Berfikirlah

          Pernahkah Anda Memikirkan bahwa Anda tidak ada sebelum dilahirkan ke dunia ini dan Anda telah diciptakan dari sebuah ketiadaan ?. Pernahkan Anda berfikir bagaimana bunga yang setiap hari Anda lihat diruang tamu, yang tumbuh dari tanah yang hitam, ternyata memiliki bau yang harum serta berwarna-warni ?

          Manusia adalah makhluk yang dilengkap Allah sarana berpikir. Namun sayang, kebanyakan mereka tidak menggunakan sarana yang teramat penting ini sebagaimana mestinya. Bahkan pada kenyataannya sebagian manusia hampir tidak pernah berfikir.

     Sebenarnya setiap orang memiliki tingkat kemampuan berfikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai mengguna- kan kemampuan berfikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarangtidak mampu diketahuinya lambat laun mulai terbuka di hadapannya.

       Semakin dalam ia berfikir semakin bertambahlah kemampuan berfikirnya dan hal ini mungkin sekali berlaku bagi setiap orang. harus disadari bahwa tiap orang mempunyai kebutuhan untuk berfikir serta menggunakan akalnya semaksimal mungkin.Seseorang yang tidak berfikir berada sangat jauh dari kebenaran dan menjalani sebuah kehidupan yang penuh kepalsuan dan kesesatan.

      Oleh karena itu yang paling pertama kali wajib untuk dipikirkan secara mendalam oleh setiap orang ialah tujuan dari penciptaan dirinya, baru kemudian segala sesuatu yang yang ia lihat di alam sekitar serta segala kejadian atau peristiwa yang ia jumpai selama hidupnya. Manusia yang tidak memikirkan hal ini hanya akan mengetahui kenyataan- kenyatan tersebut setelah ia mati. Yakni ketika ia mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya di hadapan Allah; namun sayang sudah terlambat.

      Allah berfirman dalam Al-Qur'an bahwa pada hari penghisaban, tiap manusia akan berfikir dan menyaksikan kebenaran atau kenyatan tersebut : "Dan pada hari itu diperlihatkan neraka jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan " Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (Amal Saleh) untuk hidupku ini."(QS. Al-Fajr, 89: 23-24).

      Padahal Allah telah memberi kita kesempatan hidup di dunia. berpikir atau merenung untuk kemudian mengambil kesimpulan atau pelajaran-pelajaran dari apa yang kita renungkan untuk memahami kebenaran, akan menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi kehidupan di akhirat kelak. Dengan alasan inilah, Allah mewajibkan seluruh manusia, melalui para nabi dan Kitab-kitabNya, untuk memikirkan dan merenungkan penciptaan diri mereka sendiri dan jagad raya.

H