PROMAL, 18 February 2006 at 18:16:00
Pembangunan Jembatan Galala-Poka Tunggu Bantuan Jepang
Design jembatan Merah Putih yang menghubungkan desa Galala dan desa Poka,
telah dirampungkan dan hanya menunggu pembuatannya saja. Bahkan jembatan
Merah Putih telah diekspouse di kediaman Gubernur Maluku, saat kunjungan Menteri
Negara Koperasi dan UKM, Surya Darma Ali.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Maluku, Ir. Anthonius Sihaloho,MT, kepada pers,
Jumat (17/2) menjelaskan, ekspouse design jembatan Merah Putih dijadwalkan bulan
Maret mendatang, akan dilakukan di depan Departemen Kimpraswil di Jakarta.
"Designnya sudah dibuat tinggal finalnya saja. Kemarin sudah diekspouse di Mangga
Dua, di kediaman Gubernur Maluku. Nanti ekspouse yang terakhir mudah-mudahan
bulan depan di Departemen Kimpraswil,"katanya.
Menurutnya, panjang jembatan yang menghubungkan Galala dan Poka sekitar 1.200
meter, jenis jembatan Cable Stay dengan bentangan tengahnya sekitar 300 meter.
"Panjangnya sekitar 1.200 meter, jenisnya Cable Stay, bentang yang ditengah sekitar
300 meter. Kemiringannya, jarak antara laut dan jembatan sekitar 30 meter, supaya
kapal-kapal bisa lewat," ujarnya.
Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan Merah Putih yang menelan
dana Rp. 193 miliar, sesuai perhitungan konsultan. Rencana awal pembangunan tiang
jembatan Galala – Poka setinggi 170 meter, tetapi pihak bandara Pattimura
mengkomplainnya karena akan menyulitkan pesawat melakukan manuver saat Take
Off dan Landing. Sehingga diturunkan menjadi 120 meter.
"Rancangan awal tingginya 170 meter, tetapi bandara Pattimura mengkomplain
karena ada jalur pesawat dan bisa terganggu. Sehingga diturunkan menjadi 120
meter, mungkin ada rekayasa teknologi. Sehingga menjadi Rp 193 miliar," tandasnya.
Usulan Dinas Pekerjaan Umum Maluku, menurut Sihaloho, diharapkan dapat disetujui
pemerintah pusat maupun Jepang. Sehingga pembangunan jembatan Galala–Poka
secepatnya dikerjakan. Bahkan Dirjen Bina Marga cukup mendukung rencana
pembangunan jembatan Galala–Poka yang direncanakan dibangun Dinas Pekerjaan
Umum Maluku.
"Pendanaannya, memang kami bersama Gubernur Maluku beberapa waktu lalu sudah
bertemu Dirjen Bina Marga, ini akan diusulkan melalui bantuan Jepang. Sekarang lagi
dibahas di Jepang, kita belum tahu disetujui atau belum. Mudah-mudahan jembatan
Galala-Poka bisa disetujui. Ada 12 kandidat jembatan, jadi yang final 3 jembatan
diantaranya Galala-Poka, jembatan di Kalimantan dan di Sultra. Mudah-mudahan
Maluku bisa disetujui, tinggal direalisir," jelasnya. [D5W]
|