KEBUTUHAN (_______ _______ _______)

Saat ini (_______ _______ _______) (sedang / akan) mendirikan sebuah sistem jaringan terintegrasi yang terletak di _______ _______. (PT. _______ _______ _______) memiliki area seluas 1200 ha., dan di dalam area tersebut, terdapat bangunan untuk proses belajar mengajar serta asrama seluas 250 ha. Pada area tersebut, sudah dibangun 2 buah gedung sentra pendidikan, dan 1 buah gedung asrama, masing-masing seluas 100 m x 50 m. Direncanakan dalam beberapa tahun mendatang, akan terdapat 12 buah gedung sentra pendidikan dan 12 buah gedung asrama.

Masing-masing gedung sentra pendidikan memiliki 4 lantai, yang masing-masing lantainya memiliki 14 ruangan sentra pendidikan dengan ukuran 8 m x 10 m. Sedangkan pada gedung asrama, terdapat 5 lantai yang masing-masing terdiri dari 34 ruangan tidur/belajar.

Pesantren Al-Zaytun berencana untuk menerapkan Sistem Informasi Pendidikan terkontrol yang akan didukung penuh dengan teknologi informasi, mulai dari pendaftaran siswa, asrama siswa, kegiatan sehari-hari siswa, peternakan, kesehatan siswa, dan masih banyak lagi. Untuk menunjang teknologi sistem informasi yang dimaksud di atas, dibutuhkan sebuah infrastruktur yang memadai, baik dari segi hardware, software, jaringan, serta manajemen sistem.

KEBUTUHAN JANGKA PENDEK

Pesantren akan mulai membuka sistem pendidikan SLTP pertama kali pada bulan Juni 1999. Oleh karena itu, seluruh kebutuhan yang harus terpenuhi sampai bulan Juni 1999 dikategorikan sebagai kebutuhan jangka pendek.

Jumlah siswa yang akan diterima pada bulan Juni 1999 ±1000 orang, dengan pembagian per kelas adalah 25 orang, sehingga terdapat sekitar 40 kelas. Masing-masing siswa akan dilengkapi dengan kartu siswa elektronis yang dapat digunakan sebagai absensi kelas, bukti tabungan, alat belanja di koperasi, dll. Untuk tempat tinggal ke-1000 siswa tersebut, pesantren menyediakan 1 buah gedung asrama yang terletak sekitar 400 meter dari gedung sentra pendidikan. Dengan adanya sistem absensi elektronis, setiap kelas membutuhkan sebuah komputer. Selain itu, komputer kelas juga dapat dipakai sebagai alat bantu mengajar guru.

Pada tahap awal akan dibangun 4 ruangan laboratorium di gedung asrama. Masing-masing ruangan diperkirakan memiliki sekitar 30 buah komputer, dengan total 120 komputer pada laboratorium. 4 ruangan laboratorium tersebut dibagi menjadi 2 laboratorium komputer dan 2 laboratorium bahasa. Di samping kelas dan laboratorium, komputer juga dibutuhkan untuk proses administrasi sampai dengan keperluan laporan-laporan keuangan pesantren.

Jaringan tahap awal akan dibangun untuk menghubungkan 266 unit komputer tersebut, yang tersebar di lokasi gedung asrama dan gedung sentra pendidikan. Dengan perkiraan jumlah komputer sekitar 266 unit, maka dibutuhkan suatu mekanisme manajemen untuk dapat melakukan pendataan komputer-komputer tersebut baik dari segi hardware atau software, distribusi software-software baru, dan melakukan trouble-shooting jika terjadi masalah-masalah pada komputer.

YPI juga membutuhkan sebuah solusi untuk mendukung komunikasi:
1. Antar staff
2. Antara staff dan siswa
3. Antar siswa
4. Antara pesantren dengan dunia luar

Untuk meningkatkan pengetahuan tentang berbagai bidang, pesantren berencana untuk menghubungkan jaringannya dengan Internet agar dapat berkomunikasi dengan dunia luar maupun memperoleh informasi dengan cepat setiap saat. Namun seperti telah diketahui sebelumnya, Internet bersifat bebas dan terbuka. Oleh karenanya, jaringan harus dilindungi dari hacker-hacker yang bersifat merusak atau bermaksud mencuri data dari pesantren.

Tidak kalah pentingnya, YPI menginginkan agar data-data penting seperti data aplikasi dan email dapat dibackup. Dengan adanya backup, maka diharapkan resiko kehilangan data dapat diperkecil, dan jika terjadi masalah pada hardware maupun software, keseluruhan sistem dapat kembali hidup dalam waktu yang tidak terlampau lama.

Dikarenakan keseluruhan sistem akan menggunakan teknologi yang relatif baru bagi YPI, maka YPI juga meminta agar BHp dapat memberikan pelatihan-pelatihan dalam mengoperasikan sistem yang dirancang, baik dari operating system, email system (surat menyurat elektronik), maupun management system.

KEBUTUHAN JANGKA PANJANG

Yang dimaksud dengan kebutuhan jangka panjang adalah kebutuhan yang akan dipenuhi secara bertahap sampai dengan keseluruhan kompleks Pesantren Al-Zaytun selesai dibangun. Dengan menggunakan asumsi jangka pendek di mana jumlah komputer untuk sebuah gedung ditambah sebuah asrama adalah sekitar 250 unit, maka dapat diperkirakan setelah kompleks pesantren selesai dibangun, akan terdapat sekitar 3000 unit komputer (250 unit x 12 gedung-asrama). Jumlah tersebut termasuk jumlah yang cukup besar sehingga membutuhkan suatu infrastruktur yang tertata dengan baik.

YPI menginginkan jaringan yang handal untuk mengakomodasi 3000 unit komputer yang akan terpasang, serta kemudahan administrasi peralatan-peralatan jaringan yang berhubungan di pusat administrasi.

Di masa mendatang, teknologi video conference akan diterapkan untuk berhubungan dengan berbagai lokasi baik di dalam kompleks, maupun dari kompleks ke dunia luar. YPI menginginkan agar infrastruktur yang ada pada jangka pendek dapat mendukung dan dikembangkan ke arah jangka panjang dengan sedikit mungkin perubahan.