1. Mendukung secara pasif rekayasa ulang
2. Netral terhadap rekayasa ulang
3. Mendukung secara aktif rekayasa ulang
4. Menghambat rekayasa ulang
Akibat langsung dari globalisasi maka sejumlah perubahan besar melanda dunia ini.
Munculnya ekonomi global pasca industri yang berbasis ilmu pengetahuan telah meruntuhkan realitas lama di seluruh dunia.
Mereka terjebak dalam sistim lama yang menghalangi kreatifitas dan melemahkan energi. Organisasi tersebut merupakan jaringan kerja (network) yang lebih menyerupai sistem persyarafan manusia, yang saling berhubungan satu dengan lainnya.
Organisasi yang perlu diisi oleh para wirausahawan atau orang-orang yang memiliki kemampuan enterpreneur dan sanggup memindahkan berbagai sumber ekonomi dari satu daerah dengan produktifitas rendah ke daerah dengan produktivitas lebih tinggi.
Setiap orang mampu menjadi wirausahawan, asalkan organisasinya disusun untuk mendukung kewirausahaan.
Perubahan-perubahan ini akan mengharuskan orang-orang bekerja dan berinteraksi di dalam organisasi pemerintahan ataupun organisasi swasta yang lebih sesuai dengan era tersebut.
Yang menjadi permasalahan bukanlah orang yang bekerja di pemerintahan, melainkan sistem tempat mereka bekerja.
Sistim ini perlu diubah untuk membebaskan energi pegawai yang sangat besar dan mempertinggi kemampuan di bidang pelayanan.
Oleh karena itu diperlukan rekayasa ulang untuk mengubah suatu organisasi dari bentuk yang ada saat ini menjadi bentuk yang sesuai dengan kondisi saat ini.
Sebaliknya, seorang wirausahawan bisa berubah menjadi birokrat apabila organisasinya disusun untuk mendukung birokratis.
Rekayasa ulang bentuk orgsnisasi akan menimbulkan reaksi karyawan yang terbagi dalam empat kelompok yaitu:
1. Pendukung pasif,
2. Orang-orang netral,
3. Pendukung aktif,
4. Penghambat,
mereka mengetahui perlunya untuk melakukan segala sesuatunya secara berbeda, tapi tidak yakin bahwa rekayasa ulang adalah cara yang tepat.
mereka tidak terpengaruh, tidak tertarik pada apa yang akan terjadi
mereka secara aktif terlibat dan mendukung upaya tersebut.
orang yang terikat pada tradisi dan juga karena wilayah kekuasaannya terancam.
Sekali air besar, sekali tepian berubah
Tugas pekerjaan seorang pemimpin
Teliti staf satu persatu
Bermacam pikiran, pendapat lain-lain
Rambut sama hitam, hati siapa tahu
Kepada yang pasif serta netral
Beri semangat mintakan pendapat
Suruhlah belajar sambil menghafal
Supaya gaji bisa meningkat
Lebih ancak-ancak, kurang sia-sia
Perhatikan staf yang over acting
Tampak di luar sangat setia
Dalam lipatan terkadang menggunting
Perhatian khusus agar diberikan
Kepada penentang rekayasa ulang
Ajak berunding sambil makan-makan
Bicara santai bersikap tenang
Ibarat menabuh tong kosong
Tiada isi, bunyinya keras
Itulah sifat manusia pembohong
Banyak bicara, bekerja malas
Inilah petuah orang Melayu
Datang bersama, adalah permulaan
Bekerja sama, tandanya maju
Tetap bersama, bukti keberhasilan