Bagaimanakah aku bisa bertobat? bagaimana pula aku memberi diri dibaptis? Bukankah dibaptis berarti aku menjadi anggota gereja?
Baiklah. Mari kita jelaskan satu demi satu. Pertama-tama tentang pertobatan.
Beginilah Firman Tuhan di Yehezkiel 18:23 "Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?" pada ayat sebelumnya (Yeh.18:21-22) Tuhan juga berfirman."[21] Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati. [22] Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya."
Dari kedua ayat alkitab itu berarti untuk bertobat Anda harus: 1. Berhenti berbuat dosa. 2. Melakukan Firman Tuhan.
Bagaimana saya bisa berhenti berbuat dosa? Keinginan hati Anda dan kekuatan Allah.
Bagaimana saya bisa melakukan semua yang difirmankan Allah? Roh Kudus Sang Penolong.
Mengapa saya harus bertobat? Tidak bertobat berarti BINASA.
Kalau begitu pertobatan bukanlah pilihan? Tepat sekali.
Mengapa begitu? Karena semua orang sudah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah.
Bagaimana mungkin? Karena semua manusia berada di bawah hukuman dosa.
Termasuk bayi yang baru lahir? Ya.
Kalau begitu bukankah Tuhan tidak adil? Justru itulah keadilan dan belaskasihan Allah. Ia memberikan YESUS sebagai jalan, kebenaran dan hidup.
Saya tidak mengerti...
Allah itu adil. Ia akan menghakimi semua manusia menurut perbuatannya. Tetapi Ia juga Allah yang penuh belas kasihan, yang tidak menghendaki ciptaan-Nya sendiri binasa. Karena itulah Ia memberikan jalan keluarnya. Ia sendiri menjadi Juruselamat dengan menjelma sebagai manusia dan menyelamatkan umat-Nya!
Kerendahan hati adalah kunci menuju pertobatan. Kalau kita merasa benar dan tidak memerlukan pertobatan, maka tidak mungkin kita bertobat.
© 2002 - LamPu PaDanG