SITUASI POSO MASIH MEMANAS

CONTENTS

Muslim world news On-line

Date of Publication: April 2000
INDONESIAN MUSLIMS FOR GLOBAL PEACE AND JUSTICE

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokaatuh

SITUASI POSO MASIH MEMANAS


Thursday, April 20, 2000/12:40:58 PM

Poso, 20/4 (ANTARA) - Situasi kota Poso, Sulawesi Tengah, hingga Kamis pagi dilaporkan dalam kendali petugas keamanan, meskipun demikian kondisi secara umum dinyatakan masih memanas.

Informasi yang dihimpun ANTARA menyebutkan sejak Rabu malam hingga Kamis pukul 09.00 WITA semua titik kerusuhan telah diblokir oleh aparat keamanan, sehingga tidak ada lagi kontak fisik antar massa bertikai.

Aksi pembakaran rumah penduduk yang sebelumnya hampir setiap jam terlihat dan mengakibatkan langit di atas kota redup karena ditutupi kepulan asap tebal, sejak Rabu malam tak terlihat lagi.

Meskipun demikian, di beberapa tempat, terutama di kelurahan Lombogia dan Kasintuwu --pusat kerusuhan-- masih ada konsentrasi massa di beberapa tempat.

Kegiatan pemerintahan dan perekonomian hingga Kamis pagi juga dilaporkan belum normal, bahkan semua sekolah masih menghentikan kegiatan proses belajar mengajar.

Pihak Polda Sulteng melaporkan situasi keamanan di kota Poso semakin membaik dan telah berhasil dikendalikan aparat keamanan, namun kondisinya masih sangat rawan sebab ada konsentrasi massa di beberapa tempat.

"Situasi kota secara umum sudah berhasil dikendalikan petugas sejak kemarin (18/4)," kata Kapten Alimin, perwira jaga di Polda setempat.

Katanya, kondisi kamtibmas di kota itu masih labil sehingga aparat keamanan masih terus melakukan penjagaan ketat di kawasan-kawasan yang dinilai bisa memicu aksi kerusuhan baru.

Pihak Polda setempat juga menyatakan telah memberangkatkan lagi dua peleton pasukan Brimob dan Perintis ke Poso untuk menambah kekuatan pengamanan dari empat Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan cadangan yang sebelumnya ditempatkan di sana.

"Pasukan cadangan tambahan ini sudah tiba di Poso sejak Rabu malam, dan diharapkan kehadiran mereka semakin mempercepat pemulihan kamtibmas di kota itu," katanya.

Sementara dari Pemda Poso dilaporkan, Wagub Sulteng Haryono Kamis pagi ini akan memimpin rapat koordinasi yang melibatkan muspida, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.

Pemda Kabupaten Poso dengan dipandu Wagub Haryono juga sedang berupaya mengajak semua pihak yang bertikai untuk menyatukan visi.

Kerusuhan bernuansa SARA yang melanda Poso dalam empat hari terakhir itu mengakibatkan enam orang meninggal dunia, puluhan luka berat, serta ratusan rumah penduduk, rumah ibadah, dan sarana pendidikan ludes terbakar.

Tercatat sudah lebih dari 1.200 jiwa kehilangan tempat tinggal. Bahkan ada rumah yang baru selesai dibangun pemiliknya di tempat semula setelah bangunan lama habis dilalap api pada kerusuhan pertama, juga kembali ikut terbakar.

Kerusuhan kedua di Poso itu dipicu oleh ulah sekelompok pemuda iseng yang sedang mabuk-mabukan, padahal sejak pasca kerusuhan pertama di penghujung tahun 1998 aparat keamanan setempat telah menggalakkan operasi penertiban minuman keras (miras).

Dalam operasi tersebut ratusan galon dan ribuan botol miras tanpa label Depkes disita petugas dan kemudian dimusnahkan.

Sekalipun tidak sempat meminta korban jiwa, namun kerusuhan pertama di kota itu telah mengakibatkan lebih 100 orang luka berat dan ringan, serta tercatat sekitar 200 bangunan musnah terbakar, dengan total kerugian harta benda mencapai miliaran rupiah.

(F.PLU03/PLU01/09:25/SU04/ND-05/20/04/:0 12:29)

2004001234 NNNN

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokaatuh

(DI-20/04/00)
Source : ANTARA 20/04/00