Radio Baku Bae, 22-Mei-2007
Travel Warning Australia Tunda Sejumlah Diklat di Maluku
Halid Sabban, Radio Baku Bae - Ambon
DIKELUARKANNYA travel warning oleh pemerintah Australia kepada warga
negaranya, agar tidak mengunjungi Provinsi Maluku, terkait teror bom beberapa waktu
lalu, ternyata berbuntut tertundanya pelaksanaan program pendidikan dan latihan
(Diklat) di daerah ini.
Kepala Badan Diklat Maluku Izak Saimima mengatakan hal tersebut, di Ambon,
Selasa (22/5). saat berlangsungnya pembukaan pendidikan dan latihan (Diklat) Pra
Jabatan Golongan I, II dan III, yang diikuti 543 calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) di
lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Ambon.
"Mengenai hubungan kerja sama dengan Australia terkait sejumlah pelatihan maupun
diklat yang sempat tertunda, akibat pemerintahan Negara tersebut mengeluarkan
travel warning, saya akan berangkat ke Makassar, guna membicarakan lagi program
kerja dengan pemerintah Australia," ungkapnya.
Sedangkan menyinggung tentang diklat yang sementara dilakukan, Saimima
katakana, kegiatan yang akan dilangsungkan hingga 15 Juni 2007 ini, antara lain
bertujuan memberikan pengetahuan dalam rangka membentuk wawasan kebangsaan,
kepribadian dan etika calon PNS. Selain itu, untuk menghasilkan PNS yang memiliki
kompetensi dan etos kerja yang professional.
Calon PNS yang kelak akan dilantik ini, terbagi menjadi dua gelombang pertama
dengan jumlah 321 orang, yang terdiri dari 33 orang golongan I, dan 294 untuk
golongan II. Selanjutnya gelombang kedua untuk golongan III, yang terdiri dari 222
orang dengan rincian, utusan Kota Ambon 219 orang dan Kejaksaan Tinggi Maluku
sebesar 3 orang. Mereka antara lain adalah tenaga guru, tenaga kesehatan dan
tenaga strategis. (rbb)
Copyright © 2007 RadioBakuBae.com. All right reserved.
|