DEWA, 17 Apr 2007
RSUD Saparua Terbengkalai
Ambon, Dewa - Status RSUD Saparua hingga kini boleh dibilang terbengkalai.
Pasalnya, Dinas Kesehatan Provinsi belum melakukan penyerahan ke Dinas
Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah untuk segera difungsikan. Padahal, proyek
pembangunan RSUD Saparua ini dilakukan sejak tahun 2005.
Hal ini diungkapkan koordinator Rumah Aspirasi DPD RI asal Maluku, Phil
Latumaerissa, SPd kepada pers, Senin (16/4) kemarin. Menurut Latumaerissa, ketika
! dirinya dan staf Rumah Aspirasi melakukan kunjungan di lapangan, pekan lalu,
ternyata hingga saat ini RSUD Saparua belum juga difungsikan, kaena belum
dilakukan penyeraan dari provinsi ke kabupaten.
Selain itu, kata Latumaerissa, alat-alat kesehatan yang dijanjikan atau dianggarkan
bersama dengan pembangunan fisik sampai sekarang juga belum direalisasi.
"Berdasarkan keterangan Direktur RSUD Saparua dr. Hans Aipassa, memang ada
alat rontgen yang diberikan, tapi alat rontgen itu telah diminta sementara untuk
digunakan di RSU Masohi.
Anehnya, kok alat rontgen itu menghabiskan dana sebesar Rp 2 miliar padahal, itu
tidak sampai pada volume anggaran yang diperuntukan," cetus Latumaerissa, seraya
menambahkan, kendala yang lain yang di hadapi di RSUD Saparua, yakni
ketersediaan air bersih yang sama sekali tidak ada. "Bagaimana mau memfungsikan
RSUD Saparua, kalau ketersediaan air bersih sendiri tidak ada," tanya Latumaerissa.
[D2W] |