KUNCI UTAMA UNTUK BELAJAR LEBIH CEPAT
Selama bertahun tahun, para ahli yakin bahwa kemampuan belajar seorang individu
merupakan kapasitas yang sudah ditetapkan. Walaupun demikian, dalam dua dasawarsa yang terakhir para ahli psikologi
dan pendidik terkemuka berpendapat yang sebaliknya. "Kita mendapatkan bukti yang makin banyak bahwa kecerdasan
manusia bisa dikembangkan, " kata Jack Lockhead, direktur Cognitive Development Project di Universitas Massachusetts
di Amherst. "Kita tahu bahwa dengan ketrampilan yang semestinya orang benar-benar bisa meningkatkan kemampuan
belajarnya."
Lebih-lebih, ketrampilan ini sifatnya cukup mendasar sehingga hampir setiap orang bisa menguasainya dengan latihan.
Di bawah ini dikumpulkan gagasan dari para ahli di seluruh Amerika, ada cara yang sudah terbukti keampuan belajar
Anda.
1. Lihatlah gambar besarnya lebih dulu.
Jika kita membaca suatu bahan yang baru dan belum dikenal, jangan mencebutkan diri langsung ke dalamnya. Anda bisa
lebih dulu melihat selayang pandang garis besarnya. Lihatlah semua subjudul, keterangan foto dan ringkasan yang
ada. Dengan laporan atau artikel, bacalah kalimat pertama setiap paragraf; dengan buku, lihatlah daftar isi dan
bacalah kata pengantarnya.
Semua tinjauan selayang pandang awal ini akan membantu Anda menanamkan dalam benak Anda apa yang kemudian Anda
baca.
2. Perlambatlah kecepatan dan bicaralah kepada diri sendiri.
Membaca cepat mungkin bagus untuk bahan yang mudah, tapi membaca lebih lambat akan jauh lebih efektif untuk menyerap
hasil karya yang lebih rumit dan menantang. Arthur Whimbey dan Jack Lochead, para pengarang buku teks untuk sekolah
lanjutan atas dan perguruan tinggi Problem Solving and Comprehension, telah memisahkan tiga perbedaan dasar dalam
hal bagaimana cara pelajar yang baik dan yang buruk mempelajari sesuatu :
a. Pelajar yang baik menyuarakan bahan yang dipelajari, perlahan atau dengan keras. Mereka melambatkan kecepatan
membacanya, mendengarkan setiap kata sementara mereka membaca.
b. Pelajar yang baik, jika mendapat hambatan, secara otomatis membaca kembali sampai bisa memahami bahannya. Sebaliknya,
pembaca yang buruk terus saja membaca walaupun tidak menangkap maksudnya pada kesempatan pertama.
c. Pelajar yang baik menjadi "telibat secara aktif" dengan informasi baru, Mereka memikirkan apa yang
dibaca, menantangnya, dan menguasainya.
Pada tahun 1979, Whimbey membperkenalkan metode membaca lambat dengan disuarakan ke dalam program tingkat persiapan
selama lima pekan di Universitas Xavier di New Orleans. Sebagian besar dari 175 orang mahasiswa yang menggunakan
teknik ini melompat dua tingkat dalam comprehension, dan tes kemampuan mereka menghasilkan nilai yang meningkat
14 persen.
3. Berlatihlah dalam teknik meningkatkan kemampuan mengingat.
Contoh teknik mengingat, Dalam belajar bahasa Spanyol, misalnya kata Bebek adalah Pato, Pato kedengaran seperti
dalam bahasa Inggris Pot (panci). Untuk menghubungkan keduanya, kita bisa membayangkan seekor bebek yang berenang
mondar mandir dalam sebuah panci.
4. Susunlah fakta ke dalam kategori.
Dalam suatu penelitian di Universitas Stanford, para mahasiswa diminta mengingat 112 kata. Ini mencakup nama binatang,
jenis pakaian, tipe alat angkutan, dan pekerjaan.Untuk satu kelompok, kata-kata ini dibagi menjadi empat kategori.
Untuk kelompok kedua, kata-kata ini didaftar secara acak. Mereka yang mempelajari bahan ini dalam kategori yang
tersusun secara konsisten mengungguli lainnya, bisa mengingat-ingat kata sebanyak dua sampai tiga kali lipat.
5. Pusatkan perhatian Anda.
Scalpone menyarankan empat teknik lagi untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi dan memusatkan perhatian :
a. Tetapkan waktu dan tempat untuk belajar. Dengan menetapkan lingkungan, Anda menciptakan harapan bahwa kegiatan
belajar akan berlangsung dengan baik.
b. Lawanlah segala hal yang mengalihkan perhatian. Jangan malu-malu untuk menggantungkan tanda "Jangan ganggu
" di pintu. Anda punya hak atas waktu Anda.
c. Cobalah berbagai metode belajar. Membuat bagan, membuat catatan, menyusun garis besar, bahkan bicara kedalam
tape recorder adalah teknik belajar yang meningkatkan konsentrasi. Gunakan ketrampilan belajar apa saja yang paling
Anda sukai. Jadilah orang kreatif.
d. Lakukan monitor terhadap kemajuan Anda. Sibuk tidak selalu sama dengan produktif. Kadang-kadang berhentilah
dan tanyakan kepada diri sendiri : Apakah sekarang ini saya melakukan sesuatu yang bisa membantu pencapaian sasaran
? Kalau jawabannya ya, teruslah bekerja. Kalau tidak, tanyakan kepada diri sendiri apa sebanya. Kalau Anda tidak
mendapat kemajuan karena ketegangan atau kelelahan, beristirahatlah-tanpa rasa bersalah. Istirahat secara teratur
bisa meningkatkan proses belajar.
6. Temukan gaya belajar Anda sendiri.
Gaya belajar bisa bervariasi. Faktor-faktor ini mencakup tingkat kebisingan, pencahayaan, banyaknya bimbingan yang
diperlukan, bahkan pilihan waktu.
Bagaimana gaya Anda sendiri? Cobalah lakukan suatu analisis pribadi. Apa, misalnya, pendekatan Anda untuk merakit
benda yang tercerai berai? Apakah Anda bisa memusatkan perhatian lebih baik di pagi hari atau di sore hari? Dilingkungan
yang bising atau di lingkungan yang tenang? Buatlah daftar semua plus dan minus yang bisa Anda temukan. Kemudian
gunakan daftar ini untuk menciptakan lingkungan belajar yang paling baik bagi Anda.
Apapun gaya yang berhasil bagi Anda. ada kabar baik bahwa Anda bis amengembangkan kemampuan belajar Anda. Dan hal
ini bisa membuat hidup Anda lebih penuh serta lebih produktif.
|