|
ANAK
SOPIR
Di sebuah rumah sakit
bersalin, ada seorang suami yang mengantarkan istrinya hendak
melahirkan. Si istri sudah merintih kesakitan. Sang suami kasihan
melihat istrinya. Kemudian sang suami bertanya apakah ada alat yang
bisa memindahkan sakit istri ke suaminya. Kebetulan rumah sakit itu
baru saja menguji coba alat baru yang canggih yaitu bisa memindahkan
sakit istri yang melahirkan kepada suaminya.
Maka
dicobalah alat itu. Pertama dokter menyetel alat itu ke level
pertama, sang istri agak mendingan sakitnya. Sementara sang suami
tersenyum. Melihat sang suami belum kesakitan, maka ditambah lagi ke
level kedua. Namun, sang istri masih tersenyum., sedangkan sang
suami juga senyum.
Dokter
semakin penasaran dan akhirnya memindahkan alat itu ke level
tertinggi. Namun lagi-lagi sang
istri masih tersenyum, begitupun suaminya. Sampai bayi lahir,
pasangan suami istri itu masih tersenyum. “Hebat sekali mereka,
alat sudah sempurna canggihnya,” gumam doketr dalam hati.
Namun
mendadak di pelataran parkir terjadi kegemparan. Tanpa sebab seorang
sopir kejang-kejang dan mati berbarengan dengan proses persalinan
itu. Dokter yang menciptakan alat itu baru teringat, alat itu baru
bekerja dengan sempurna jika bayi yang dikandung adalah darah daging
orang yang mau merasakan sakitnya persalinan. Jadi walaupun suami
sah, namun jika si anak bukan darah dagingnya, dia tidak akan merasa
sakit. “Pantas, suaminya ibu itu senyum-senyum, ee.. sopir
pribadinya mati,” umpat doketr itu sambil geleng-geleng kepala. *gb
====||||====
MANTAN
SUAMI
Di sebuah
rumah bordil, dua orang pelacur, Sandar dan Opi sedang terlibat
obrolan serius. Sandra bertanya kepada Sandra Opi yang jadi primdona.
Selain berdada montok, waniat itu siap diajak main dengan ‘gaya’
apa saja.
Sandra
: Opi,
tamuku ingin mencicipi wanita yang berdada montok, maukah kau
melayaninya ?
Opi
: Apakah tamu kamu itu suka
meremas-remas dada?
Sandra
: Benar, kalau nggak meremas yang
montok dia nggak puas.
Opi
: Apakah tamu kamu juga suka
menggigit payudara?
Sandra
: Benar, katanya kalau dada yang
montok nggak enak kalau nggak digigit.
Opi
: Apakah dilengan kanannya ada
tatto naga dan macan?
Sandra
: Benar
Opi
: Kalau begitu aku nggak bersedia
melayani tamu kamu itu.
Sandra
: Dia berani bayar lima kali
lipat lho. Kenapa kamu tolak?
Opi
: Aku nggak mau
Sandra
: Kenapa!!!
Opi
: Itu pasti suamiku.*gb
====||||====
SATU
SAMA
Seorang hidung belang yang
rada sombong bernama Adit habis
berkencan dengan Joice seorang perempuan malam. Adit masih
memperhatikan Joice saat mengenakan bra pada dadanya yang datar dan
kempes.
“Untuk
apa kau mengenakan bra, toh tidak ada yang perlu kau bungkus di
balik bra itu?” tanya Adit sambil mencibir. Merasa terhina, Joice
sewotnya menjawab, “Usil amat mulutmu. Saat kau mengenakan celana
dalam tadi, aku tidak bilang kalau hal itu juga tidak ada gunanya,
karena memang tak ada yang perlu kau bungkus di balik celana dalammu
itu!!!*gb
====||||====
BANYAK
BULUNYA
Merasa
ada yang tak beres dengan matanya, sore itu Anita berkeinginan
mencari dokter mata yang bisa menyembuhkan keluhannya itu. Setelah
keliling kota, maka didapatlah dokter spesialis mata yang buka
praktek.
Singkat
cerita masukklah Anita ke ruang praktek dan langsung ditangani sang
dokter. Saat itu dokter memeriksa dengan sebuah kaca pembesar,
diarahkan ke wajah wanita bertubuh tambur itu.
“Waduh!!
Ini sudah parah, nyonya!!” ujar sang dokter.
“Parah bagaimana?” potong Anita penasaran.
“Jangan kaget yah??! Ternyata di kornea mata anda sekarang tumbuh
bulu-bulu kasar yang buanyyaakk sekali. Saya kira sebaiknya Anda
harus segera dioperasi saja!!” kata dokter tersebut dengan serius.
“Tapi kalau tak salah yang Anda periksa tadi bukan mata, tetapi
lubang hidung saya dok!” tukas Anita.
Dokter itu hanya terbengong seraya memegangi kaca pembesarnya.*gb
====||||====
|