Siwalima, 21-Mei-2007
MUI: Jangan Terpancing Selebaran Provokasi
Harian Siwalima - Ambon
Ambon, Siwalima - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Idrus Toekan menghimbau
pada masyarakat Maluku untuk tidak terpancing dengan selebaran-selebaran yang
bersifat provokasi yang dibuat oleh orang-orang tertentu untuk memojokan Partai
Kedilaan Sejahtera (PKS).
"Terkait pilkada Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) ada selebaran-selebaran yang
dibuat oleh orang-orng tertentu untuk memojokan PKS. Nada dari selebaran ini jelas
bersikap provokasi, dia sangat bersikap provokatif untuk memancing kembali emosi
kita dan jelas itu disebarkan oleh orang-orang yang tidak ingin melihat kita hidup
dalam keadaan keamanan yang sudah membaik. Olehnya itu MUI menghimbau
masyarakat unutk tidak terpancing dengan selebaran-selebaran itu dan
masing-masing melaksanakan tugas seperti biasa" ungkap Toekan kepada Siwalima
di ruamg kerjanya, Senin (21/5)
MUI, menurutnya, juga menghimbau kepada aparat kepolisian dalam hal ini Kapolres
Malteng untuk mengusut tuntas pelaku-pelaku peyebaran selebaran tersebut
terutama oknum-oknum intelektual yang terlibat secara langsung dibalik penyebaran
selebaran selebaran tersebut.
"Yang kedua kami juga minta kepada aparat kepolisian unutk mengusut tuntas,
pelaku-pelaku peyebaran selebaran itu, tetapi yang lebih penting ialah mengusut otak
di belakang penyebaran selebaran itu, dan itu yang kami himbau pertama itu kita
minta semuanya bersikap tenang tidak terprovokasi dengan adanya penyebaran
itu,"tandasnya.
Hukum yang selesaikan
Sementara itu, Gubernur Maluku Karel Alberth Ralahalu menegaskan jika aksi
demonstrasi yang terjadi di Malteng merupakan pelanggaran hukum maka akan
diserahkan ke pihak yang berwenang untuk meyelesaikannya.
Ralahalu meminta pihak kepolisian dan Panwas untuk dapat menagani permasalahan
ini dengan baik dan bertindak netral dan tidak berpihak kepada kepentingan apapun.
"Polisi untuk melaksanakan tugas secara profesional, kita serahkan permasalahan ini
kepada Panwas dan Polres untuk meyelesaikan masalah ini dengan baik. Sekarang
dalam proses bila ada masalah yang dihadapi maka ada Panwas dan KPUD juga
kepolisian untuk meyelesaikan masalah itu,"tandasnya.
Ralahalu juga mengingatkan peryataan pilkada damai yang telah ditandatangani oleh
tiap pasangan calon yang maju bertarung berebut kursi kursi nomor satu di kabupaten
tersebut, dimana dirinya juga meminta agar masyarakat jangan terpancing selain
dirinya juga berharap agar para pasangan calon jangan menghasut masyarakat.
(S-19/S-18)
Copyright © Siwalima Ambon
|