Harian Berita Sore, Juni 25th, 2007
Pengusaha Jepang Dan Korea Rekrut Lulusan SUPM Ambon
Ambon ( Berita ) : Pengusaha di bidang kelautan dan perikanan asal Jepang dan
Korea akan diarahkan untuk merekrut lulusan Sekolah Umum Perikanan
Menengah(SUPM) Waiheru Ambon, kata Kapusdiklat dan SDM DKP, Sunoto.
"Pengusaha Jepang dan Korea sangatlah berminat terhadap lulusan SUPM, termasuk
di Ambon sehingga setiap tahun permintaan meningkat," katanya, di Ambon, Senin
(25/06).
Pertimbangannya, lulusan SUPM memiliki ketrampilan yang sesuai dengan
kebutuhan kerja perusahaan perikanan dan kelautan dua negara tersebut, patuh dan
tekun.
Sunoto yang didampingi Kepala SUPM Waiheru - Ambon, La Bania La Saleh
mengakui, sejumlah alumni dari sekolahini sudah direkrut perusahaan di Jepang dan
Korea, termasuk AS dan Australia sehingga perlu didorong agar lebih banyak yang
bekerja di luar negeri.
Pusdiklat dan SDM DKP, kata dia, telah menerapkan standar kurikulum Internasional
sesuai kesepakatan organisasi maritim dunia(IMO) yang penerapannya dijadwalkan
tahun ajaran 2008/2009.
Namun demikian, Sunoto mengatakan, masih dibutuhkan pembangunan sarana dan
prasarana guna menunjang program praktek lapangan 70 persen dan 30 persen teori.
Selain itu, telah dilakukan peningkatan kualitas guru untuk meraih jenjang S2 atau S3
melalui kerjasama dengan Norwegia dan Australia serta penguasaan bahasa Inggris,
Jepang, Korea dan Mandarin.
"Saya optimis siswa SUPM setelah lulus langsung mendapatkan pekerjaaan,
sedangkan tidak dapat kerja mampu menciptakan lapangan kerja sehingga merekrut
orang lainnya agar mendukung pemerintah mengurangi tingkat pengangguran karena
memiliki ketrampilan terapan," tutur Sunoto.
Saat ini, sedikitnya 15 lulusan terbaik SUPM Waiheru, Ambon tahun ajaran
2003/2004 dan 2004/2005 langsung direkrut menjadi CPNS di lingkup Kelautan dan
Perikanan.
"14 lulusan terbaik lainnya dari 45 yang diseleksi bakal menjadi CPNS pada formasi
Oktober mendatang sehingga SUPM tercatat merupakan salah satu sekolah terbaik
di Indonesia yang menghasilkan lulusan berkualitas sehingga menjadi incaran
pengusaha, baik nasional maupun Internasional," tambahnya.
Kepala SUPM Waiheru - Ambon, La Saleh, mengemukakan, sekolah ini sejak
didirikan tahun ajaran1986/1987 telah menghasilkan 1.480 lulusan dengan tercatat
181 orang atau 12,58 persen bekerja di instansi pemerintah/TNI-Polri, perusahaan
swasta 385 atau 26,77 persen, wirausahawan 71 orang atau 4,9 persen, ke PT 91
orang atau 3,2 persen dan lain-lain 652 orang atau 45,3 persen.
Sementara yang bekerja di luar negeri sebanyak 58 orang atau empat persen.
"Tahun ajaran 2005/2006 dimintakan 17 lulusan untuk dipekerjakan di Korea,
sedangkan tahun ajaran 2007/2007 masih menunggu permintaan," tutur La Saleh.
Lulusan mendapatkan ijazah SUPM Waiheru - Ambon dilengkapi ijazah ahli nautika
dan teknika kapal penangkap ikan bertaraf Internasional. (ant)
Harian Berita Sore © 2007 All Rights Reserved.
|