang ke kekiri. Jika mereka menyusul di belakangnya lalu yang satu beri salam kekepada lainnya.


--oo 0 oo--

Dari buku: Bersama Rasulullah SAW dan Tuntunan Ethikanya