![]() |
||
| CISCOSITE | HOME SWEET HOMEPAGE | INTERCESSION | MUSIC | UNIONJOKE | TRUELOVE | VEGETATION | ||
KONFIGURASI TOTAL JARINGAN (JANGKA PENDEK)Karena pada tahap jangka pendek jaringan hanya akan menghubungkan satu buah gedung sentra pendidikan, satu buah asrama, kitchen, laundry dan kandang sapi. Untuk menghubungkan sentra pendidikan dan asrama tersebut akan digunakan kabel fiber optik berjarak 500 meter. Kecepatan fiber optik tersebut adalah 200 Mbps, yang didapatkan dari full duplex 100 MBps. Namun jika diperlukan nanti, kecepatan tersebut dapat diupgrade menjadi 400 MBps, dengan menerapkan teknologi FastEtherchannel dari Cisco, yaitu menggabungkan sampai dengan 4 link sekaligus untuk mendapatkan bandwidth yang besar. Fiber optic lain yang ditanam adalah dari gedung asrama ke kitchen, sepanjang 250 meter, dengan kecepatan 200MBps. Untuk tingkat kecepatan data yang tinggi, fiber optic juga akan digunakan untuk menghubungkan antara kitchen dengan laundry, sepanjang 100 meter. Kabel fiber optik yang ditanam berjenis outdoor, memiliki berbagai lapisan pelindung yang sangat kuat. Kabel fiber juga memiliki ketahanan terhadap gelombang elektromagnetik, karena transmisinya menggunakan cahaya, dengan demikian tidak mengalami pelemahan signal jika disatukan dengan kabel listrik tegangan tinggi. Jumlah core (inti) dari fiber yang disarankan untuk hubungan asrama ke sentra pendidikan adalah 6 core, di mana 2 core dipakai sebagai link utama jaringan, 2 core sebagai link cadangan dan 2 core lagi sebagai cadangan untuk peralatan telekomunikasi PABX. Sementara untuk hubungan dari asrama ke kitchen maupun kitchen ke laundry, digunakan kabel 4 core saja, dengan pertimbangan 2 core untuk kabel utama, dan 2 core lagi sebagai kabel cadangan. Dari survey yang dilakukan, kabel fiber akan ditanam di dalam tanah yang akan digali 60 cm oleh pihak YPI. Sedangkan untuk melalui area yang ber-paving block, kabel fiber melewati gorong-gorong yang telah tersedia untuk jalur kabel sebelumnya. Karena dari kandang sapi juga diperlukan akses komputer, maka
BHp menyarankan agar digunakan WavePoint, yaitu peralatan network
yang menggunakan media gelombang elektromagnetik, dengan
pertimbangan : Peralatan network yang digunakan adalah Cisco Catalyst 2924C, berisi 22 port autosense 10/100 MBps UTP dan 2 100BaseFX Fiber. Fiber optik akan dimasukkan ke salah satu slot 100BaseFX yang tersedia baik di ujung gedung sentra pendidikan maupun di ujung gedung asrama. Dengan terhubungnya seluruh elemen komputer di dalam jaringan terpadu, maka telah terbentuk suatu infrastruktur yang sangat memadai untuk manajemen data dan pengaksesan informasi ke mana saja. KONFIGURASI JARINGAN PER GEDUNG SENTRA PENDIDIKANPerkiraan jumlah titik pada gedung sentra pendidikan adalah 76 titik. Dari 76 titik tersebut, terdapat 56 titik yang tersebar di ruangan-ruangan kelas untuk keperluan koneksi komputer yang digunakan sebagai alat absensi elektronis serta alat bantu belajar. Switch pusat akan diletakkan di lantai 1 gedung sentra pendidikan, dari switch tersebut akan ditarik kabel UTP Cat 5 ke masing-masing switch distribusi lantai. Untuk redundansi, masing-masing lantai akan ditarik dua kabel, satu sebagai kabel aktif dan satu lagi sebagai kabel cadangan jika kabel pertama putus. Kecepatan backbone UTP adalah 100MBps, dan jika di set secara full duplex dapat didapatkan kecepatan 200MBps. Sebagai switch pusat digunakan Catalyst 2924C seperti yang telah diterangkan pada bagian sebelumnya, sedangkan untuk masing-masing lantai akan digunakan Catalyst 1912 atau 1924 tergantung jumlah titik di sekitar shaft tersebut, apakah 12 titik atau 24 titik. Catalyst 1912 / 1924 adalah switch 12/24 port 10 Base T dengan 2 port 100 Base T. Port 100BaseT ini akan dimanfaatkan untuk koneksi backbone ke switch pusat di lantai satu. Selain switch, di gedung sentra pendidikan juga akan terdapat router untuk hubungan ke Internet, yang akan dijelaskan secara lebih terperinci di bagian solusi Internet. Untuk kerapian kabel dan peralatan network, masing-masing lantai juga akan dilengkapi dengan wallmounted rack 8 U ( 36 cm tinggi x 50 cm lebar x 60 cm kedalaman ), yang akan diisi dengan 1 patch panel dan 1 switch. Seluruh titik akan diterminasi menggunakan outlet outbow, menggunakan cable protector, serta direncanakan seluruh kabel UTP yang berada di cable tray dilapisi dengan pipa plastik untuk menjaga keawetan kabel dari tikus maupun hal lain. KONFIGURASI JARINGAN PER GEDUNG ASRAMAPerkiraan jumlah titik untuk gedung asrama adalah 176 titik, di mana pada lantai satu terdapat sekitar 4 ruangan laboratorium, masing-masing memiliki 30 titik. Dengan demikian terdapat 120 titik untuk keperluan laboratorium, dan sisanya yaitu 76 titik akan tersebar dari lantai 1 sampai dengan lantai 5. Peralatan yang digunakan pada gedung asrama sama persis dengan peralatan yang digunakan pada gedung sentra pendidikan, demikian juga penggunaan cable protector, rack, pipa dan terminasi pada setiap titiknya. Pada lantai 1 akan dipasang rack yang cukup besar untuk mengakomodasi beberapa patch panel dan switch untuk keperluan laboratorium. Pada tempat yang sama akan diletakkan beberapa server untuk keperluan sistem teknologi informasi. Konfigurasi Jaringan Kandang Sapi, Laundry dan Kitchen Untuk jaringan laundry dan kitchen, digunakan Cisco Catalyst 1912C, yang memiliki 12 port 10BaseT dan 1 port 100BaseFX. Berhubung pada laundry ada 2 kabel fiber yang harus dipasang, maka satu kabel fiber akan masuk ke port 100BaseFX, sedangkan kabel fiber lainnya akan masuk ke Dlink Media Converter, sebagai media pengubah dari 100BaseTX yang ada di Catalyst 1912C ke 100BaseFX. Di ujung kitchen, juga akan menggunakan tipe yang sama dengan laundry. Agak berbeda dengan konfigurasi laundry/kitchen, pada kandang
sapi hanya menggunakan hub 10BaseT saja, dengan pertimbangan
hanya 2 akses komputer pada lokasi tersebut, serta bandwidth
hubungan ke sentra pendidikan adalah 2 MB. |
| CISCOSITE | HOME SWEET HOMEPAGE | INTERCESSION | MUSIC | UNIONJOKE | TRUELOVE | VEGETATION |
![]() |